<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinding Turap Perumahan di GDC Depok Longsor</title><description>Selain itu turap saluran air pun terlihat ambrol ke dalam jurang sedalam 10 meter itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/338/3005347/dinding-turap-perumahan-di-gdc-depok-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/07/338/3005347/dinding-turap-perumahan-di-gdc-depok-longsor"/><item><title>Dinding Turap Perumahan di GDC Depok Longsor</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/338/3005347/dinding-turap-perumahan-di-gdc-depok-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/07/338/3005347/dinding-turap-perumahan-di-gdc-depok-longsor</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2024 08:37 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/07/338/3005347/dinding-turap-perumahan-di-gdc-depok-longsor-qfRppa2YdU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Turap perumahan di Depok longsor</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/07/338/3005347/dinding-turap-perumahan-di-gdc-depok-longsor-qfRppa2YdU.jpg</image><title>Turap perumahan di Depok longsor</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8zMC8xLzE4MDE1Ny81L3g4eG9vYW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Dinding turap saluran air Klaster New Anggrek 2 Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, Kota Depok longsor dengan kedalaman mencapai 10 meter imbas hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu 5 Mei 2024 kemarin.
Diketahui aktris Dinda Hauw juga sempat menyoroti longsor yang terjadi di media sosial miliknya dikarenakan lokasinya tak jauh dari rumah miliknya.
Dalam dokumentasi yang diterima, terlihat longsor mengikis dinding turap yang berbatasan dengan akses jalan perumahan. Selain itu turap saluran air pun terlihat ambrol ke dalam jurang sedalam 10 meter itu.

BACA JUGA:
Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Luwu

Salah satu warga setempat, Nyoto (62) mengatakan longsor sudah terjadi sejak sebelum lebaran tepatnya saat bulan puasa hanya saja sedikit-sedikit longsor terjadi.
&quot;Ini mungkin sudah lama sebelum lebaran, puasa sedikit-sedikit longsornya,&quot; kata Nyoto.

BACA JUGA:
Update Banjir dan Longsor di Sulsel, BNPB: 13 Orang Meninggal Dunia
Nyoto menjelaskan longsor terjadi mencapai sepanjang 200 meter dengan kedalaman 10 meter. Ia khawatir longsor melebar dan berdampak ke rumah warga.

&quot;Ini (longsor) sekitar 10 meter panjangnya 200 meter. Takutnya agak melebar,&quot; ungkapnya.

Sementara itu, iNews Media Group juga berupaya meminta tanggapan dari Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty terkait musibah longsor tersebut. Hanya saja hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan jawaban.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNC8zMC8xLzE4MDE1Ny81L3g4eG9vYW0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEPOK - Dinding turap saluran air Klaster New Anggrek 2 Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, Kota Depok longsor dengan kedalaman mencapai 10 meter imbas hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu 5 Mei 2024 kemarin.
Diketahui aktris Dinda Hauw juga sempat menyoroti longsor yang terjadi di media sosial miliknya dikarenakan lokasinya tak jauh dari rumah miliknya.
Dalam dokumentasi yang diterima, terlihat longsor mengikis dinding turap yang berbatasan dengan akses jalan perumahan. Selain itu turap saluran air pun terlihat ambrol ke dalam jurang sedalam 10 meter itu.

BACA JUGA:
Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Luwu

Salah satu warga setempat, Nyoto (62) mengatakan longsor sudah terjadi sejak sebelum lebaran tepatnya saat bulan puasa hanya saja sedikit-sedikit longsor terjadi.
&quot;Ini mungkin sudah lama sebelum lebaran, puasa sedikit-sedikit longsornya,&quot; kata Nyoto.

BACA JUGA:
Update Banjir dan Longsor di Sulsel, BNPB: 13 Orang Meninggal Dunia
Nyoto menjelaskan longsor terjadi mencapai sepanjang 200 meter dengan kedalaman 10 meter. Ia khawatir longsor melebar dan berdampak ke rumah warga.

&quot;Ini (longsor) sekitar 10 meter panjangnya 200 meter. Takutnya agak melebar,&quot; ungkapnya.

Sementara itu, iNews Media Group juga berupaya meminta tanggapan dari Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty terkait musibah longsor tersebut. Hanya saja hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan jawaban.

</content:encoded></item></channel></rss>
