<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Tertimpa Tembok Tetangga Roboh di Banyumas Bertambah Jadi 2 Orang</title><description>Korban meninggal tertimpa tembok milik tetangga menjadi 2 orang setelah sebelumnya 1 meninggal di lokasi kejadian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/10/512/3006611/korban-tewas-tertimpa-tembok-tetangga-roboh-di-banyumas-bertambah-jadi-2-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/10/512/3006611/korban-tewas-tertimpa-tembok-tetangga-roboh-di-banyumas-bertambah-jadi-2-orang"/><item><title>Korban Tewas Tertimpa Tembok Tetangga Roboh di Banyumas Bertambah Jadi 2 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/10/512/3006611/korban-tewas-tertimpa-tembok-tetangga-roboh-di-banyumas-bertambah-jadi-2-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/10/512/3006611/korban-tewas-tertimpa-tembok-tetangga-roboh-di-banyumas-bertambah-jadi-2-orang</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2024 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Saladin Ayyubi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/10/512/3006611/korban-tewas-tertimpa-tembok-tetangga-roboh-di-banyumas-bertambah-jadi-2-orang-wh9JqiPlot.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah korban tembok roboh di Banyumas, Jawa Tengah (Foto: Saladin Ayyubi) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/10/512/3006611/korban-tewas-tertimpa-tembok-tetangga-roboh-di-banyumas-bertambah-jadi-2-orang-wh9JqiPlot.jpg</image><title>Bocah korban tembok roboh di Banyumas, Jawa Tengah (Foto: Saladin Ayyubi) </title></images><description>BANYUMAS - Korban meninggal tertimpa tembok milik tetangga menjadi dua orang setelah sebelumnya satu meninggal di lokasi kejadian. Korban kedua bernama Kafila Cantika umur 9 tahun meninggal Kamis 9 Mei 2024 pagi setelah tiga hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara orangtua korban tak kuat menahan air mata ketika para tetangga melayat ke rumah duka. Kejadian ini menggemparkan warga di Kelurahan Karang Klesem, Purwokerto, Kabupaten Banyumas karena empat orang bocah yang pulang mengaji tiba-tiba tertimpa tembok runtuh saat berjalan beriringan.

BACA JUGA:
Ratusan Kendaraan Terjebak Longsor di Jalan Poros Mamasa


Rustini, ibu korban terus menangis sesenggukan saat para tetangga datang untuk melayat anaknya. Sementara para tetangga berusaha menghibur Rustini yang masih menyimpan duka karena Kafila Cantika, anak kesayangannya akhirnya meninggal dunia.

Cantika merupakan korban kedua meninggal dunia tertimpa tembok tetangga yang roboh setelah sebelumnya satu korban teman Cantika yaitu Adzana Nazira meninggal di lokasi kejadian.

BACA JUGA:
Prabowo Ungkap Angka 8 Selalu Muncul dalam Hidupnya: Ada Luhut di Balik Asal-usulnya


Menurut ayah korban, Danang Sumeri, Cantika sempat dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Margono Purwokerto dalam kondisi tak sadarkan diri sejak ia tertimpa tembok tetangga yang runtuh. Cantika mengalami luka parah pada bagian kepala serta patah tulang pada punggung dan kakinya.

Keluarga mengaku ikhlas dan tidak akan menuntut atas peristiwa ini karena menganggap kejadian ini merupakan bagian dari takdir.

Kapolsek Purwokerto Kompol Puji Nurohman mengatakan, pihak kepolisian sendiri saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas kejadian ini. Polisi belum bisa memastikan penyebab runtuhnya tembok karena masih dalam penyelidikan.



Sebelumnya, diberitakan awal kejadian saat keempat korban yang saat itu baru pulang dari mengaji. Namun, usai mengaji keempat anak ini melewati jalan yang berada di balik tembok. Tanpa diduga tiba-tiba tembok keliling dengan tinggi 3 meter dan panjang 16 meter ini roboh hingga menimpa empat anak.

BACA JUGA:
Taruna Tewas, Direktur dan Sejumlah Pejabat STIP Dibebastugaskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Satu anak ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga lainnya selamat. Namun, di hari ketiga, satu anak bernama Cantika meninggal dunia dan dua korban lainnya masih dirawat akibat patah tulang.

</description><content:encoded>BANYUMAS - Korban meninggal tertimpa tembok milik tetangga menjadi dua orang setelah sebelumnya satu meninggal di lokasi kejadian. Korban kedua bernama Kafila Cantika umur 9 tahun meninggal Kamis 9 Mei 2024 pagi setelah tiga hari menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara orangtua korban tak kuat menahan air mata ketika para tetangga melayat ke rumah duka. Kejadian ini menggemparkan warga di Kelurahan Karang Klesem, Purwokerto, Kabupaten Banyumas karena empat orang bocah yang pulang mengaji tiba-tiba tertimpa tembok runtuh saat berjalan beriringan.

BACA JUGA:
Ratusan Kendaraan Terjebak Longsor di Jalan Poros Mamasa


Rustini, ibu korban terus menangis sesenggukan saat para tetangga datang untuk melayat anaknya. Sementara para tetangga berusaha menghibur Rustini yang masih menyimpan duka karena Kafila Cantika, anak kesayangannya akhirnya meninggal dunia.

Cantika merupakan korban kedua meninggal dunia tertimpa tembok tetangga yang roboh setelah sebelumnya satu korban teman Cantika yaitu Adzana Nazira meninggal di lokasi kejadian.

BACA JUGA:
Prabowo Ungkap Angka 8 Selalu Muncul dalam Hidupnya: Ada Luhut di Balik Asal-usulnya


Menurut ayah korban, Danang Sumeri, Cantika sempat dirawat selama tiga hari di Rumah Sakit Margono Purwokerto dalam kondisi tak sadarkan diri sejak ia tertimpa tembok tetangga yang runtuh. Cantika mengalami luka parah pada bagian kepala serta patah tulang pada punggung dan kakinya.

Keluarga mengaku ikhlas dan tidak akan menuntut atas peristiwa ini karena menganggap kejadian ini merupakan bagian dari takdir.

Kapolsek Purwokerto Kompol Puji Nurohman mengatakan, pihak kepolisian sendiri saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas kejadian ini. Polisi belum bisa memastikan penyebab runtuhnya tembok karena masih dalam penyelidikan.



Sebelumnya, diberitakan awal kejadian saat keempat korban yang saat itu baru pulang dari mengaji. Namun, usai mengaji keempat anak ini melewati jalan yang berada di balik tembok. Tanpa diduga tiba-tiba tembok keliling dengan tinggi 3 meter dan panjang 16 meter ini roboh hingga menimpa empat anak.

BACA JUGA:
Taruna Tewas, Direktur dan Sejumlah Pejabat STIP Dibebastugaskan&amp;nbsp; &amp;nbsp;




Satu anak ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara tiga lainnya selamat. Namun, di hari ketiga, satu anak bernama Cantika meninggal dunia dan dua korban lainnya masih dirawat akibat patah tulang.

</content:encoded></item></channel></rss>
