<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Bandang Luwu, Bantuan Logistik untuk Korban dan Dapur Umum Didirikan</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/10/609/3006681/banjir-bandang-luwu-bantuan-logistik-untuk-korban-dan-dapur-umum-didirikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/10/609/3006681/banjir-bandang-luwu-bantuan-logistik-untuk-korban-dan-dapur-umum-didirikan"/><item><title>Banjir Bandang Luwu, Bantuan Logistik untuk Korban dan Dapur Umum Didirikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/10/609/3006681/banjir-bandang-luwu-bantuan-logistik-untuk-korban-dan-dapur-umum-didirikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/10/609/3006681/banjir-bandang-luwu-bantuan-logistik-untuk-korban-dan-dapur-umum-didirikan</guid><pubDate>Jum'at 10 Mei 2024 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/10/609/3006681/banjir-bandang-luwu-bantuan-logistik-untuk-korban-dan-dapur-umum-didirikan-ddYnd7Ew3n.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Bandang Luwu/Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/10/609/3006681/banjir-bandang-luwu-bantuan-logistik-untuk-korban-dan-dapur-umum-didirikan-ddYnd7Ew3n.jpg</image><title>Banjir Bandang Luwu/Foto: Antara</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM3OC81L3g4eTJ5cmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LUWU - Kementerian Sosial (Kemensos) menangani korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Langkah yang dilakukan antara lain mendirikan tenda-tenda pengungsian, menyalurkan berbagai bantuan logistik serta mendirikan dapur umum di empat titik yakni di kecamatan Suli, di Stadion Andi Djemma Belopa, di  Desa Botta  serta dapur umum di  Kelurahan Bajo.

&amp;ldquo;Dapur umum pertama kami dirikan di Stadion Andi Djemma Belopa pada Jumat (3/5) pagi,&amp;rdquo; kata Yusri (46) anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang menjadi Ketua Tim Dapur Umum Belopa dikutip Jumat (10/5/2024).


Satu dari 12 Jalan Darat di Luwu Terbuka, BNPB Kerahkan Distribusi Logistik

Di titik ini tim melayani ribuan bungkus makanan setiap hari, dengan rata-rata 880 bungkus untuk sarapan dan masing-masing 2.000 bungkus untuk makan siang dan malam.
Yusri mengatakan, personel dapur umum terdiri dari anggota Tagana, Palang Merah Indonesia (PMI), Pramuka, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan dibantu relawan dari masyarakat sekitar.


TNI AU Dirikan Posko Satgasud Atur Jadwal Helikoper Distribusi Bantuan Bencana Luwu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain menyediakan makanan bagi para pengungsi, dapur umum ini juga memasok makanan bagi masyarakat  yang masih terisolasi akibat banjir. Dapur umum lainnya memasok kebutuhan korban banjir yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Luwu.

Maimunah (42), seorang guru SMK dan juga warga Kelurahan Bajo, memutuskan untuk membuka rumahnya sebagai tempat mengungsi sementara. Saat ini sudah ada 157 keluarga  dengan total 173 orang yang tinggal sementara di rumahnya serta  tinggal di tenda Kemensos Kelurahan Bajo. &quot;Alhamdulillah, bantuan tidak berhenti berdatangan. Kemensos bergerak cepat dalam menanggapi bencana di sini, gercep,&quot; ujarnya.

Selain mendirikan dapur umum, kebutuhan dasar para pengungsi terus disuplai oleh Kemensos, termasuk bahan makanan mentah, bumbu dapur dan peralatan masak untuk mendukung dapur umum.&amp;nbsp;Kemensos juga memasok logistik berupa tenda gulung, kasur, makanan siap saji, selimut, kids ware, family kit yang didistribusikan ke beberapa titik pengungsian.



