<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo: Jangan Sampai Sistem yang Tidak Benar Dikloning di Pilkada</title><description>Ganjar&amp;nbsp;menyoroti cerita tentang sebuah proses politik pada Pemilu 2024 kemarin, yang titik akhirnya kemarin sampai harus dibawa ke MK</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/337/3005395/ganjar-pranowo-jangan-sampai-sistem-yang-tidak-benar-dikloning-di-pilkada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/07/337/3005395/ganjar-pranowo-jangan-sampai-sistem-yang-tidak-benar-dikloning-di-pilkada"/><item><title>Ganjar Pranowo: Jangan Sampai Sistem yang Tidak Benar Dikloning di Pilkada</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/337/3005395/ganjar-pranowo-jangan-sampai-sistem-yang-tidak-benar-dikloning-di-pilkada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/07/337/3005395/ganjar-pranowo-jangan-sampai-sistem-yang-tidak-benar-dikloning-di-pilkada</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2024 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/07/337/3005395/ganjar-pranowo-jangan-sampai-sistem-yang-tidak-benar-dikloning-di-pilkada-GvgB2ulLZ9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/07/337/3005395/ganjar-pranowo-jangan-sampai-sistem-yang-tidak-benar-dikloning-di-pilkada-GvgB2ulLZ9.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: dok Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMS8xLzE4MDE5MC81L3g4eHFjNjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ganjar Pranowo berharap agar tidak ada sebuah sistem yang tak benar pada Pemilu 2024 kemarin, terjadi kembali dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada November mendatang.
Mantan Capres itu menyoroti cerita tentang sebuah proses politik pada Pemilu 2024 kemarin, yang titik akhirnya kemarin sampai harus dibawa Mahkamah Konstitusi (MK).
&quot;Semua sudah bisa melihat bagaimana keputusan-keputusan yang diberikan, termasuk dissenting yang ada,&quot; kata Ganjar usai menghadiri acara halal bihalal TPN, di Posko Teuku Umar 9, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024) malam.

BACA JUGA:
TPN Ganjar-Mahfud Dibubarkan, Mahfud MD: Mari Kita Move On

Oleh karena itu, Ganjar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan cerita-cerita yang terjadi selama Pemilu 2024 kemarin, menjadi sebuah pembelajaran penting. Tak lain, kata dia, demokrasi harus berjalan dan hukum bisa ditegakkan.

BACA JUGA:
Kalah di Pilpres 2024, Ganjar Ngaku Bakal Fokus di Partai

&quot;Karena sebentar lagi kita mau Pilkada, jangan sampai sistem yang tidak benar dikloning di Pilkada,&quot; ujar mantan Gubernur Jawa Tengah itu.Dan yang terpenting, menurut Ganjar, jangan sampai pemenang Pilkada 2024 juga sudah bisa diketahui siapa sosoknya jauh sebelum kontestasi dimulai.

&quot;Kalau pemenang sudah diketahui hari ini, tentu demokrasi akan mundur, set back. Dan kita tidak mau itu,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wMS8xLzE4MDE5MC81L3g4eHFjNjQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ganjar Pranowo berharap agar tidak ada sebuah sistem yang tak benar pada Pemilu 2024 kemarin, terjadi kembali dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada November mendatang.
Mantan Capres itu menyoroti cerita tentang sebuah proses politik pada Pemilu 2024 kemarin, yang titik akhirnya kemarin sampai harus dibawa Mahkamah Konstitusi (MK).
&quot;Semua sudah bisa melihat bagaimana keputusan-keputusan yang diberikan, termasuk dissenting yang ada,&quot; kata Ganjar usai menghadiri acara halal bihalal TPN, di Posko Teuku Umar 9, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2024) malam.

BACA JUGA:
TPN Ganjar-Mahfud Dibubarkan, Mahfud MD: Mari Kita Move On

Oleh karena itu, Ganjar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan cerita-cerita yang terjadi selama Pemilu 2024 kemarin, menjadi sebuah pembelajaran penting. Tak lain, kata dia, demokrasi harus berjalan dan hukum bisa ditegakkan.

BACA JUGA:
Kalah di Pilpres 2024, Ganjar Ngaku Bakal Fokus di Partai

&quot;Karena sebentar lagi kita mau Pilkada, jangan sampai sistem yang tidak benar dikloning di Pilkada,&quot; ujar mantan Gubernur Jawa Tengah itu.Dan yang terpenting, menurut Ganjar, jangan sampai pemenang Pilkada 2024 juga sudah bisa diketahui siapa sosoknya jauh sebelum kontestasi dimulai.

&quot;Kalau pemenang sudah diketahui hari ini, tentu demokrasi akan mundur, set back. Dan kita tidak mau itu,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
