<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suprayogi Tewas Akibat Kecelakaan Bus di Ciater, Sosok Pak Guru yang Humoris Itu Kini Telah Tiada</title><description>Suprayogi sebagai guru idola dan favorit di sekolahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/12/338/3007436/suprayogi-tewas-akibat-kecelakaan-bus-di-ciater-sosok-pak-guru-yang-humoris-itu-kini-telah-tiada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/12/338/3007436/suprayogi-tewas-akibat-kecelakaan-bus-di-ciater-sosok-pak-guru-yang-humoris-itu-kini-telah-tiada"/><item><title>Suprayogi Tewas Akibat Kecelakaan Bus di Ciater, Sosok Pak Guru yang Humoris Itu Kini Telah Tiada</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/12/338/3007436/suprayogi-tewas-akibat-kecelakaan-bus-di-ciater-sosok-pak-guru-yang-humoris-itu-kini-telah-tiada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/12/338/3007436/suprayogi-tewas-akibat-kecelakaan-bus-di-ciater-sosok-pak-guru-yang-humoris-itu-kini-telah-tiada</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2024 15:28 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/12/338/3007436/suprayogi-tewas-akibat-kecelakaan-bus-di-ciater-sosok-pak-guru-yang-humoris-itu-kini-telah-tiada-H7e2MPSS3J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Tewas Kecelakaan Bus/Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/12/338/3007436/suprayogi-tewas-akibat-kecelakaan-bus-di-ciater-sosok-pak-guru-yang-humoris-itu-kini-telah-tiada-H7e2MPSS3J.jpg</image><title>Korban Tewas Kecelakaan Bus/Foto: MNC Portal</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xMi8xLzE4MDU5NS81L3g4eWRvbGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Almarhum Guru Suprayogi, salah satu korban kecelakaan maut bus di Ciater, Subang, Jawa Barat, telah rampung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Meruyung, Cinere, Depok, Jawa Barat pada Minggu ini (12/5/2024).
Suprayogi meninggal saat perjalanan perpisahan siswa kelas 12 SMK Lingga Kencana itu, dikenal juga mengajar di SMP Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) Depok.
Salah seorang murid SMP YKS, Yazid Mugni mengatakan, dirinya mengenal  Suprayogi sebagai sosok guru yang baik dan humoris.

BACA JUGA:
Tangis Keluarga Pecah Sambut Tiga Jenazah Kecelakaan Maut di Ciater&amp;nbsp;

&quot;Bapak Suprayogi itu orangnya baik sekali. Saat mengajar, beliau dengan telaten dan sabar mengajari kami. Beliau selalu membuat kami di kelas bahagia dan tertawa bersama,&quot; ucap Yazid di rumah duka Suprayogi.
Yazid yang bertakziah bersama teman-temannya di Jalan Parungbingung RT 05/03, Kecamatan Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, menjelaskan Suprayogi sebagai guru idola dan favorit di sekolahnya.
&quot;Beliau tidak pernah marah, humoris dan jenaka kalau mengajar. Kami kehilangan salah satu sosok guru yang kami idolakan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana, Kapolda Jabar: Kami Berbelasungkawa

Yazid yang duduk di kelas VIII baru mengetahui kabar guru idolanya itu telah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu malam kemarin. Lantaran merasa berduka, dia berangkat sendirian ke rumah duka Suprayogi namun justru bertemu dengan kawan-kawan sebayanya.
&quot;Saya datang sendiri, terus ketemu teman-teman di sini. Saya sudah akrab banget sama beliau, enggak pernah marah,&quot; tutup Yazid.
Diketahui, Jenazah guru SMK Lingga Kencana, Suprayogi tiba di Rumah Duka, Jalan Parungbinging RT 05/03, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024). Jenazah Suprayogi tiba di rumah duka secara singkat dan langsung segera disalatkan di Masjid terdekat yakni di Masjid Nurul Muttaqiem.Adik kandung almarhum, Tina (53) mengatakan jenazah Suprayogi tiba sekira pukul 12.15 WIB di rumah duka. Karena sudah dimandikan dan dikafani, Tina mengatakan jenazah langsung segera disalatkan untuk segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Meruyung, Cinere, Depok.



