<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo di DPR, Mahasiswa Dorong-dorongan dengan Pamdal</title><description>Setibanya, mereka mencoba masuk ke dalam Gedung DPR RI melalui pintu belakang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/17/338/3009857/demo-di-dpr-mahasiswa-dorong-dorongan-dengan-pamdal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/17/338/3009857/demo-di-dpr-mahasiswa-dorong-dorongan-dengan-pamdal"/><item><title>Demo di DPR, Mahasiswa Dorong-dorongan dengan Pamdal</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/17/338/3009857/demo-di-dpr-mahasiswa-dorong-dorongan-dengan-pamdal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/17/338/3009857/demo-di-dpr-mahasiswa-dorong-dorongan-dengan-pamdal</guid><pubDate>Jum'at 17 Mei 2024 18:25 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/17/338/3009857/demo-di-dpr-mahasiswa-dorong-dorongan-dengan-pamdal-NPauPIjHKr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahasiswa demo di DPR (Foto: Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/17/338/3009857/demo-di-dpr-mahasiswa-dorong-dorongan-dengan-pamdal-NPauPIjHKr.jpg</image><title>Mahasiswa demo di DPR (Foto: Achmad Al Fiqri)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi unjuk rasa di belakang Gerbang Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2024) sore.

Sekitar ratusan mahasiswa Universitas Trisakti yang mengenakan almamater bewarna biru dongker itu pun sempat terlibat aksi dorong-dorongan dengan petugas pengamanan dalam (pamdal) lantaran hendak masuk ke dalam gedung.

BACA JUGA:
Tak Diundang ke Rakernas PDIP, Benarkah Jokowi Sengaja Sibukkan Diri?


Dari pantauan iNews Media Group, mereka mulai berunjuk rasa sekitar pukul 15.00 WIB. Setibanya, mereka mencoba masuk ke dalam Gedung DPR RI melalui pintu belakang.

Aksi terlibat dorong-dorongan tak terhindakan antara mahasiswa dengan petugas pamdal. Nampak, sejumlah petugas pamdal berupaya menahan mahasiswa yang hendak masuk ke dalam.

BACA JUGA:
Napi Kasus Narkoba Kabur dari Rutan Sukadana Lampung


Namun, insiden itu berlangsung cepat. Petugas keamanan langsung menutup pagar. Sementara aparat kepolisian, langsung diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa tersebut.

Unjuk rasa dari ratusan mahasiswa Trisakti ini merupakan peringatan terhadap peristiwa kasus HAM 1998. Mereka menuntut DPR dan Pemerintah untuk mengusut kasus dugaan pelanggaran HAM 12 Mei 1998.



&quot;Tuntaskan 12 kasus HAM berat,&quot; demikian tulisan dalam spanduk yang dibentangkan di pagar belakang DPR RI.

</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi unjuk rasa di belakang Gerbang Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (17/5/2024) sore.

Sekitar ratusan mahasiswa Universitas Trisakti yang mengenakan almamater bewarna biru dongker itu pun sempat terlibat aksi dorong-dorongan dengan petugas pengamanan dalam (pamdal) lantaran hendak masuk ke dalam gedung.

BACA JUGA:
Tak Diundang ke Rakernas PDIP, Benarkah Jokowi Sengaja Sibukkan Diri?


Dari pantauan iNews Media Group, mereka mulai berunjuk rasa sekitar pukul 15.00 WIB. Setibanya, mereka mencoba masuk ke dalam Gedung DPR RI melalui pintu belakang.

Aksi terlibat dorong-dorongan tak terhindakan antara mahasiswa dengan petugas pamdal. Nampak, sejumlah petugas pamdal berupaya menahan mahasiswa yang hendak masuk ke dalam.

BACA JUGA:
Napi Kasus Narkoba Kabur dari Rutan Sukadana Lampung


Namun, insiden itu berlangsung cepat. Petugas keamanan langsung menutup pagar. Sementara aparat kepolisian, langsung diterjunkan untuk mengamankan unjuk rasa tersebut.

Unjuk rasa dari ratusan mahasiswa Trisakti ini merupakan peringatan terhadap peristiwa kasus HAM 1998. Mereka menuntut DPR dan Pemerintah untuk mengusut kasus dugaan pelanggaran HAM 12 Mei 1998.



&quot;Tuntaskan 12 kasus HAM berat,&quot; demikian tulisan dalam spanduk yang dibentangkan di pagar belakang DPR RI.

</content:encoded></item></channel></rss>
