<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Pabrik Tas Rajut di Pasuruan, Pelakunya Satpam yang Akan Di-PHK</title><description>Polisi mengamankan seorang satpam pabrik yang diduga menjadi pelaku pembakaran pabrik tas rajut</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/18/519/3010199/kebakaran-pabrik-tas-rajut-di-pasuruan-pelakunya-satpam-yang-akan-di-phk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/18/519/3010199/kebakaran-pabrik-tas-rajut-di-pasuruan-pelakunya-satpam-yang-akan-di-phk"/><item><title>Kebakaran Pabrik Tas Rajut di Pasuruan, Pelakunya Satpam yang Akan Di-PHK</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/18/519/3010199/kebakaran-pabrik-tas-rajut-di-pasuruan-pelakunya-satpam-yang-akan-di-phk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/18/519/3010199/kebakaran-pabrik-tas-rajut-di-pasuruan-pelakunya-satpam-yang-akan-di-phk</guid><pubDate>Sabtu 18 Mei 2024 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Jaka Samudra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/18/519/3010199/kebakaran-pabrik-tas-rajut-di-pasuruan-pelakunya-satpam-yang-akan-di-phk-iH67ZFUOOo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Satpam menyerahkan diri ke polisi usai membakar pabrik tas rajutan (Foto : iNews/Jaka S)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/18/519/3010199/kebakaran-pabrik-tas-rajut-di-pasuruan-pelakunya-satpam-yang-akan-di-phk-iH67ZFUOOo.jpg</image><title>Satpam menyerahkan diri ke polisi usai membakar pabrik tas rajutan (Foto : iNews/Jaka S)</title></images><description>PASURUAN - Pasca dilakukan olah TKP di lokasi kebakaran, polisi mengamankan seorang satpam pabrik yang diduga menjadi pelaku pembakaran pabrik tas rajut di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Motif terduga pelaku nekat membakar pabrik adalah sakit hati lantaran akan di PHK manejemen perusahaan.

Akibat ulahnya, dua gudang produksi dan 2 unit minibus ludes terbakar dengan total kerugian ditaksir mencari Rp3-5 miliar.


BACA JUGA:
Sekjen DPR Gugat KPK soal Penyitaan Terkait Korupsi Pengadaan


Satpam pabrik PT Kaboki berinisial S tersebut harus menjalani pemeriksaan  penyidik usai menyerahkan diri ke Mapolsek Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Sabtu (18/5/2024) pagi tadi.

Saat diperiksa, satpam tersebut mengaku membakar pabrik  akan pergantian berjaga shif tiga di pabrik yang berada di Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan.

&quot;Sedikitnya sepuluh botol bensin eceran dituangkan ke mesin  di dua gudang produksi,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan,AKP Akhmad Doni Meidianto.



BACA JUGA:
Kebakaran Melanda Pabrik Tas Rajut di Pasuruan, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Selain itu, bensin disiramkan ke dua unit mobil yang terpakir dalam pabrik dan selanjutnya dibakar dengan korek api. Api kemudian menjalar dengan cepat ke seluruh pabrik dalam kondisi sepi lantaran buruh pabriknya libur.

Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan menjinakkan api. Namun, dua gudang pabrik dan 2 stasion tak terselamatkan.Bila ditotal kerugian pabrik mencapai sekira Rp5 milar dan banyak buruh terancam kehilangan pekerjaan.

Pelaku sengaja membakar pabrik lantaran sakit hati  usai mendapat kabar akan di PHK dari perusahaan.

Rencananya pelaku S setelah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukorejo akan dibawa ke Mapolres Pasuruan guna penyidikan lebih lanjut. Bahkan, polisi juga akan mengetes kejiwaan pelaku

Diketahui, saat terjadi kebakaran di pabriknya, pelaku S sempat menghubungi polsek setempat guna meminta bantuan pemadaman. Namun, api berkorbar besar akhirnya panik dan menyerahkan diri ke Mapolsek setempat.</description><content:encoded>PASURUAN - Pasca dilakukan olah TKP di lokasi kebakaran, polisi mengamankan seorang satpam pabrik yang diduga menjadi pelaku pembakaran pabrik tas rajut di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Motif terduga pelaku nekat membakar pabrik adalah sakit hati lantaran akan di PHK manejemen perusahaan.

Akibat ulahnya, dua gudang produksi dan 2 unit minibus ludes terbakar dengan total kerugian ditaksir mencari Rp3-5 miliar.


BACA JUGA:
Sekjen DPR Gugat KPK soal Penyitaan Terkait Korupsi Pengadaan


Satpam pabrik PT Kaboki berinisial S tersebut harus menjalani pemeriksaan  penyidik usai menyerahkan diri ke Mapolsek Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Sabtu (18/5/2024) pagi tadi.

Saat diperiksa, satpam tersebut mengaku membakar pabrik  akan pergantian berjaga shif tiga di pabrik yang berada di Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan.

&quot;Sedikitnya sepuluh botol bensin eceran dituangkan ke mesin  di dua gudang produksi,&quot; ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan,AKP Akhmad Doni Meidianto.



BACA JUGA:
Kebakaran Melanda Pabrik Tas Rajut di Pasuruan, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Selain itu, bensin disiramkan ke dua unit mobil yang terpakir dalam pabrik dan selanjutnya dibakar dengan korek api. Api kemudian menjalar dengan cepat ke seluruh pabrik dalam kondisi sepi lantaran buruh pabriknya libur.

Empat mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan menjinakkan api. Namun, dua gudang pabrik dan 2 stasion tak terselamatkan.Bila ditotal kerugian pabrik mencapai sekira Rp5 milar dan banyak buruh terancam kehilangan pekerjaan.

Pelaku sengaja membakar pabrik lantaran sakit hati  usai mendapat kabar akan di PHK dari perusahaan.

Rencananya pelaku S setelah menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sukorejo akan dibawa ke Mapolres Pasuruan guna penyidikan lebih lanjut. Bahkan, polisi juga akan mengetes kejiwaan pelaku

Diketahui, saat terjadi kebakaran di pabriknya, pelaku S sempat menghubungi polsek setempat guna meminta bantuan pemadaman. Namun, api berkorbar besar akhirnya panik dan menyerahkan diri ke Mapolsek setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
