<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Bidan Menjabat Lurah Diduga Malapraktik hingga Pasien Tewas, Polisi Sita Barang Bukti</title><description>Polisi juga sudah telah pemasangan police line di rumah oknum bidan inisial ZN.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/05/610/3004615/viral-bidan-menjabat-lurah-diduga-malapraktik-hingga-pasien-tewas-polisi-sita-barang-bukti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/05/610/3004615/viral-bidan-menjabat-lurah-diduga-malapraktik-hingga-pasien-tewas-polisi-sita-barang-bukti"/><item><title>Viral Bidan Menjabat Lurah Diduga Malapraktik hingga Pasien Tewas, Polisi Sita Barang Bukti</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/05/610/3004615/viral-bidan-menjabat-lurah-diduga-malapraktik-hingga-pasien-tewas-polisi-sita-barang-bukti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/05/610/3004615/viral-bidan-menjabat-lurah-diduga-malapraktik-hingga-pasien-tewas-polisi-sita-barang-bukti</guid><pubDate>Minggu 05 Mei 2024 12:37 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/05/610/3004615/viral-bidan-menjabat-lurah-diduga-malapraktik-hingga-pasien-tewas-polisi-sita-barang-bukti-G1GwfA4qAI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Sita Barang Bukti di Tempat Praktek Bidan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/05/610/3004615/viral-bidan-menjabat-lurah-diduga-malapraktik-hingga-pasien-tewas-polisi-sita-barang-bukti-G1GwfA4qAI.jpg</image><title>Polisi Sita Barang Bukti di Tempat Praktek Bidan</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNC8xLzE4MDMxMy81L3g4eHh3bnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PRABUMULIH - Satreskrim Polres Prabumulih telah mengamankan dua barang bukti yang ditemukan di rumah oknum Bidan yang merangkap jabatan sebagai Lurah berinisial ZN di Prabumulih, Sumatera Selatan.
Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Herli Setiawan mengatakan, dua barang bukti tersebut didapatkan setelah melakukan penyelidikan di rumah Bidan yang diduga melakukan malapraktik tersebut.
&quot;Hasil penyelidikan ditemukan dua barang bukti yakni pakaian dan beberapa obat, &quot; katanya, Minggu (5/4/2024).

BACA JUGA:
Viral Lurah di Prabumulih Diduga Lakukan Malapraktik, Korban Meninggal Dunia

Bahkan Polisi juga sudah telah pemasangan police line di rumah oknum bidan inisial ZN, agar proses penyelidikan berjalan dengan cepat.
Selain itu, ada tujuh orang saksi beserta ZN sudah dilakukan pemeriksaan di Polres Prabumulih terkait kasus dugaan malapraktik hingga membuat pasien meninggal.
&quot;Sejauh ini kasus ini masih penyelidikan, tapi jika unsur terpenuhi maka bisa ditetapkan sebagai tersangka, kami juga pasang police line tidak bisa masuk selain penyidik, &quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
 Viral Pelaku Tawuran di Tanjung Priok Bawa Pistol, Ini Kata Polisi

Diberitakan sebelumnya beredar dimedsos memperlihatkan seorang oknum Bidan merangkap Lurah berinisial ZN yang diduga melakukan malapraktik hingga pasien meninggal viral di media sosial.
Berkaitan dengan video tersebut, Kapolres Prabumulih Endro Aribowo menyebutkan bahwa kejadian di video itu sudah lama.
&quot;Kasus tersebut sudah lama di 2023 lalu, tapi dari hasil video itu tentunya kami akan melakukan klarifikasi terkait kebenarannya, &quot; katanyaMeski begitu Endro menuturkan pihaknya telah mengkroscek kasus itu dan telah memerintahkan Kasat reskrim untuk dapat melakukan penyelidikan kasus dugaan malapraktik tersebut.

Selain itu Endro mengaku hingga saat ini keluarga korban belum melaporkan kasus dugaan malapraktik tersebut. Namun pihaknya tetap melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dan pemantauan medsos.

&quot;Belum ada laporan makanya kita harapkan sebetulnya pihak keluarga segera melapor. Kami pun proaktif dengan melihat media sosial kami juga tidak tinggal diam menunggu laporan, kami langsung melakukan penyelidikan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNC8xLzE4MDMxMy81L3g4eHh3bnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PRABUMULIH - Satreskrim Polres Prabumulih telah mengamankan dua barang bukti yang ditemukan di rumah oknum Bidan yang merangkap jabatan sebagai Lurah berinisial ZN di Prabumulih, Sumatera Selatan.
Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Herli Setiawan mengatakan, dua barang bukti tersebut didapatkan setelah melakukan penyelidikan di rumah Bidan yang diduga melakukan malapraktik tersebut.
&quot;Hasil penyelidikan ditemukan dua barang bukti yakni pakaian dan beberapa obat, &quot; katanya, Minggu (5/4/2024).

BACA JUGA:
Viral Lurah di Prabumulih Diduga Lakukan Malapraktik, Korban Meninggal Dunia

Bahkan Polisi juga sudah telah pemasangan police line di rumah oknum bidan inisial ZN, agar proses penyelidikan berjalan dengan cepat.
Selain itu, ada tujuh orang saksi beserta ZN sudah dilakukan pemeriksaan di Polres Prabumulih terkait kasus dugaan malapraktik hingga membuat pasien meninggal.
&quot;Sejauh ini kasus ini masih penyelidikan, tapi jika unsur terpenuhi maka bisa ditetapkan sebagai tersangka, kami juga pasang police line tidak bisa masuk selain penyidik, &quot; pungkasnya.

BACA JUGA:
 Viral Pelaku Tawuran di Tanjung Priok Bawa Pistol, Ini Kata Polisi

Diberitakan sebelumnya beredar dimedsos memperlihatkan seorang oknum Bidan merangkap Lurah berinisial ZN yang diduga melakukan malapraktik hingga pasien meninggal viral di media sosial.
Berkaitan dengan video tersebut, Kapolres Prabumulih Endro Aribowo menyebutkan bahwa kejadian di video itu sudah lama.
&quot;Kasus tersebut sudah lama di 2023 lalu, tapi dari hasil video itu tentunya kami akan melakukan klarifikasi terkait kebenarannya, &quot; katanyaMeski begitu Endro menuturkan pihaknya telah mengkroscek kasus itu dan telah memerintahkan Kasat reskrim untuk dapat melakukan penyelidikan kasus dugaan malapraktik tersebut.

Selain itu Endro mengaku hingga saat ini keluarga korban belum melaporkan kasus dugaan malapraktik tersebut. Namun pihaknya tetap melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dan pemantauan medsos.

&quot;Belum ada laporan makanya kita harapkan sebetulnya pihak keluarga segera melapor. Kami pun proaktif dengan melihat media sosial kami juga tidak tinggal diam menunggu laporan, kami langsung melakukan penyelidikan,&amp;rdquo; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
