<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tagih Utang ke Tetangga, Wanita di Bogor Malah Kena Banting</title><description>Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/338/3008053/tagih-utang-ke-tetangga-wanita-di-bogor-malah-kena-banting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/14/338/3008053/tagih-utang-ke-tetangga-wanita-di-bogor-malah-kena-banting"/><item><title>Tagih Utang ke Tetangga, Wanita di Bogor Malah Kena Banting</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/338/3008053/tagih-utang-ke-tetangga-wanita-di-bogor-malah-kena-banting</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/14/338/3008053/tagih-utang-ke-tetangga-wanita-di-bogor-malah-kena-banting</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2024 02:44 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/14/338/3008053/tagih-utang-ke-tetangga-wanita-di-bogor-malah-kena-dibanting-V9ejL8V0KA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban dibanting tetangga (foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/14/338/3008053/tagih-utang-ke-tetangga-wanita-di-bogor-malah-kena-dibanting-V9ejL8V0KA.jpg</image><title>Korban dibanting tetangga (foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>


BOGOR - Seorang perempuan berinisial RR (35), mendapat penganiayaan oleh tetangganya yang terjadi di Nanggung, Kabupaten Bogor. Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh polisi.
Kanit Reskrim Polsek Nanggung Ipda Rahman Nurjaman mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat 10 Mei 2024. Awalnya, pihak pelaku berinisial I (36) mendatangi pihak korban untuk menagih utang.
&quot;Jadi gini orangtua dari pelaku dan orangtua korban saling kenal. Orangtua pelaku sudah meninggal nih, nah ini ahli waris ini berkumpul mau nagih ke sana (pihak korban) informasi awal seperti itu. Dari kelompok pelaku ini nagih utang ceritanya, utangnya entah kapan tahu,&quot; kata Nurjaman dikonfirmasi, Senin (13/5/2024).

BACA JUGA:
Peran 2 Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Remaja saat Tawuran di Bandarlampung

Ketika mediasi, tidak ada titik temu sehingga terjadi cekcok mulut antara korban dengan perempuan dari pihak pelaku. Hingga akhirnya, pelaku yang merupakan laki-laki membanting korban ke lantai.

BACA JUGA:
Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIP 2024 Ditiadakan Imbas Kasus Penganiayaan

&quot;Itu deadlock itu timbul lah perempuan sama perempuan marah-marah adu mulut ya, dorong-dorongan. Lanjut dorongan lagi banyak itu yang misahin udah gitu ada satu orang (pelaku I) yang kami amankan ini itu dia menarik dan membanting korban ke lantai hingga berakibat seperti ini,&quot; jelasnya.Akibatnya, korban mengalami sesak safas dan beberapa luka cakaran karena saling dorong dengan perempuan dari pihak pelaku. Saat ini, pelaku sudah diamankan dan dalam penyidikan lebih lanjut.
&quot;Kemarin sempat rontgen, saya juga belum dapet hasil visum. Gejala kemarin kasat mata sesak nafas, terus ada luka bekas saling dorong perempuan sama perempuan cakar-cakaran lah. Sekarang masih berproses,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>


BOGOR - Seorang perempuan berinisial RR (35), mendapat penganiayaan oleh tetangganya yang terjadi di Nanggung, Kabupaten Bogor. Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh polisi.
Kanit Reskrim Polsek Nanggung Ipda Rahman Nurjaman mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat 10 Mei 2024. Awalnya, pihak pelaku berinisial I (36) mendatangi pihak korban untuk menagih utang.
&quot;Jadi gini orangtua dari pelaku dan orangtua korban saling kenal. Orangtua pelaku sudah meninggal nih, nah ini ahli waris ini berkumpul mau nagih ke sana (pihak korban) informasi awal seperti itu. Dari kelompok pelaku ini nagih utang ceritanya, utangnya entah kapan tahu,&quot; kata Nurjaman dikonfirmasi, Senin (13/5/2024).

BACA JUGA:
Peran 2 Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Remaja saat Tawuran di Bandarlampung

Ketika mediasi, tidak ada titik temu sehingga terjadi cekcok mulut antara korban dengan perempuan dari pihak pelaku. Hingga akhirnya, pelaku yang merupakan laki-laki membanting korban ke lantai.

BACA JUGA:
Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIP 2024 Ditiadakan Imbas Kasus Penganiayaan

&quot;Itu deadlock itu timbul lah perempuan sama perempuan marah-marah adu mulut ya, dorong-dorongan. Lanjut dorongan lagi banyak itu yang misahin udah gitu ada satu orang (pelaku I) yang kami amankan ini itu dia menarik dan membanting korban ke lantai hingga berakibat seperti ini,&quot; jelasnya.Akibatnya, korban mengalami sesak safas dan beberapa luka cakaran karena saling dorong dengan perempuan dari pihak pelaku. Saat ini, pelaku sudah diamankan dan dalam penyidikan lebih lanjut.
&quot;Kemarin sempat rontgen, saya juga belum dapet hasil visum. Gejala kemarin kasat mata sesak nafas, terus ada luka bekas saling dorong perempuan sama perempuan cakar-cakaran lah. Sekarang masih berproses,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
