<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecelakaan di Subang, 7 Pasien Diperbolehkan Pulang dari RS Bhayangkara Brimob Depok</title><description>Terlihat pula tujuh unit ambulans yang akan membawa tujuh pasien ke kediaman masing-masing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/15/338/3008692/kecelakaan-di-subang-7-pasien-diperbolehkan-pulang-dari-rs-bhayangkara-brimob-depok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/15/338/3008692/kecelakaan-di-subang-7-pasien-diperbolehkan-pulang-dari-rs-bhayangkara-brimob-depok"/><item><title>Kecelakaan di Subang, 7 Pasien Diperbolehkan Pulang dari RS Bhayangkara Brimob Depok</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/15/338/3008692/kecelakaan-di-subang-7-pasien-diperbolehkan-pulang-dari-rs-bhayangkara-brimob-depok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/15/338/3008692/kecelakaan-di-subang-7-pasien-diperbolehkan-pulang-dari-rs-bhayangkara-brimob-depok</guid><pubDate>Rabu 15 Mei 2024 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/15/338/3008692/kecelakaan-di-subang-7-pasien-diperbolehkan-pulang-dari-rs-bhayangkara-brimob-depok-VGQoKYoolk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban kecelakaan di Subang (Foto: M Refi Sandi)  </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/15/338/3008692/kecelakaan-di-subang-7-pasien-diperbolehkan-pulang-dari-rs-bhayangkara-brimob-depok-VGQoKYoolk.jpg</image><title>Korban kecelakaan di Subang (Foto: M Refi Sandi)  </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNS8xLzE4MDY5Ni81L3g4eWlkaGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Tujuh pasien luka ringan korban kecelakaan maut rombongan SMK Lingga Kencana di kawasan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat diperbolehkan pulang usai mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Brimob (RSBB), Kelapa Dua, Cimanggis, Depok pada Rabu (15/5/2024).

Pantauan iNews Media Group di lokasi tujuh pasien didampingi pihak keluarga dan perawat. Terlihat pula tujuh unit ambulans yang akan membawa tujuh pasien ke kediaman masing-masing.

BACA JUGA:
Update Korban Banjir Bandang Sumbar: 52 Orang Tewas, 20 Masih Hilang&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Terlihat pasien silih berganti menuju unit ambulans menggunakan kursi roda. Masing-masing ambulans pasien didampingi perawat dan pihak keluarga.

Terlihat pasien dalam kondisi diperban pada bagian tangan dan wajah. Selain itu, terlihat salah satu pasien yang mengenakan penyangga tangan.

BACA JUGA:
Buntut Kecelakaan Subang, Izin Study Tour Diperketat Wajib Koordinasi Disdik hingga Kepolisian


Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, AKBP dr. Taufik Ismail mengatakan bahwa pasien yang diperbolehkan pulang terdapat tujuh pasien dari ortopedi dan bedah.

&quot;Kami memulangkan 7 pasien atau korban yang sudah mengalami perbaikan. 4 pasien Ortopedi dan 3 pasien bedah. Alhamdulillah menunjukkan perkembangan signifikan,&quot; kata Taufik.

Taufik menyebut masih terdapat lima pasien lagi yang menjalani perawatan dan kemungkinan akan dilakukan operasi kedua maupun ketiga nantinya.

&quot;Saat ini, kita masih merawat 5 pasien lagi. Ada pasien yang akan dilakukan operasi kedua, ketiga kondisi lukanya saat masuk kondisinya sangat terkontaminasi,&quot; ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinkes Depok, Agus Gojali menyebut pihaknya menurunkan tujuh unit ambulans beserta tim medis.



&quot;Dalam proses pemulangan ini kami dari Dinas Kesehatan Kota Depok menurunkan 7 unit ambulans beserta tim medis untuk mengantarkan pasien pulang ke rumah masing-masing,&quot; ucap Agus.

BACA JUGA:
Viral Aksi Heroik Penyiar Trijaya FM Selamatkan Pendengar yang Hendak Bunuh Diri




Sebagai informasi, kecelakaan maut tersebut terdapat 9 pelajar, satu guru, dan satu warga lokal meninggal dunia. Sedangkan puluhan pelajar lainnya luka berat hingga ringan masih menjalani perawatan di RSUI dan RS Bhayangkara Brimob.



Terkini, sopir bus Trans Putera Fajar bernama Sadira ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakan maut tersebut dengan ancaman pidana 12 tahun bui.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNS8xLzE4MDY5Ni81L3g4eWlkaGs=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

DEPOK - Tujuh pasien luka ringan korban kecelakaan maut rombongan SMK Lingga Kencana di kawasan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat diperbolehkan pulang usai mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Brimob (RSBB), Kelapa Dua, Cimanggis, Depok pada Rabu (15/5/2024).

Pantauan iNews Media Group di lokasi tujuh pasien didampingi pihak keluarga dan perawat. Terlihat pula tujuh unit ambulans yang akan membawa tujuh pasien ke kediaman masing-masing.

BACA JUGA:
Update Korban Banjir Bandang Sumbar: 52 Orang Tewas, 20 Masih Hilang&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Terlihat pasien silih berganti menuju unit ambulans menggunakan kursi roda. Masing-masing ambulans pasien didampingi perawat dan pihak keluarga.

Terlihat pasien dalam kondisi diperban pada bagian tangan dan wajah. Selain itu, terlihat salah satu pasien yang mengenakan penyangga tangan.

BACA JUGA:
Buntut Kecelakaan Subang, Izin Study Tour Diperketat Wajib Koordinasi Disdik hingga Kepolisian


Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, AKBP dr. Taufik Ismail mengatakan bahwa pasien yang diperbolehkan pulang terdapat tujuh pasien dari ortopedi dan bedah.

&quot;Kami memulangkan 7 pasien atau korban yang sudah mengalami perbaikan. 4 pasien Ortopedi dan 3 pasien bedah. Alhamdulillah menunjukkan perkembangan signifikan,&quot; kata Taufik.

Taufik menyebut masih terdapat lima pasien lagi yang menjalani perawatan dan kemungkinan akan dilakukan operasi kedua maupun ketiga nantinya.

&quot;Saat ini, kita masih merawat 5 pasien lagi. Ada pasien yang akan dilakukan operasi kedua, ketiga kondisi lukanya saat masuk kondisinya sangat terkontaminasi,&quot; ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinkes Depok, Agus Gojali menyebut pihaknya menurunkan tujuh unit ambulans beserta tim medis.



&quot;Dalam proses pemulangan ini kami dari Dinas Kesehatan Kota Depok menurunkan 7 unit ambulans beserta tim medis untuk mengantarkan pasien pulang ke rumah masing-masing,&quot; ucap Agus.

BACA JUGA:
Viral Aksi Heroik Penyiar Trijaya FM Selamatkan Pendengar yang Hendak Bunuh Diri




Sebagai informasi, kecelakaan maut tersebut terdapat 9 pelajar, satu guru, dan satu warga lokal meninggal dunia. Sedangkan puluhan pelajar lainnya luka berat hingga ringan masih menjalani perawatan di RSUI dan RS Bhayangkara Brimob.



Terkini, sopir bus Trans Putera Fajar bernama Sadira ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakan maut tersebut dengan ancaman pidana 12 tahun bui.

</content:encoded></item></channel></rss>
