<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Menit Sebelum Kecelakaan Bus di Subang, Sang Ibu Sempat Telfon Anaknya</title><description>Saat menelfon, Rosdiana menanyakan apakah anaknya telah berangkat pulang atau belum.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007363/10-menit-sebelum-kecelakaan-bus-di-subang-sang-ibu-sempat-telfon-anaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007363/10-menit-sebelum-kecelakaan-bus-di-subang-sang-ibu-sempat-telfon-anaknya"/><item><title>10 Menit Sebelum Kecelakaan Bus di Subang, Sang Ibu Sempat Telfon Anaknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007363/10-menit-sebelum-kecelakaan-bus-di-subang-sang-ibu-sempat-telfon-anaknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007363/10-menit-sebelum-kecelakaan-bus-di-subang-sang-ibu-sempat-telfon-anaknya</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2024 11:02 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/12/525/3007363/10-menit-sebelum-kecelakaan-bus-di-subang-sang-ibu-sempat-telfon-anaknya-xX6YxkEMoW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rosdiana, seorang ibu salah satu korban kecelakaan bus rombongan SMK di Subang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/12/525/3007363/10-menit-sebelum-kecelakaan-bus-di-subang-sang-ibu-sempat-telfon-anaknya-xX6YxkEMoW.jpg</image><title>Rosdiana, seorang ibu salah satu korban kecelakaan bus rombongan SMK di Subang (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xMi8xLzE4MDU3OS81L3g4eWRmcmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Rosdiana, ibu kandung Mahesya Putra, yang menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan bus robongan SMK di Subang, mengaku sempat berbincang dengan anaknya melalui telfon 10 menit sebelum insiden di Ciater Subang, Jawa Barat, terjadi.

Saat menelfon, Rosdiana menanyakan apakah anaknya telah berangkat pulang atau belum. Kemudian, oleh Mahesya dijawab belum berangkat dan sedang makan.


BACA JUGA:
BPBD Evakuasi 15 Korban Jiwa Banjir Usai Bandang Menerjang Kabupaten Agam


&quot;Saya telfon, sudah jalan mas? Belum bu. Lagi makan,&quot; kata Rosdiana, Minggu (12/5/2024).

Selang 10 menit setelah menelfon, Rosdiana mendapat kabar yang menyayat hati. Anak pertama yang bakal menjadi tulang pung meninggal dalam kecelakaan tersebut.

&quot;Terus enggak lama sekitar 10 menit dapat kabar (kecelakaan) itu,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Kecelakaan Bus Rombongan Siswa SMK Tewaskan 11 Orang, Rem Blong Diduga Kuat Jadi Penyebab


Mahesa merupakan anak pertama dari lima saudara yang bakal menjadi tulang punggung keluarga jika sudah bekerja nanti. Ibu Kandung Mahesya, Rosdiana mengatakan, anaknya adalah sosok sangat baik dan mudah bergaul dengan siapapun di lingkungan sekitar.

&quot;Dia bilang kalau sudah lulus mau kuliah, mau kerja mau bahagiakan keluarganya,&quot; kata Rosdiana.Menurutnya, sebelum berangkat acara perpisahan, Mehesa tidak menitipkan pesan apapun kepada ibunya sehingga ia  tidak menaruh rasa curiga nakal kehilangan anaknya.

&quot;Cuma saya bilang ke dia, enggak bisa ngasih ongkos banyak, dia bilang cukup enggak ya bu, dia mau belikan oleh-oleh buat adiknya,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xMi8xLzE4MDU3OS81L3g4eWRmcmM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Rosdiana, ibu kandung Mahesya Putra, yang menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan bus robongan SMK di Subang, mengaku sempat berbincang dengan anaknya melalui telfon 10 menit sebelum insiden di Ciater Subang, Jawa Barat, terjadi.

Saat menelfon, Rosdiana menanyakan apakah anaknya telah berangkat pulang atau belum. Kemudian, oleh Mahesya dijawab belum berangkat dan sedang makan.


BACA JUGA:
BPBD Evakuasi 15 Korban Jiwa Banjir Usai Bandang Menerjang Kabupaten Agam


&quot;Saya telfon, sudah jalan mas? Belum bu. Lagi makan,&quot; kata Rosdiana, Minggu (12/5/2024).

Selang 10 menit setelah menelfon, Rosdiana mendapat kabar yang menyayat hati. Anak pertama yang bakal menjadi tulang pung meninggal dalam kecelakaan tersebut.

&quot;Terus enggak lama sekitar 10 menit dapat kabar (kecelakaan) itu,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Kecelakaan Bus Rombongan Siswa SMK Tewaskan 11 Orang, Rem Blong Diduga Kuat Jadi Penyebab


Mahesa merupakan anak pertama dari lima saudara yang bakal menjadi tulang punggung keluarga jika sudah bekerja nanti. Ibu Kandung Mahesya, Rosdiana mengatakan, anaknya adalah sosok sangat baik dan mudah bergaul dengan siapapun di lingkungan sekitar.

&quot;Dia bilang kalau sudah lulus mau kuliah, mau kerja mau bahagiakan keluarganya,&quot; kata Rosdiana.Menurutnya, sebelum berangkat acara perpisahan, Mehesa tidak menitipkan pesan apapun kepada ibunya sehingga ia  tidak menaruh rasa curiga nakal kehilangan anaknya.

&quot;Cuma saya bilang ke dia, enggak bisa ngasih ongkos banyak, dia bilang cukup enggak ya bu, dia mau belikan oleh-oleh buat adiknya,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
