<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Luwu</title><description>&quot;Total korban jiwa meninggal dunia itu hingga saat ini 13 orang emninggal dunia,&quot; kata Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005317/tim-sar-masih-lakukan-pencarian-korban-banjir-dan-longsor-di-luwu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005317/tim-sar-masih-lakukan-pencarian-korban-banjir-dan-longsor-di-luwu"/><item><title>Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Luwu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005317/tim-sar-masih-lakukan-pencarian-korban-banjir-dan-longsor-di-luwu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005317/tim-sar-masih-lakukan-pencarian-korban-banjir-dan-longsor-di-luwu</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2024 07:00 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/07/609/3005317/tim-sar-masih-lakukan-pencarian-korban-banjir-dan-longsor-di-luwu-BKXOnZpL6V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/07/609/3005317/tim-sar-masih-lakukan-pencarian-korban-banjir-dan-longsor-di-luwu-BKXOnZpL6V.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM3MC81L3g4eTJnOXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 13 jiwa meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Kabupaten Luwu dan sekitarnya, Sulawesi Selatan.
&quot;Total korban jiwa meninggal dunia itu hingga saat ini 13 orang emninggal dunia,&quot; kata Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya Selasa (7/5/2024).
Dia mengatakan, dari 13 orang yang meninggal dunia terbagi di tiga Kabupaten di antaranya 11 orang di Kabupaten Luwu, satu orang di Kabupaten Sidrap, dan satu orang lainya meninggal di Kabupaten Wajo.

BACA JUGA:
Update Banjir dan Longsor di Sulsel, BNPB: 13 Orang Meninggal Dunia

Selain 13 orang yang telah dinyatakan meninggal, terdapat dua orang yang masih dalam pencarian. Kedua orang tersebut berasal dari Kabupaten Lawu dan Kabupaten Lawu Utara.
&amp;ldquo;Penyelamatan jiwa yang masih dalam pencarian kami optimalkan,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Banjir dan Longsor di Sulsel Tewaskan 13 Orang, Ini Sebarannya

Dari data yang diterima, BNPB mencatat terdapat enam kabupaten di Sulsel yang terdampak banjir dan longsor, yakni Luwu, Sidrap, Luwu Utara, Soppeng, Enrekang, dan Wajo. Meski ketinggian air di enam wilayah itu sudah mulai surut, namun masyarakat t3tap diminta waspada dan segara mengevakuasi diri jika hujan kembali.
&amp;ldquo;Kita masih mewaspadai kondisi cuaca, masih berpotensi turun hujan, baik itu intensitas ringan, sedang, maupun tinggi,&amp;rdquo; jelasnya.


</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM3MC81L3g4eTJnOXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada sebanyak 13 jiwa meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Kabupaten Luwu dan sekitarnya, Sulawesi Selatan.
&quot;Total korban jiwa meninggal dunia itu hingga saat ini 13 orang emninggal dunia,&quot; kata Kapusdatinkom Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya Selasa (7/5/2024).
Dia mengatakan, dari 13 orang yang meninggal dunia terbagi di tiga Kabupaten di antaranya 11 orang di Kabupaten Luwu, satu orang di Kabupaten Sidrap, dan satu orang lainya meninggal di Kabupaten Wajo.

BACA JUGA:
Update Banjir dan Longsor di Sulsel, BNPB: 13 Orang Meninggal Dunia

Selain 13 orang yang telah dinyatakan meninggal, terdapat dua orang yang masih dalam pencarian. Kedua orang tersebut berasal dari Kabupaten Lawu dan Kabupaten Lawu Utara.
&amp;ldquo;Penyelamatan jiwa yang masih dalam pencarian kami optimalkan,&amp;rdquo; jelasnya.

BACA JUGA:
Banjir dan Longsor di Sulsel Tewaskan 13 Orang, Ini Sebarannya

Dari data yang diterima, BNPB mencatat terdapat enam kabupaten di Sulsel yang terdampak banjir dan longsor, yakni Luwu, Sidrap, Luwu Utara, Soppeng, Enrekang, dan Wajo. Meski ketinggian air di enam wilayah itu sudah mulai surut, namun masyarakat t3tap diminta waspada dan segara mengevakuasi diri jika hujan kembali.
&amp;ldquo;Kita masih mewaspadai kondisi cuaca, masih berpotensi turun hujan, baik itu intensitas ringan, sedang, maupun tinggi,&amp;rdquo; jelasnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
