<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duet Anies-Ahok di Pilgub Jakarta 2024 Mungkinkah Terwujud?</title><description>Anies dan Ahok punya elektabilitas tinggi di DKI, diprediksi bisa menang jika maju.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/05/338/3004528/duet-anies-ahok-di-pilgub-jakarta-2024-mungkinkah-terwujud</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/05/338/3004528/duet-anies-ahok-di-pilgub-jakarta-2024-mungkinkah-terwujud"/><item><title>Duet Anies-Ahok di Pilgub Jakarta 2024 Mungkinkah Terwujud?</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/05/338/3004528/duet-anies-ahok-di-pilgub-jakarta-2024-mungkinkah-terwujud</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/05/338/3004528/duet-anies-ahok-di-pilgub-jakarta-2024-mungkinkah-terwujud</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2024 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/05/338/3004528/duet-anies-ahok-di-pilgub-jakarta-2024-mungkinkah-terwujud-396J49Q8S1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: MPI/Heru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/05/338/3004528/duet-anies-ahok-di-pilgub-jakarta-2024-mungkinkah-terwujud-396J49Q8S1.jpg</image><title>Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (Foto: MPI/Heru)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8zMC8xLzE4MDE2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wacana menduetkan pasangan Anies Baswedan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2024 ramai dibicarakan. Kedua mantan gubernur Jakarta itu punya massa pemilih loyal dan elektabilitas tinggi, dinilai bisa langsung menang satu putaran. Tapi apakah mungkin terwujud?

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin menilai wacana duet Anies Baswedan-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak akan terjadi di Pilgub Jakarta 2024.

&quot;Saya sih melihat ya sulit terjadi duet atau pasangan antara Anies dan Ahok,&quot; kata Ujang saat dihubungi, Sabtu 4 Mei 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Soal Nyalon Lagi di Pilgub DKI, Anies : Kita Tunggu Istikharah Gus Imin Dulu

Setidaknya, ada sejumlah alasan yang mendasari Ujang menilai sulitnya duet antara Anies dan Ahok. Pertama, keduanya pernah menjabar sebagai Gubernur DKI Jakarta.

&quot;Pertama, Ahok dan Anies pernah menjadi gubernur. Apakah Ahok mau menjadi wakil gubernur? Persoalannya itu,&quot; ucap Ujang.

Alasan kedua, kata Ujang, basis pemilih antara Anies dengan Ujang memiliki perbedaan yang sangat jauh, terkhusus ideologi. Ia berkata, basis pemilih kedua tokoh itu bak minyak dan air.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

NasDem Prioritaskan Usung Anies di Pilgub DKI 2024

&quot;Jadi saya melihat sulit untuk memasangkan Anies dengan Ahok. Oleh karena itu saya melihat sulit dan berat memasangkan dua tokoh tersebut,&quot; tutur Ujang.

Bila dipaksa dipasangkan, Ujang menilai, duet antara Anies-Ahok akan sulit memenangkan kontestasi. &quot;Kalaupun dipasangkan, dengan Ahoknya pernah terpidana, sulit juga untuk bisa menang,&quot; katanya.

&quot;Jadi saya melihat selain sulit dipasangkan, sulit juha untuk bisa menang,&quot; tandas Ujang.
Sebagaimana diketahui Anies Baswedan yang kalah di Pilpres 2024 disebut-sebut akan kembali dicalonkan di Pilgub DKI. Partai NasDem menyatakan akan memprioritaskan Anies sebagai calon gubernur Jakarta 2024-2024. PKS dan PKB juga membuka peluang mendukung Anies, karena mereka sudah sepakat membangun Koalisi Perubahan di tingkat provinsi.

Sementara Ahok masuk dalam daftar bursa nama bakal cagub DKI yang dimunculkan PDIP bersama Tri Rismaharini, Abdullah Azwar Anas, Prasetyo Edi Marsudi, Basuki Hadimuljono, dan Andika Perkasa.

PDIP merupakan partai peraih suara terbanyak kedua di DKI Jakarta pada Pemilu 2024. Ahok sekarang tercatat sebagai politikus PDIP.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8zMC8xLzE4MDE2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wacana menduetkan pasangan Anies Baswedan dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilgub DKI Jakarta 2024 ramai dibicarakan. Kedua mantan gubernur Jakarta itu punya massa pemilih loyal dan elektabilitas tinggi, dinilai bisa langsung menang satu putaran. Tapi apakah mungkin terwujud?

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komarudin menilai wacana duet Anies Baswedan-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak akan terjadi di Pilgub Jakarta 2024.

&quot;Saya sih melihat ya sulit terjadi duet atau pasangan antara Anies dan Ahok,&quot; kata Ujang saat dihubungi, Sabtu 4 Mei 2024.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Soal Nyalon Lagi di Pilgub DKI, Anies : Kita Tunggu Istikharah Gus Imin Dulu

Setidaknya, ada sejumlah alasan yang mendasari Ujang menilai sulitnya duet antara Anies dan Ahok. Pertama, keduanya pernah menjabar sebagai Gubernur DKI Jakarta.

&quot;Pertama, Ahok dan Anies pernah menjadi gubernur. Apakah Ahok mau menjadi wakil gubernur? Persoalannya itu,&quot; ucap Ujang.

Alasan kedua, kata Ujang, basis pemilih antara Anies dengan Ujang memiliki perbedaan yang sangat jauh, terkhusus ideologi. Ia berkata, basis pemilih kedua tokoh itu bak minyak dan air.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

NasDem Prioritaskan Usung Anies di Pilgub DKI 2024

&quot;Jadi saya melihat sulit untuk memasangkan Anies dengan Ahok. Oleh karena itu saya melihat sulit dan berat memasangkan dua tokoh tersebut,&quot; tutur Ujang.

Bila dipaksa dipasangkan, Ujang menilai, duet antara Anies-Ahok akan sulit memenangkan kontestasi. &quot;Kalaupun dipasangkan, dengan Ahoknya pernah terpidana, sulit juga untuk bisa menang,&quot; katanya.

&quot;Jadi saya melihat selain sulit dipasangkan, sulit juha untuk bisa menang,&quot; tandas Ujang.
Sebagaimana diketahui Anies Baswedan yang kalah di Pilpres 2024 disebut-sebut akan kembali dicalonkan di Pilgub DKI. Partai NasDem menyatakan akan memprioritaskan Anies sebagai calon gubernur Jakarta 2024-2024. PKS dan PKB juga membuka peluang mendukung Anies, karena mereka sudah sepakat membangun Koalisi Perubahan di tingkat provinsi.

Sementara Ahok masuk dalam daftar bursa nama bakal cagub DKI yang dimunculkan PDIP bersama Tri Rismaharini, Abdullah Azwar Anas, Prasetyo Edi Marsudi, Basuki Hadimuljono, dan Andika Perkasa.

PDIP merupakan partai peraih suara terbanyak kedua di DKI Jakarta pada Pemilu 2024. Ahok sekarang tercatat sebagai politikus PDIP.</content:encoded></item></channel></rss>
