<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Relokasi Warga Sekitar Gunung Ruang, Pemerintah Siapkan Rumah dan Sawah</title><description>Semua akan direlokasi. Tidak boleh mereka (warga) tinggal di situ.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/340/3008091/relokasi-warga-sekitar-gunung-ruang-pemerintah-siapkan-rumah-dan-sawah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/14/340/3008091/relokasi-warga-sekitar-gunung-ruang-pemerintah-siapkan-rumah-dan-sawah"/><item><title>Relokasi Warga Sekitar Gunung Ruang, Pemerintah Siapkan Rumah dan Sawah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/340/3008091/relokasi-warga-sekitar-gunung-ruang-pemerintah-siapkan-rumah-dan-sawah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/14/340/3008091/relokasi-warga-sekitar-gunung-ruang-pemerintah-siapkan-rumah-dan-sawah</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2024 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/14/340/3008091/relokasi-warga-sekitar-gunung-ruang-pemerintah-siapkan-rumah-dan-sawah-US3QEvO0oa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Ruang meletus beberapa waktu lalu (Foto : PVMBG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/14/340/3008091/relokasi-warga-sekitar-gunung-ruang-pemerintah-siapkan-rumah-dan-sawah-US3QEvO0oa.jpg</image><title>Gunung Ruang meletus beberapa waktu lalu (Foto : PVMBG)</title></images><description>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa warga Gunung Ruang, Sulawesi Utara bakal direlokasi. Warga yang direlokasi nantinya bakal diberikan hunian sekaligus mata pencaharian.

&amp;ldquo;Di (Gunung) Ruang sendiri, semua akan kita relokasi. Semua akan direlokasi. Tidak boleh mereka (warga) tinggal di situ,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangannya, Selasa (14/5/2024)


BACA JUGA:
Kejaksaan Sita Satu Unit Mobil, Usut Dugaan Gratifikasi ASN Purwakarta


Muhari menjelaskan, rencana relokasi telah disampaikan ke Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey serta Presiden Joko Widodo. Nantinya, pemerintah akan menyiapkan hunian serta sawah untuk warga yang bekerja sebagai petani.

&amp;ldquo;Artinya akan dibuatkan pemeintah rumah baru, kehidupan baru. Ada rumah, ada mata pencaharian. Akan dibuat pemukiman baru sekaligus diberikan lahan pertaniannya,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara itu, bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan tak perlu khawatir. Sebab, tempat relokasi rencananya berada di dekat laut.


BACA JUGA:
Status Gunung Ruang Turun dari Awas Jadi Siaga!


Kemudian, untuk warga yang menolak direlokasi, pemerintah akan memberikan uang pengganti, namun tanpa mendapatkan sawah dari pemerintah.

&amp;ldquo;Yang tidak mau direlokasi, mereka misal punya tamah di Tagulandang, dapat skema pergantian Rp50 juta. Buat mereka yang pindah akan mendapatkan full rumah dan tanah,&amp;rdquo; ujarnya.Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa status Gunung Ruang, Sulawesi Utara saat ini berstatus level 3 atau siaga.

&amp;ldquo;Tadi yang kita sampaikan bahwa per hari ini PVMBG itu sudah menurunkan status Gunung Ruang dari level 4 level awal ke level 3,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari lewat konferensi pers, Senin (13/5/2024).

Ia menyebutkan, dengan status level 3 itu akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bisa kembali ke rumah dan mendata kerusakan.

&amp;ldquo;Dan kita akan mengoptimalkan fase transisi darurat ini untuk bisa memperbaiki kerusakan rumah masyarakat khususnya yang di Tagulandang,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa warga Gunung Ruang, Sulawesi Utara bakal direlokasi. Warga yang direlokasi nantinya bakal diberikan hunian sekaligus mata pencaharian.

&amp;ldquo;Di (Gunung) Ruang sendiri, semua akan kita relokasi. Semua akan direlokasi. Tidak boleh mereka (warga) tinggal di situ,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangannya, Selasa (14/5/2024)


BACA JUGA:
Kejaksaan Sita Satu Unit Mobil, Usut Dugaan Gratifikasi ASN Purwakarta


Muhari menjelaskan, rencana relokasi telah disampaikan ke Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey serta Presiden Joko Widodo. Nantinya, pemerintah akan menyiapkan hunian serta sawah untuk warga yang bekerja sebagai petani.

&amp;ldquo;Artinya akan dibuatkan pemeintah rumah baru, kehidupan baru. Ada rumah, ada mata pencaharian. Akan dibuat pemukiman baru sekaligus diberikan lahan pertaniannya,&amp;rdquo; ujarnya.

Sementara itu, bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan tak perlu khawatir. Sebab, tempat relokasi rencananya berada di dekat laut.


BACA JUGA:
Status Gunung Ruang Turun dari Awas Jadi Siaga!


Kemudian, untuk warga yang menolak direlokasi, pemerintah akan memberikan uang pengganti, namun tanpa mendapatkan sawah dari pemerintah.

&amp;ldquo;Yang tidak mau direlokasi, mereka misal punya tamah di Tagulandang, dapat skema pergantian Rp50 juta. Buat mereka yang pindah akan mendapatkan full rumah dan tanah,&amp;rdquo; ujarnya.Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa status Gunung Ruang, Sulawesi Utara saat ini berstatus level 3 atau siaga.

&amp;ldquo;Tadi yang kita sampaikan bahwa per hari ini PVMBG itu sudah menurunkan status Gunung Ruang dari level 4 level awal ke level 3,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari lewat konferensi pers, Senin (13/5/2024).

Ia menyebutkan, dengan status level 3 itu akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bisa kembali ke rumah dan mendata kerusakan.

&amp;ldquo;Dan kita akan mengoptimalkan fase transisi darurat ini untuk bisa memperbaiki kerusakan rumah masyarakat khususnya yang di Tagulandang,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
