<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>ISIS Klaim Serangan Terhadap Pos Militer di Irak Utara, Tewaskan Komandan dan 4 Tentara</title><description>Menurut sumber keamanan telah menewaskan seorang komandan dan empat tentara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/15/18/3008603/isis-klaim-serangan-terhadap-pos-militer-di-irak-utara-tewaskan-komandan-dan-4-tentara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/15/18/3008603/isis-klaim-serangan-terhadap-pos-militer-di-irak-utara-tewaskan-komandan-dan-4-tentara"/><item><title>ISIS Klaim Serangan Terhadap Pos Militer di Irak Utara, Tewaskan Komandan dan 4 Tentara</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/15/18/3008603/isis-klaim-serangan-terhadap-pos-militer-di-irak-utara-tewaskan-komandan-dan-4-tentara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/15/18/3008603/isis-klaim-serangan-terhadap-pos-militer-di-irak-utara-tewaskan-komandan-dan-4-tentara</guid><pubDate>Rabu 15 Mei 2024 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/15/18/3008603/isis-klaim-serangan-terhadap-pos-militer-di-irak-utara-tewaskan-komandan-dan-4-tentara-Oi9rfYQVDf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ISIS klaim serangan terhadap pos militer di Irak utara, tewaskan komandan dan 4 tentara (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/15/18/3008603/isis-klaim-serangan-terhadap-pos-militer-di-irak-utara-tewaskan-komandan-dan-4-tentara-Oi9rfYQVDf.jpg</image><title>ISIS klaim serangan terhadap pos militer di Irak utara, tewaskan komandan dan 4 tentara (Foto: Reuters)</title></images><description>
BAGHDAD &amp;ndash; Negara Islam atau ISIS pada Selasa (14/5/2024) mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Senin (13/5/2024) yang menargetkan sebuah pos militer di Irak utara. Menurut sumber keamanan telah menewaskan seorang komandan dan empat tentara.

Serangan itu terjadi antara provinsi Diyala dan Salahuddin, daerah pedesaan yang masih menjadi sarang aktivitas sel-sel militan bertahun-tahun setelah Irak menyatakan kemenangan akhir atas kelompok ekstremis tersebut pada 2017.

BACA JUGA:
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Penembakan  Mematikan di Masjid Afghanistan, 6 Orang Tewas

Dikutip Reuters, Kementerian Pertahanan pada Senin (13/5/2024) mengatakan pasukan keamanan berhasil menghalau serangan tersebut.

BACA JUGA:
Hizbullah Tegaskan Akan Terus Berperang jika Israel Lancarkan Serangan ke Gaza

Dalam sebuah pernyataan, kementerian menyampaikan rasa berduka atas hilangnya seorang kolonel dan sejumlah orang lainnya dari resimen tersebut. Sumber keamanan mengatakan lima orang lainnya juga terluka.

ISIS mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram bahwa mereka menargetkan barak tersebut dengan senapan mesin dan granat.
Irak telah mengalami stabilitas keamanan yang relatif dalam beberapa tahun terakhir setelah kekacauan akibat invasi pimpinan Amerika Serikat (AS) pada tahun 2003 dan konflik sektarian berdarah selama bertahun-tahun setelahnya.

</description><content:encoded>
BAGHDAD &amp;ndash; Negara Islam atau ISIS pada Selasa (14/5/2024) mengaku bertanggung jawab atas serangan pada Senin (13/5/2024) yang menargetkan sebuah pos militer di Irak utara. Menurut sumber keamanan telah menewaskan seorang komandan dan empat tentara.

Serangan itu terjadi antara provinsi Diyala dan Salahuddin, daerah pedesaan yang masih menjadi sarang aktivitas sel-sel militan bertahun-tahun setelah Irak menyatakan kemenangan akhir atas kelompok ekstremis tersebut pada 2017.

BACA JUGA:
ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Penembakan  Mematikan di Masjid Afghanistan, 6 Orang Tewas

Dikutip Reuters, Kementerian Pertahanan pada Senin (13/5/2024) mengatakan pasukan keamanan berhasil menghalau serangan tersebut.

BACA JUGA:
Hizbullah Tegaskan Akan Terus Berperang jika Israel Lancarkan Serangan ke Gaza

Dalam sebuah pernyataan, kementerian menyampaikan rasa berduka atas hilangnya seorang kolonel dan sejumlah orang lainnya dari resimen tersebut. Sumber keamanan mengatakan lima orang lainnya juga terluka.

ISIS mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram bahwa mereka menargetkan barak tersebut dengan senapan mesin dan granat.
Irak telah mengalami stabilitas keamanan yang relatif dalam beberapa tahun terakhir setelah kekacauan akibat invasi pimpinan Amerika Serikat (AS) pada tahun 2003 dan konflik sektarian berdarah selama bertahun-tahun setelahnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
