<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanggapi Wacana Kabinet Gemuk Prabowo-Gibran, Anies Baswedan: Semua Diatur Undang-Undang</title><description>&quot;Semua diatur undang-undang. Selama itu sesuai dengan undang-undang, maka tidak ada larangan,&quot; kata Anies dikutip Rabu (8/5/2024).</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3006064/tanggapi-wacana-kabinet-gemuk-prabowo-gibran-anies-baswedan-semua-diatur-undang-undang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3006064/tanggapi-wacana-kabinet-gemuk-prabowo-gibran-anies-baswedan-semua-diatur-undang-undang"/><item><title>Tanggapi Wacana Kabinet Gemuk Prabowo-Gibran, Anies Baswedan: Semua Diatur Undang-Undang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3006064/tanggapi-wacana-kabinet-gemuk-prabowo-gibran-anies-baswedan-semua-diatur-undang-undang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/08/337/3006064/tanggapi-wacana-kabinet-gemuk-prabowo-gibran-anies-baswedan-semua-diatur-undang-undang</guid><pubDate>Rabu 08 Mei 2024 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/08/337/3006064/tanggapi-wacana-kabinet-gemuk-prabowo-gibran-anies-baswedan-semua-diatur-undang-undang-YKj9WcY8Es.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan (Foto: ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/08/337/3006064/tanggapi-wacana-kabinet-gemuk-prabowo-gibran-anies-baswedan-semua-diatur-undang-undang-YKj9WcY8Es.jpg</image><title>Anies Baswedan (Foto: ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNy8xLzE4MDQxOS81L3g4eTVhNnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden (capres) nomor urut satu, Anies Baswedan menyoroti kabinet gemuk Prabowo-Gibran dengan mewacanakan menambah jumlah kementerian.
Anies hanya mengingatkan agar harus ada kesesuaian dengan aturan perundang-undangan yang berlaku dalam menentukan kebijakan tersebut.
&quot;Semua diatur undang-undang. Selama itu sesuai dengan undang-undang, maka tidak ada larangan,&quot; kata Anies dikutip Rabu (8/5/2024).

BACA JUGA:
 Anies Ungkap Prinsip Politik: Kalau Tak Dapat Amanah Konstitusi, Berarti Oposisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada Prabowo sebagai Presiden terpilih yang akan memimpin bangsa ini selama lima tahun mendatang.

BACA JUGA:
Anies Tanggapi soal Orang Toxic: Saya Hindari Diksi Merendahkan

Menurut dia, yang terpenting harus tetap berada dalam koridor Undang-Undang.
&quot;Jadi, saya tidak mau terlibat di dalam assesment ini baik itu buruk, itu adalah hak Presiden terpilih, selama itu sesuai dengan aturan undang-undang,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNy8xLzE4MDQxOS81L3g4eTVhNnc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Presiden (capres) nomor urut satu, Anies Baswedan menyoroti kabinet gemuk Prabowo-Gibran dengan mewacanakan menambah jumlah kementerian.
Anies hanya mengingatkan agar harus ada kesesuaian dengan aturan perundang-undangan yang berlaku dalam menentukan kebijakan tersebut.
&quot;Semua diatur undang-undang. Selama itu sesuai dengan undang-undang, maka tidak ada larangan,&quot; kata Anies dikutip Rabu (8/5/2024).

BACA JUGA:
 Anies Ungkap Prinsip Politik: Kalau Tak Dapat Amanah Konstitusi, Berarti Oposisi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada Prabowo sebagai Presiden terpilih yang akan memimpin bangsa ini selama lima tahun mendatang.

BACA JUGA:
Anies Tanggapi soal Orang Toxic: Saya Hindari Diksi Merendahkan

Menurut dia, yang terpenting harus tetap berada dalam koridor Undang-Undang.
&quot;Jadi, saya tidak mau terlibat di dalam assesment ini baik itu buruk, itu adalah hak Presiden terpilih, selama itu sesuai dengan aturan undang-undang,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
