<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nasib Tragis Balita 3 Tahun Tewas Dibunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau</title><description>Korban sempat dibawa ke puskesmas tapi nyawanya tak tertolong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/519/3007872/nasib-tragis-balita-3-tahun-tewas-dibunuh-ayah-yang-baru-pulang-merantau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/14/519/3007872/nasib-tragis-balita-3-tahun-tewas-dibunuh-ayah-yang-baru-pulang-merantau"/><item><title>Nasib Tragis Balita 3 Tahun Tewas Dibunuh Ayah yang Baru Pulang Merantau</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/519/3007872/nasib-tragis-balita-3-tahun-tewas-dibunuh-ayah-yang-baru-pulang-merantau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/14/519/3007872/nasib-tragis-balita-3-tahun-tewas-dibunuh-ayah-yang-baru-pulang-merantau</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2024 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Anang Agus Faisal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/13/519/3007872/nasib-tragis-balita-3-tahun-tewas-dibunuh-ayah-yang-baru-pulang-merantau-wDiURtke0I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/13/519/3007872/nasib-tragis-balita-3-tahun-tewas-dibunuh-ayah-yang-baru-pulang-merantau-wDiURtke0I.jpg</image><title>Ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>TULUNGAGUNG - Seorang ayah bernama Rendra Adi Prasetyo (29) tega membunuh anak semata wayangnya sendiri yang masih balita. Peristiwa ini terjadi di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur pada Minggu malam.

Balita berinisial MAK (3) sempat dibawa ke Puskesmas tapi nyawanya sudah tak tertolong.

Pelaku yang baru pulang merantau dari Taiwan diduga mengalami depresi sehingga nekat berbuat keji menghabisi nyawa balitanya sendiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Anggota OPM Pembunuh Danramil Aradide Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto, mengatakan pembunuhan ini terjadi pada Minggu malam. Saat itu pelaku mengasuh korban di dalam rumah, sedangkan keluarga yang lain di luar rumah. Saat itulah pelaku tiba-tiba diduga mencekik dan menindih anaknya di atas sofa, pelaku juga sempat membekap korban menggunakan bantal.

Aksi pelaku akhirnya diketahui ibu korban, karena diminta mengambilkan pisau. Begitu masuk ke kamar, ibu korban melihat anaknya sudah tidak bergerak dengan posisi tengkurap.

Mengetahui anaknya menjadi korban kekerasan, saksi langsung berusaha menyelamatkan korban dengan membawa korban ke puskesmas setempat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 4 Fakta Pembunuh Danramil Aradide Ditangkap Satgas Operasi Damai Cartenz&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Namun nahas ketika sampai di puskesmas korban dinyatakan telah meninggal dunia,&quot; kata Kapolsek.

Sementara itu dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga mengalami depresi dan baru dipulangkan dari Taiwan dua pekan lalu.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, korban dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Sementara itu pelaku diamankan di Polsek Rejotangan.

</description><content:encoded>TULUNGAGUNG - Seorang ayah bernama Rendra Adi Prasetyo (29) tega membunuh anak semata wayangnya sendiri yang masih balita. Peristiwa ini terjadi di Desa Blimbing, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, Jawa Timur pada Minggu malam.

Balita berinisial MAK (3) sempat dibawa ke Puskesmas tapi nyawanya sudah tak tertolong.

Pelaku yang baru pulang merantau dari Taiwan diduga mengalami depresi sehingga nekat berbuat keji menghabisi nyawa balitanya sendiri.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Anggota OPM Pembunuh Danramil Aradide Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto, mengatakan pembunuhan ini terjadi pada Minggu malam. Saat itu pelaku mengasuh korban di dalam rumah, sedangkan keluarga yang lain di luar rumah. Saat itulah pelaku tiba-tiba diduga mencekik dan menindih anaknya di atas sofa, pelaku juga sempat membekap korban menggunakan bantal.

Aksi pelaku akhirnya diketahui ibu korban, karena diminta mengambilkan pisau. Begitu masuk ke kamar, ibu korban melihat anaknya sudah tidak bergerak dengan posisi tengkurap.

Mengetahui anaknya menjadi korban kekerasan, saksi langsung berusaha menyelamatkan korban dengan membawa korban ke puskesmas setempat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 4 Fakta Pembunuh Danramil Aradide Ditangkap Satgas Operasi Damai Cartenz&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Namun nahas ketika sampai di puskesmas korban dinyatakan telah meninggal dunia,&quot; kata Kapolsek.

Sementara itu dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga mengalami depresi dan baru dipulangkan dari Taiwan dua pekan lalu.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, korban dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Sementara itu pelaku diamankan di Polsek Rejotangan.

</content:encoded></item></channel></rss>
