<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Longsor Terjang Jalan di Bandung Barat, Jalur Penghubung dengan Cianjur Terputus   </title><description>Peristiwa longsor terjadi di Kampung Tugu, RT 01/05 Desa Cilanggari, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/525/3008239/longsor-terjang-jalan-di-bandung-barat-jalur-penghubung-dengan-cianjur-terputus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/14/525/3008239/longsor-terjang-jalan-di-bandung-barat-jalur-penghubung-dengan-cianjur-terputus"/><item><title> Longsor Terjang Jalan di Bandung Barat, Jalur Penghubung dengan Cianjur Terputus   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/14/525/3008239/longsor-terjang-jalan-di-bandung-barat-jalur-penghubung-dengan-cianjur-terputus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/14/525/3008239/longsor-terjang-jalan-di-bandung-barat-jalur-penghubung-dengan-cianjur-terputus</guid><pubDate>Selasa 14 Mei 2024 12:55 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Bangkit Rizki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/14/525/3008239/longsor-terjang-jalan-di-bandung-barat-jalur-penghubung-dengan-cianjur-terputus-OdlTsUJwbN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bencana longsor di Bandung (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/14/525/3008239/longsor-terjang-jalan-di-bandung-barat-jalur-penghubung-dengan-cianjur-terputus-OdlTsUJwbN.jpg</image><title>Bencana longsor di Bandung (foto: dok ist)</title></images><description>

BANDUNG BARAT - Peristiwa longsor terjadi di Kampung Tugu, RT 01/05 Desa Cilanggari, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Longsor itu menyebabkan jalan utama Bandung Barat - Kabupaten Cianjur via jalur selatan terputus.

Longsor menggerus kontruksi jalan sepanjang 100 meter milik Pemkab Bandung Barat itu. Imbasnya, jalan itu tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

BACA JUGA:
 50 Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar Ditemukan, 14 Lainnya Masih Hilang

Bukan hanya aspal, bongkahan tanah, batu, dan sejumlah pohon besar ikut terbawa longsor. Jalan milik Pemda Bandung Barat ini berada di dua desa yakni Cilanggari dan Sindangjaya. Akses ini baru saja diperbaiki beberapa bulan terakhir menggunakan biaya pinjaman dari PT SMI.

&quot;Betul lumpuh total jalan kabupaten. Akses Cianjur - Bandung Barat gak bisa dilewati. Paling pakai motor memutar jauh,&quot; ungkap Kepala Desa Cilanggari Sabana saat dihubungi, Selasa (14/5/2024).

Nenurut Sabana, longsor itu dipicu hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi sangat panjang. Ditambah kontur tanah labil dengan kemiringan cukup curam, sehingga saat diterjang air hujan langsung ambrol.

BACA JUGA:
BMKG Ungkap Penyebab Terjadinya Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Barat&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Memang tadi malam hujannya besar sekali. Ditambah waktunya cukup panjang, hujan gak berhenti sejak pukul 20.00 WIB sampai 03.00 dini hari,&quot; terang Sabana.



Saat ini aparat kewilayahan bersama masyarakat melakukan pembersihan material longsormenggunakan alat tradisional. Jalan tertutup total belum bisa dilalui karena membutuhkan alat berat untuk membersihkan material longsoran.



Selain itu untuk perbaikan perlu penguatan kontruksi dan membangun jalan baru. Imbas dari kejadian tersebut, berbagai aktivitas warga di wilayah tersebut menjadi terhambat karena akses jalan tertutup.



&quot;Bayak masyarakat beraktivitas ekonomi dan pendidikan gak jadi berangkat. Kita memberi arahan kepada warga agar senantiasa waspada akan adanya kejadian bencana tanah longsor susulan,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>

BANDUNG BARAT - Peristiwa longsor terjadi di Kampung Tugu, RT 01/05 Desa Cilanggari, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Longsor itu menyebabkan jalan utama Bandung Barat - Kabupaten Cianjur via jalur selatan terputus.

Longsor menggerus kontruksi jalan sepanjang 100 meter milik Pemkab Bandung Barat itu. Imbasnya, jalan itu tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

BACA JUGA:
 50 Korban Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar Ditemukan, 14 Lainnya Masih Hilang

Bukan hanya aspal, bongkahan tanah, batu, dan sejumlah pohon besar ikut terbawa longsor. Jalan milik Pemda Bandung Barat ini berada di dua desa yakni Cilanggari dan Sindangjaya. Akses ini baru saja diperbaiki beberapa bulan terakhir menggunakan biaya pinjaman dari PT SMI.

&quot;Betul lumpuh total jalan kabupaten. Akses Cianjur - Bandung Barat gak bisa dilewati. Paling pakai motor memutar jauh,&quot; ungkap Kepala Desa Cilanggari Sabana saat dihubungi, Selasa (14/5/2024).

Nenurut Sabana, longsor itu dipicu hujan dengan intensitas tinggi dengan durasi sangat panjang. Ditambah kontur tanah labil dengan kemiringan cukup curam, sehingga saat diterjang air hujan langsung ambrol.

BACA JUGA:
BMKG Ungkap Penyebab Terjadinya Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Barat&amp;nbsp; &amp;nbsp;
&quot;Memang tadi malam hujannya besar sekali. Ditambah waktunya cukup panjang, hujan gak berhenti sejak pukul 20.00 WIB sampai 03.00 dini hari,&quot; terang Sabana.



Saat ini aparat kewilayahan bersama masyarakat melakukan pembersihan material longsormenggunakan alat tradisional. Jalan tertutup total belum bisa dilalui karena membutuhkan alat berat untuk membersihkan material longsoran.



Selain itu untuk perbaikan perlu penguatan kontruksi dan membangun jalan baru. Imbas dari kejadian tersebut, berbagai aktivitas warga di wilayah tersebut menjadi terhambat karena akses jalan tertutup.



&quot;Bayak masyarakat beraktivitas ekonomi dan pendidikan gak jadi berangkat. Kita memberi arahan kepada warga agar senantiasa waspada akan adanya kejadian bencana tanah longsor susulan,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
