<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Cek Pompa Air Pascabanjir, Kakek 70 Tahun di Kabupaten Luwu Hilang   </title><description>Seorang kakek di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulsel dilaporkan hilang saat hendak mengecek pompa air untuk melakukan pembersihan rumah&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005521/cek-pompa-air-pascabanjir-kakek-70-tahun-di-kabupaten-luwu-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005521/cek-pompa-air-pascabanjir-kakek-70-tahun-di-kabupaten-luwu-hilang"/><item><title> Cek Pompa Air Pascabanjir, Kakek 70 Tahun di Kabupaten Luwu Hilang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005521/cek-pompa-air-pascabanjir-kakek-70-tahun-di-kabupaten-luwu-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/07/609/3005521/cek-pompa-air-pascabanjir-kakek-70-tahun-di-kabupaten-luwu-hilang</guid><pubDate>Selasa 07 Mei 2024 13:57 WIB</pubDate><dc:creator>Abdoellah Nicolha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/07/609/3005521/cek-pompa-air-pascabanjir-kakek-70-tahun-di-kabupaten-luwu-hilang-QESo436hNG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR lakukan pencarian korban hilang di Luwu (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/07/609/3005521/cek-pompa-air-pascabanjir-kakek-70-tahun-di-kabupaten-luwu-hilang-QESo436hNG.jpg</image><title>Tim SAR lakukan pencarian korban hilang di Luwu (foto: dok ist)</title></images><description>
LUWU - Seorang kakek di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulsel dilaporkan hilang saat hendak mengecek pompa air untuk melakukan pembersihan rumah pasca banjir, Senin, (6/5/2024) malam.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan menyebutkan, pihaknya menerima laporan dari Camat Suli, mengenai warganya yang tidak kunjung kembali. Maka tim SAR gabungan segera menuju ke rumah korban di sekitar Sungai Cimpu yang berjarak setengah kilometer dari lokasi banjir.

&quot;Di lokasi hanya ditemukan parang yang sempat di bawa oleh korban, namun dikarenakan penerangan yang terbatas dan tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian pada malam hari, maka kami lakukan di pagi ini,&quot; katanya, Selasa, (7/5/2024).

BACA JUGA:
Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Luwu

Sultan menambahkan, bahwa korban bernama Suardi (70) dan hingga saat ini ada dua orang dengan status dalam pencarian oleh tim sar gabungan.

&quot;Hari ini merupakan hari kelima pencarian, namun masih belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban, hingga pencarian akan semakin diperluas. Terutama dengan adanya ratusan potensi SAR yang terlibat,&quot; ujar Sultan.

Sultan mengatakan, bahwa tim Search and Rescue Unit (SRU) hari ini terbagi menjadi tiga sektor yaitu Sektor 1 dari Lkk Sampai jembatan Gantung sejauh lima kilometer dengan pencarian yang lebih luas di daerah yang terdampak Banjir bandang.

BACA JUGA:
Update Banjir-Longsor Kabupaten Luwu Sulsel, BNPB: Akses Menuju Kecamatan Latimojong Putus dan Warga Terisolir

Sektor 2 dari Jembatan Gantung sampai ke bendungan sejauh 5 kilometer dengan pencarian yang lebih luas di daerah terdampak banjir bandang dan Sektor 3 dari bendungan Sampai Desa Buntu Barana sejauh 5 kilometer dengan pencarian yang lebih luas di daerah yang terdampak banjir bandang.

Sementara itu ada 2 SRU yang terbagi lagi yaitu Satu Tim melakukan pencarian di sungai Cimpu, dimana diduga salah seorang korban terjatuh ke sungai saat memperbaiki mesin pompa untuk membersihkan rumah yang terdampak banjir dan satu tim menuju ke Kecamatan Latimojong untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terisolir.



&quot;Dengan keseluruhan jumlah personel yang terlibat sebanyak 469 orang, semoga hari ini tim SAR gabungan dapat menemukan korban,&quot; ungkapnya.



Hingga saat ini korban jiwa akibat bencana banjir di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu pada Kamis malam telah mencapai 11 orang meninggal dunia.



&quot;Kini terdapat dua korban yang dalam pencarian,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>
LUWU - Seorang kakek di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Sulsel dilaporkan hilang saat hendak mengecek pompa air untuk melakukan pembersihan rumah pasca banjir, Senin, (6/5/2024) malam.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan menyebutkan, pihaknya menerima laporan dari Camat Suli, mengenai warganya yang tidak kunjung kembali. Maka tim SAR gabungan segera menuju ke rumah korban di sekitar Sungai Cimpu yang berjarak setengah kilometer dari lokasi banjir.

&quot;Di lokasi hanya ditemukan parang yang sempat di bawa oleh korban, namun dikarenakan penerangan yang terbatas dan tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian pada malam hari, maka kami lakukan di pagi ini,&quot; katanya, Selasa, (7/5/2024).

BACA JUGA:
Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Luwu

Sultan menambahkan, bahwa korban bernama Suardi (70) dan hingga saat ini ada dua orang dengan status dalam pencarian oleh tim sar gabungan.

&quot;Hari ini merupakan hari kelima pencarian, namun masih belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kedua korban, hingga pencarian akan semakin diperluas. Terutama dengan adanya ratusan potensi SAR yang terlibat,&quot; ujar Sultan.

Sultan mengatakan, bahwa tim Search and Rescue Unit (SRU) hari ini terbagi menjadi tiga sektor yaitu Sektor 1 dari Lkk Sampai jembatan Gantung sejauh lima kilometer dengan pencarian yang lebih luas di daerah yang terdampak Banjir bandang.

BACA JUGA:
Update Banjir-Longsor Kabupaten Luwu Sulsel, BNPB: Akses Menuju Kecamatan Latimojong Putus dan Warga Terisolir

Sektor 2 dari Jembatan Gantung sampai ke bendungan sejauh 5 kilometer dengan pencarian yang lebih luas di daerah terdampak banjir bandang dan Sektor 3 dari bendungan Sampai Desa Buntu Barana sejauh 5 kilometer dengan pencarian yang lebih luas di daerah yang terdampak banjir bandang.

Sementara itu ada 2 SRU yang terbagi lagi yaitu Satu Tim melakukan pencarian di sungai Cimpu, dimana diduga salah seorang korban terjatuh ke sungai saat memperbaiki mesin pompa untuk membersihkan rumah yang terdampak banjir dan satu tim menuju ke Kecamatan Latimojong untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terisolir.



&quot;Dengan keseluruhan jumlah personel yang terlibat sebanyak 469 orang, semoga hari ini tim SAR gabungan dapat menemukan korban,&quot; ungkapnya.



Hingga saat ini korban jiwa akibat bencana banjir di Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu pada Kamis malam telah mencapai 11 orang meninggal dunia.



&quot;Kini terdapat dua korban yang dalam pencarian,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
