<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 126 Rumah di Serang Banten Terendam Banjir Luapan Sungai Cibereum, Akses Utama Warga Terputus   </title><description>Sebanyak 126 rumah di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Provinsi Banten terendam banjir, pada Jumat 3 Mei 2024.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/340/3004211/126-rumah-di-serang-banten-terendam-banjir-luapan-sungai-cibereum-akses-utama-warga-terputus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/04/340/3004211/126-rumah-di-serang-banten-terendam-banjir-luapan-sungai-cibereum-akses-utama-warga-terputus"/><item><title> 126 Rumah di Serang Banten Terendam Banjir Luapan Sungai Cibereum, Akses Utama Warga Terputus   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/04/340/3004211/126-rumah-di-serang-banten-terendam-banjir-luapan-sungai-cibereum-akses-utama-warga-terputus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/04/340/3004211/126-rumah-di-serang-banten-terendam-banjir-luapan-sungai-cibereum-akses-utama-warga-terputus</guid><pubDate>Sabtu 04 Mei 2024 07:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/04/340/3004211/126-rumah-di-serang-banten-terendam-banjir-luapan-sungai-cibereum-akses-utama-warga-terputus-Ei1mjXCVml.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Serang (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/04/340/3004211/126-rumah-di-serang-banten-terendam-banjir-luapan-sungai-cibereum-akses-utama-warga-terputus-Ei1mjXCVml.jpg</image><title>Banjir di Serang (foto: dok ist)</title></images><description>

SERANG - Sebanyak 126 rumah di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Provinsi Banten terendam banjir, pada Jumat 3 Mei 2024. Peristiwa itu dipicu oleh meluapnya aliran Sungai Cibereum.

Kepala BPBD Banten, Nana Suryana mengatakan, berdasarkan laporan terdapat 3 desa di Kecamatan Kopo yang terendam banjir. Data terakhir sekitar 126 rumah terendam yang tersebar di Desa Nanggung, Kopo dan Babakan Jaya.

&quot;Ada 468 rumah yang terdampak, ketinggian air berkisar 30-60 centimeter,&quot; kata Nana saat dihubungi.

BACA JUGA:
5 Kabupaten di Sulsel Diterjang Banjir dan Longsor, Total 8 Tewas

Menurut Nana, Sungai Cibereum meluap karena intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Serang sejak Kamis 2 Mei 2024.

&quot;Di Desa Nanggung air mulai surut 20-30 centimeter, di beberapa titik lainnya masih ada genangan,&quot; tuturnya.

Lebih jauh Nana menjelaskan, bahwa akses utama di Kecamatan Kopo belum bisa dilalui karena terendam air setinggi 70 Centimeter.

&quot;Belum bisa dilalui akses utamanya,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
Banjir Bandang dan Longsor di Luwu Tewaskan 7 Orang
</description><content:encoded>

SERANG - Sebanyak 126 rumah di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Provinsi Banten terendam banjir, pada Jumat 3 Mei 2024. Peristiwa itu dipicu oleh meluapnya aliran Sungai Cibereum.

Kepala BPBD Banten, Nana Suryana mengatakan, berdasarkan laporan terdapat 3 desa di Kecamatan Kopo yang terendam banjir. Data terakhir sekitar 126 rumah terendam yang tersebar di Desa Nanggung, Kopo dan Babakan Jaya.

&quot;Ada 468 rumah yang terdampak, ketinggian air berkisar 30-60 centimeter,&quot; kata Nana saat dihubungi.

BACA JUGA:
5 Kabupaten di Sulsel Diterjang Banjir dan Longsor, Total 8 Tewas

Menurut Nana, Sungai Cibereum meluap karena intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Serang sejak Kamis 2 Mei 2024.

&quot;Di Desa Nanggung air mulai surut 20-30 centimeter, di beberapa titik lainnya masih ada genangan,&quot; tuturnya.

Lebih jauh Nana menjelaskan, bahwa akses utama di Kecamatan Kopo belum bisa dilalui karena terendam air setinggi 70 Centimeter.

&quot;Belum bisa dilalui akses utamanya,&quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
Banjir Bandang dan Longsor di Luwu Tewaskan 7 Orang
</content:encoded></item></channel></rss>