Berbagai bantuan juga dikirim ke korban bencana yang masih terisolasi. Selain itu bantuan juga dikirim ke korban bencana yang lokasinya tersebar di berbagai kecamatan yakni di Kecamatan Latimojong, Belopa, Belopa Utara, Larompong, Larompong Selatan, Suli, Suli Barat, Bajo, Bajo Barat, Kamanre, Ponrang Selatan, dan Kecamatan Bua Ponrang.



Sekadar diketahui, banjir dan longsor di Kabupaten Luwu terjadi Jumat (3/5) dini hari sekitar pukul 01.15 menyebabkan 13 orang meninggal, sekitar 3.500 keluarga terdampak, dan lebih dari 210 orang mengungsi.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNi8xLzE4MDM3OC81L3g4eTJ5cmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
LUWU - Kementerian Sosial (Kemensos) menangani korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Langkah yang dilakukan antara lain mendirikan tenda-tenda pengungsian, menyalurkan berbagai bantuan logistik serta mendirikan dapur umum di empat titik yakni di kecamatan Suli, di Stadion Andi Djemma Belopa, di  Desa Botta  serta dapur umum di  Kelurahan Bajo.

&amp;ldquo;Dapur umum pertama kami dirikan di Stadion Andi Djemma Belopa pada Jumat (3/5) pagi,&amp;rdquo; kata Yusri (46) anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang menjadi Ketua Tim Dapur Umum Belopa dikutip Jumat (10/5/2024).


Satu dari 12 Jalan Darat di Luwu Terbuka, BNPB Kerahkan Distribusi Logistik

Di titik ini tim melayani ribuan bungkus makanan setiap hari, dengan rata-rata 880 bungkus untuk sarapan dan masing-masing 2.000 bungkus untuk makan siang dan malam.
Yusri mengatakan, personel dapur umum terdiri dari anggota Tagana, Palang Merah Indonesia (PMI), Pramuka, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan dibantu relawan dari masyarakat sekitar.


TNI AU Dirikan Posko Satgasud Atur Jadwal Helikoper Distribusi Bantuan Bencana Luwu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selain menyediakan makanan bagi para pengungsi, dapur umum ini juga memasok makanan bagi masyarakat  yang masih terisolasi akibat banjir. Dapur umum lainnya memasok kebutuhan korban banjir yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Luwu.

Maimunah (42), seorang guru SMK dan juga warga Kelurahan Bajo, memutuskan untuk membuka rumahnya sebagai tempat mengungsi sementara. Saat ini sudah ada 157 keluarga  dengan total 173 orang yang tinggal sementara di rumahnya serta  tinggal di tenda Kemensos Kelurahan Bajo. &quot;Alhamdulillah, bantuan tidak berhenti berdatangan. Kemensos bergerak cepat dalam menanggapi bencana di sini, gercep,&quot; ujarnya.

Selain mendirikan dapur umum, kebutuhan dasar para pengungsi terus disuplai oleh Kemensos, termasuk bahan makanan mentah, bumbu dapur dan peralatan masak untuk mendukung dapur umum.&amp;nbsp;Kemensos juga memasok logistik berupa tenda gulung, kasur, makanan siap saji, selimut, kids ware, family kit yang didistribusikan ke beberapa titik pengungsian.



Berbagai bantuan juga dikirim ke korban bencana yang masih terisolasi. Selain itu bantuan juga dikirim ke korban bencana yang lokasinya tersebar di berbagai kecamatan yakni di Kecamatan Latimojong, Belopa, Belopa Utara, Larompong, Larompong Selatan, Suli, Suli Barat, Bajo, Bajo Barat, Kamanre, Ponrang Selatan, dan Kecamatan Bua Ponrang.



Sekadar diketahui, banjir dan longsor di Kabupaten Luwu terjadi Jumat (3/5) dini hari sekitar pukul 01.15 menyebabkan 13 orang meninggal, sekitar 3.500 keluarga terdampak, dan lebih dari 210 orang mengungsi.

</content:encoded></item></channel></rss>