Tina mengatakan, saat ini keluarga almarhum tengah merampungkan pemakaman Guru Suprayogi. Sementara itu, mereka juga menunggu hasil operasi penanganan istri almarhum, Titin, yang tengah dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Indonesia.

Jenazah Suprayogi dibawa menggunakan mobil ambulance milik Brimob Polda Jawa Barat. Saat tiba di rumah duka, jenazah guru SMK itu disambut dengan tangisan pria maupun perempuan yang mengenal baik sosok murah hati di lingkungannya tersebut.

Tak sampai 20 menit bersemayam di rumahnya, jenazah Suprayogi langsung dibawa ke Masjid Nurul Muttaqin yang jaraknya sekira 200 meter.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xMi8xLzE4MDU5NS81L3g4eWRvbGE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Almarhum Guru Suprayogi, salah satu korban kecelakaan maut bus di Ciater, Subang, Jawa Barat, telah rampung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Meruyung, Cinere, Depok, Jawa Barat pada Minggu ini (12/5/2024).
Suprayogi meninggal saat perjalanan perpisahan siswa kelas 12 SMK Lingga Kencana itu, dikenal juga mengajar di SMP Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS) Depok.
Salah seorang murid SMP YKS, Yazid Mugni mengatakan, dirinya mengenal  Suprayogi sebagai sosok guru yang baik dan humoris.

BACA JUGA:
Tangis Keluarga Pecah Sambut Tiga Jenazah Kecelakaan Maut di Ciater&amp;nbsp;

&quot;Bapak Suprayogi itu orangnya baik sekali. Saat mengajar, beliau dengan telaten dan sabar mengajari kami. Beliau selalu membuat kami di kelas bahagia dan tertawa bersama,&quot; ucap Yazid di rumah duka Suprayogi.
Yazid yang bertakziah bersama teman-temannya di Jalan Parungbingung RT 05/03, Kecamatan Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, menjelaskan Suprayogi sebagai guru idola dan favorit di sekolahnya.
&quot;Beliau tidak pernah marah, humoris dan jenaka kalau mengajar. Kami kehilangan salah satu sosok guru yang kami idolakan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Kecelakaan Maut Bus SMK Lingga Kencana, Kapolda Jabar: Kami Berbelasungkawa

Yazid yang duduk di kelas VIII baru mengetahui kabar guru idolanya itu telah berpulang ke Rahmatullah pada Sabtu malam kemarin. Lantaran merasa berduka, dia berangkat sendirian ke rumah duka Suprayogi namun justru bertemu dengan kawan-kawan sebayanya.
&quot;Saya datang sendiri, terus ketemu teman-teman di sini. Saya sudah akrab banget sama beliau, enggak pernah marah,&quot; tutup Yazid.
Diketahui, Jenazah guru SMK Lingga Kencana, Suprayogi tiba di Rumah Duka, Jalan Parungbinging RT 05/03, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024). Jenazah Suprayogi tiba di rumah duka secara singkat dan langsung segera disalatkan di Masjid terdekat yakni di Masjid Nurul Muttaqiem.Adik kandung almarhum, Tina (53) mengatakan jenazah Suprayogi tiba sekira pukul 12.15 WIB di rumah duka. Karena sudah dimandikan dan dikafani, Tina mengatakan jenazah langsung segera disalatkan untuk segera dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Meruyung, Cinere, Depok.



Tina mengatakan, saat ini keluarga almarhum tengah merampungkan pemakaman Guru Suprayogi. Sementara itu, mereka juga menunggu hasil operasi penanganan istri almarhum, Titin, yang tengah dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Indonesia.

Jenazah Suprayogi dibawa menggunakan mobil ambulance milik Brimob Polda Jawa Barat. Saat tiba di rumah duka, jenazah guru SMK itu disambut dengan tangisan pria maupun perempuan yang mengenal baik sosok murah hati di lingkungannya tersebut.

Tak sampai 20 menit bersemayam di rumahnya, jenazah Suprayogi langsung dibawa ke Masjid Nurul Muttaqin yang jaraknya sekira 200 meter.

</content:encoded></item></channel></rss>
