<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Ayah Bunuh Anak di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya!</title><description>Pemeriksaan ini juga dikuatkan dengan pemeriksaan ahli pidana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/10/338/3006664/kasus-ayah-bunuh-anak-di-bekasi-dihentikan-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/10/338/3006664/kasus-ayah-bunuh-anak-di-bekasi-dihentikan-ini-alasannya"/><item><title>Kasus Ayah Bunuh Anak di Bekasi Dihentikan, Ini Alasannya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/10/338/3006664/kasus-ayah-bunuh-anak-di-bekasi-dihentikan-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/10/338/3006664/kasus-ayah-bunuh-anak-di-bekasi-dihentikan-ini-alasannya</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2024 08:19 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/10/338/3006664/kasus-ayah-bunuh-anak-di-bekasi-dihentikan-alasannya-j9OVwMLJjN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pelaku pembunuhan/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/10/338/3006664/kasus-ayah-bunuh-anak-di-bekasi-dihentikan-alasannya-j9OVwMLJjN.jpg</image><title>Ilustrasi pelaku pembunuhan/ist</title></images><description>


BEKASI - Polres Metro Bekasi menghentikan kasus dugaan pembunuhan antara seorang ayah berinisial N (61) terhadap anaknya sendiri yaitu C (35). Kasus ini dihentikan setelah gelar perkara dilakukan.
&quot;Hasil gelar perkara para peserta gelar sepakat kasus tersebut dihentikan prosesnya,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, Jumat (10/5/2024).

BACA JUGA:
Ayah Hantam Anak Pakai Linggis hingga Tewas, Polisi: Dia Terpaksa karena Diancam Dibunuh

Dalam gelar perkara itu, kata Firdaus, N melakukan perbuatannya dalam rangka membela diri. Pemeriksaan ini juga dikuatkan dengan pemeriksaan dari ahli pidana.

BACA JUGA:
Ayah Pukul Anak Pakai Linggis hingga Tewas di Bekasi, Begini Kronologinya

&quot;Kami melakukan pemeriksaan ahli pidana juga menyatakan bahwa ini terpenuhi unsur pasal 49 ayat 1 KUHP,&quot; tutupnya.
Sebagai informasi, C (35) tewas di tangan ayahnya sendiri yang berinisial N (61) akibat dipukul menggunakan linggis. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi pada Kamis (2/5) malam.Kapolsek Medansatria Kompol Nur Aqsha mengatakan peristiwa pemukulan itu berawal dari adanya cekcok di antara keduanya.
Awalnya C mempertanyakan keberadaan istrinya kepada ayahnya. Ayahnya yang tidak menemukan keberadaan istrinya justru memantik marah anak.
&quot;Anak coba minta tolong ke bapaknya, dicariin lah istrinya karena informasinya rumahnya dekat dari rumah bapaknya ini. Kemudian dilaporkan (oleh ayah) tidak ada, terlibat cekcok intinya seperti itu,&quot; kata Aqsha kepada wartawan.</description><content:encoded>


BEKASI - Polres Metro Bekasi menghentikan kasus dugaan pembunuhan antara seorang ayah berinisial N (61) terhadap anaknya sendiri yaitu C (35). Kasus ini dihentikan setelah gelar perkara dilakukan.
&quot;Hasil gelar perkara para peserta gelar sepakat kasus tersebut dihentikan prosesnya,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus, Jumat (10/5/2024).

BACA JUGA:
Ayah Hantam Anak Pakai Linggis hingga Tewas, Polisi: Dia Terpaksa karena Diancam Dibunuh

Dalam gelar perkara itu, kata Firdaus, N melakukan perbuatannya dalam rangka membela diri. Pemeriksaan ini juga dikuatkan dengan pemeriksaan dari ahli pidana.

BACA JUGA:
Ayah Pukul Anak Pakai Linggis hingga Tewas di Bekasi, Begini Kronologinya

&quot;Kami melakukan pemeriksaan ahli pidana juga menyatakan bahwa ini terpenuhi unsur pasal 49 ayat 1 KUHP,&quot; tutupnya.
Sebagai informasi, C (35) tewas di tangan ayahnya sendiri yang berinisial N (61) akibat dipukul menggunakan linggis. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Medansatria, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi pada Kamis (2/5) malam.Kapolsek Medansatria Kompol Nur Aqsha mengatakan peristiwa pemukulan itu berawal dari adanya cekcok di antara keduanya.
Awalnya C mempertanyakan keberadaan istrinya kepada ayahnya. Ayahnya yang tidak menemukan keberadaan istrinya justru memantik marah anak.
&quot;Anak coba minta tolong ke bapaknya, dicariin lah istrinya karena informasinya rumahnya dekat dari rumah bapaknya ini. Kemudian dilaporkan (oleh ayah) tidak ada, terlibat cekcok intinya seperti itu,&quot; kata Aqsha kepada wartawan.</content:encoded></item></channel></rss>
