<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Guru Korban Kecelakaan Bus Sempat Beri Kabar Beli Oleh-Oleh Buat Cucu</title><description>Kecelakaan maut bus rombongan SMK Lingga Kencana bernomor polisi AD 7524 OG menewaskan 11 orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007373/guru-korban-kecelakaan-bus-sempat-beri-kabar-beli-oleh-oleh-buat-cucu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007373/guru-korban-kecelakaan-bus-sempat-beri-kabar-beli-oleh-oleh-buat-cucu"/><item><title>Guru Korban Kecelakaan Bus Sempat Beri Kabar Beli Oleh-Oleh Buat Cucu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007373/guru-korban-kecelakaan-bus-sempat-beri-kabar-beli-oleh-oleh-buat-cucu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/12/525/3007373/guru-korban-kecelakaan-bus-sempat-beri-kabar-beli-oleh-oleh-buat-cucu</guid><pubDate>Minggu 12 Mei 2024 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/12/525/3007373/guru-korban-kecelakaan-bus-sempat-beri-kabar-beli-oleh-oleh-buat-cucu-b3blGtOW8I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ita, adik korban kecelakaan bus rombongan SMK bilang kakaknya, guru yang menjadi korban sempat beli oleh-oleh (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/12/525/3007373/guru-korban-kecelakaan-bus-sempat-beri-kabar-beli-oleh-oleh-buat-cucu-b3blGtOW8I.jpg</image><title>Ita, adik korban kecelakaan bus rombongan SMK bilang kakaknya, guru yang menjadi korban sempat beli oleh-oleh (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA - Kecelakaan maut bus rombongan SMK Lingga Kencana bernomor polisi AD 7524 OG menewaskan 11 orang. Korban meninggal dunia, mayoritas perempuan dan ada seorang guru.

Adik sepupu almarhum dari salah satu korban guru bernama Suprayogi, Ita (43) mengaku tak menyangka sang Kakak sepupu telah tiada. Pasalnya almarhum baru saja mengabarkan telah membeli oleh-oleh untuk cucunya.


BACA JUGA:
Kecelakaan Bus Rombongan Siswa SMK Tewaskan 11 Orang, Rem Blong Diduga Kuat Jadi Penyebab


&quot;Kita kan enggak punya pikiran dia bakal meninggal. Sekitar jam 5 sore dia cuma ngabarin sebentar lagi pulang, sudah beli oleh-oleh. Jepitan dan bando buat cucunya, cucunya cewek dua cowok satu jadi tiga,&quot; kata Ita kepada MNC Portal, Minggu (12/5/2024).

Dia mengatakan bahwa pihak keluarga mendengar Suprayogi menjadi korban kecelakaan bus pada pukul 19.00 WIB. Berita itu dengar setelah mengetahui kondisi istri Suprayogi yang selamat dari kecelakaan maut.


BACA JUGA:
10 Menit Sebelum Kecelakaan Bus di Subang, Sang Ibu Sempat Telfon Anaknya


&quot;Pas abis maghrib jam tujuhan kita dapat kabar pertama kali dari Subang sudah keluar berita sampai kabar terakhir. Kita tahu kondisi istrinya dulu selamat tapi dia dapat luka parah juga kepalanya bocor tangannya patah baru,&quot; kata dia.

Adapun almarhum Suprayogi diketahui meninggal di lokasi kejadian akibat tergencet di belakang mobil sopir.&quot;Kita baru tahu setelahnya dicek lagi ya ada kabar meninggal kegencet di belakang mobil sopir itu jadi korban,&quot; katanya.

&quot;Ternyata kabar dari sana pun memang udah nggak ada salah satu korban yang kejepit di balik Pak sopir memang kakak saya. Di rumah sakit dinyatakan seperti itu,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kecelakaan maut bus rombongan SMK Lingga Kencana bernomor polisi AD 7524 OG menewaskan 11 orang. Korban meninggal dunia, mayoritas perempuan dan ada seorang guru.

Adik sepupu almarhum dari salah satu korban guru bernama Suprayogi, Ita (43) mengaku tak menyangka sang Kakak sepupu telah tiada. Pasalnya almarhum baru saja mengabarkan telah membeli oleh-oleh untuk cucunya.


BACA JUGA:
Kecelakaan Bus Rombongan Siswa SMK Tewaskan 11 Orang, Rem Blong Diduga Kuat Jadi Penyebab


&quot;Kita kan enggak punya pikiran dia bakal meninggal. Sekitar jam 5 sore dia cuma ngabarin sebentar lagi pulang, sudah beli oleh-oleh. Jepitan dan bando buat cucunya, cucunya cewek dua cowok satu jadi tiga,&quot; kata Ita kepada MNC Portal, Minggu (12/5/2024).

Dia mengatakan bahwa pihak keluarga mendengar Suprayogi menjadi korban kecelakaan bus pada pukul 19.00 WIB. Berita itu dengar setelah mengetahui kondisi istri Suprayogi yang selamat dari kecelakaan maut.


BACA JUGA:
10 Menit Sebelum Kecelakaan Bus di Subang, Sang Ibu Sempat Telfon Anaknya


&quot;Pas abis maghrib jam tujuhan kita dapat kabar pertama kali dari Subang sudah keluar berita sampai kabar terakhir. Kita tahu kondisi istrinya dulu selamat tapi dia dapat luka parah juga kepalanya bocor tangannya patah baru,&quot; kata dia.

Adapun almarhum Suprayogi diketahui meninggal di lokasi kejadian akibat tergencet di belakang mobil sopir.&quot;Kita baru tahu setelahnya dicek lagi ya ada kabar meninggal kegencet di belakang mobil sopir itu jadi korban,&quot; katanya.

&quot;Ternyata kabar dari sana pun memang udah nggak ada salah satu korban yang kejepit di balik Pak sopir memang kakak saya. Di rumah sakit dinyatakan seperti itu,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
