<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Korban Kecelakaan Subang Masih Dirawat Intensif di RS Bhayangkara Brimob</title><description>AKBP dr. Taufik Ismail menyebut masih terdapat lima pasien lagi yang menjalani perawatan intensif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/16/525/3009071/5-korban-kecelakaan-subang-masih-dirawat-intensif-di-rs-bhayangkara-brimob</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/16/525/3009071/5-korban-kecelakaan-subang-masih-dirawat-intensif-di-rs-bhayangkara-brimob"/><item><title>5 Korban Kecelakaan Subang Masih Dirawat Intensif di RS Bhayangkara Brimob</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/16/525/3009071/5-korban-kecelakaan-subang-masih-dirawat-intensif-di-rs-bhayangkara-brimob</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/16/525/3009071/5-korban-kecelakaan-subang-masih-dirawat-intensif-di-rs-bhayangkara-brimob</guid><pubDate>Kamis 16 Mei 2024 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/16/525/3009071/5-korban-kecelakaan-subang-masih-dirawat-intensif-di-rs-bhayangkara-brimob-uoxP3iENUa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AKBP dr. Taufik Ismail. (Foto: Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/16/525/3009071/5-korban-kecelakaan-subang-masih-dirawat-intensif-di-rs-bhayangkara-brimob-uoxP3iENUa.jpg</image><title>AKBP dr. Taufik Ismail. (Foto: Refi Sandi)</title></images><description>


DEPOK - Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, AKBP dr. Taufik Ismail menyebut masih terdapat lima pasien kecelakaan bus di Subang yang menjalani perawatan intensif. Menurutnya kemungkinan akan dilakukan operasi kedua maupun ketiga nantinya.
&quot;Saat ini kita masih merawat 5 pasien lagi. Ada pasien yang akan dilakukan operasi kedua, ketiga kondisi lukanya saat masuk kondisinya sangat terkontaminasi,&quot; ujar Taufik kepada wartawan, Kamis (16/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kecelakaan di Subang, 7 Pasien Diperbolehkan Pulang dari RS Bhayangkara Brimob Depok

Taufik mengatakan bahwa pasien yang diperbolehkan pulang pada Rabu (15/5) kemarin terdapat tujuh pasien dari ortopedi dan bedah. Hal itu seiring membaiknya kondisi korban luka ringan.
&quot;Kami memulangkan 7 pasien atau korban yang sudah mengalami perbaikan. 4 pasien Ortopedi dan 3 pasien bedah. Alhamdulillah menunjukkan perkembangan signifikan,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:


Buntut Kecelakaan Subang, Izin Study Tour Diperketat Wajib Koordinasi Disdik hingga Kepolisian&amp;nbsp;
Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinkes Depok, Agus Gojali menyebut pihaknya menurunkan tujuh unit ambulans beserta tim medis.
&quot;Dalam proses pemulangan ini kami dari Dinas Kesehatan Kota Depok menurunkan 7 unit ambulans beserta tim medis untuk mengantarkan pasien pulang ke rumah masing-masing,&quot; ucap Agus.Sebagai informasi, korban kecelakaan maut tersebut adalah 9 pelajar, satu guru, dan satu warga lokal. Sedangkan puluhan pelajar lainnya luka berat hingga ringan masih menjalani perawatan di RSUI dan RS Bhayangkara Brimob.
Terkini, sopir bus Trans Putera Fajar bernama Sadira ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakan maut tersebut dengan ancaman pidana 12 tahun bui.</description><content:encoded>


DEPOK - Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, AKBP dr. Taufik Ismail menyebut masih terdapat lima pasien kecelakaan bus di Subang yang menjalani perawatan intensif. Menurutnya kemungkinan akan dilakukan operasi kedua maupun ketiga nantinya.
&quot;Saat ini kita masih merawat 5 pasien lagi. Ada pasien yang akan dilakukan operasi kedua, ketiga kondisi lukanya saat masuk kondisinya sangat terkontaminasi,&quot; ujar Taufik kepada wartawan, Kamis (16/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kecelakaan di Subang, 7 Pasien Diperbolehkan Pulang dari RS Bhayangkara Brimob Depok

Taufik mengatakan bahwa pasien yang diperbolehkan pulang pada Rabu (15/5) kemarin terdapat tujuh pasien dari ortopedi dan bedah. Hal itu seiring membaiknya kondisi korban luka ringan.
&quot;Kami memulangkan 7 pasien atau korban yang sudah mengalami perbaikan. 4 pasien Ortopedi dan 3 pasien bedah. Alhamdulillah menunjukkan perkembangan signifikan,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:


Buntut Kecelakaan Subang, Izin Study Tour Diperketat Wajib Koordinasi Disdik hingga Kepolisian&amp;nbsp;
Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kesehatan Dinkes Depok, Agus Gojali menyebut pihaknya menurunkan tujuh unit ambulans beserta tim medis.
&quot;Dalam proses pemulangan ini kami dari Dinas Kesehatan Kota Depok menurunkan 7 unit ambulans beserta tim medis untuk mengantarkan pasien pulang ke rumah masing-masing,&quot; ucap Agus.Sebagai informasi, korban kecelakaan maut tersebut adalah 9 pelajar, satu guru, dan satu warga lokal. Sedangkan puluhan pelajar lainnya luka berat hingga ringan masih menjalani perawatan di RSUI dan RS Bhayangkara Brimob.
Terkini, sopir bus Trans Putera Fajar bernama Sadira ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakan maut tersebut dengan ancaman pidana 12 tahun bui.</content:encoded></item></channel></rss>
