<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Fakta Teroris OPM Serang Jemaat Gereja dan Sekolah</title><description>Kali ini, mereka beraksi di Distrik Borme Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3005703/3-fakta-teroris-opm-serang-jemaat-gereja-dan-sekolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3005703/3-fakta-teroris-opm-serang-jemaat-gereja-dan-sekolah"/><item><title>3 Fakta Teroris OPM Serang Jemaat Gereja dan Sekolah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3005703/3-fakta-teroris-opm-serang-jemaat-gereja-dan-sekolah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3005703/3-fakta-teroris-opm-serang-jemaat-gereja-dan-sekolah</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2024 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/07/337/3005703/3-fakta-teroris-opm-serang-jemaat-gereja-dan-sekolah-ImeuBuv8sr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teroris KKB/OPM (Foto: Ist)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/07/337/3005703/3-fakta-teroris-opm-serang-jemaat-gereja-dan-sekolah-ImeuBuv8sr.jpg</image><title>Teroris KKB/OPM (Foto: Ist)  </title></images><description>JAKARTA - Aksi teror kembali dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM)/Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kali ini, mereka beraksi di Distrik Borme Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.
Berikut fakta-faktanya:
1. KKB Datang saat Warga Ibadah&amp;nbsp;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Kelompok teroris itu menyatroni warga saat sedang ibadah.

BACA JUGA:
Anies soal Wacana Duet dengan Ahok di Pilgub DKI : Mutusin Maju Aja Belum!


Kemudian, mereka merampas barang elektronik milik umat yang sedang melaksanakan ibadah pada Minggu 5 Mei 2024.

&quot;Ketika jemaat sedang beribadah Minggu, datang empat orang OPM membawa satu pucuk senjata api dan mengancam serta merampas barang elektronik,&quot; ujar Bayu dalam keterangannya dikutip, Selasa 7 Mei 2024

2. Barang Rampasan Handphone

Bayu mengatakan, barang yang dirampas oleh OPM yaitu sebuah telepon genggam atau handphone miliki jemaat atas nama David Korwa yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Borme.

&quot;OPM juga merampas telepon genggam milik Ferdian Rumansara seorang tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Borme,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Jenazah Alexsander, Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Mimika


3. Satroni Puskesmas dan Sekolah



Bayu menjelaskan, tidak hanya di situ, OPM yang berulah ini juga merampas satu unit laptop milik Kepala Puskesmas Borme atas nama Andi Wisal.



&quot;Setelah merampas barang elektronik jemaat yang sedang beribadah, OPM menuju ke kompleks sekolah yang membuat guru-guru ketakutan serta melarikan diri ke hutan untuk bersembunyi,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
 Tega! Pria di Wonogiri Cabuli Anak Tirinya Bertahun-tahun&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan informasi perkembangan terkait korban jiwa dari ulah OPM di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.



&quot;Saat ini, para tenaga kesehatan di Distrik Borme yang menjadi korban ulah perampasan barang elektronik oleh OPM sedang mengamankan diri di rumah Kepala Puskesmas Borme,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Aksi teror kembali dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM)/Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kali ini, mereka beraksi di Distrik Borme Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.
Berikut fakta-faktanya:
1. KKB Datang saat Warga Ibadah&amp;nbsp;
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 AKBP Bayu Suseno mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Kelompok teroris itu menyatroni warga saat sedang ibadah.

BACA JUGA:
Anies soal Wacana Duet dengan Ahok di Pilgub DKI : Mutusin Maju Aja Belum!


Kemudian, mereka merampas barang elektronik milik umat yang sedang melaksanakan ibadah pada Minggu 5 Mei 2024.

&quot;Ketika jemaat sedang beribadah Minggu, datang empat orang OPM membawa satu pucuk senjata api dan mengancam serta merampas barang elektronik,&quot; ujar Bayu dalam keterangannya dikutip, Selasa 7 Mei 2024

2. Barang Rampasan Handphone

Bayu mengatakan, barang yang dirampas oleh OPM yaitu sebuah telepon genggam atau handphone miliki jemaat atas nama David Korwa yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Borme.

&quot;OPM juga merampas telepon genggam milik Ferdian Rumansara seorang tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Borme,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Jenazah Alexsander, Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Mimika


3. Satroni Puskesmas dan Sekolah



Bayu menjelaskan, tidak hanya di situ, OPM yang berulah ini juga merampas satu unit laptop milik Kepala Puskesmas Borme atas nama Andi Wisal.



&quot;Setelah merampas barang elektronik jemaat yang sedang beribadah, OPM menuju ke kompleks sekolah yang membuat guru-guru ketakutan serta melarikan diri ke hutan untuk bersembunyi,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
 Tega! Pria di Wonogiri Cabuli Anak Tirinya Bertahun-tahun&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Hingga saat ini, pihaknya belum mendapatkan informasi perkembangan terkait korban jiwa dari ulah OPM di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.



&quot;Saat ini, para tenaga kesehatan di Distrik Borme yang menjadi korban ulah perampasan barang elektronik oleh OPM sedang mengamankan diri di rumah Kepala Puskesmas Borme,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
