<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Sinkronisasi Data Pasca Lahar Hujan di Sumbar: 61 Orang Tewas dan 14 Masih Hilang   </title><description>Pasca banjir lahar hujan yang melanda wilayah Sumatra Barat pada Sabtu 11 Mei 2024 lalu, sebanyak 61 orang dilaporkan tewas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010294/sinkronisasi-data-pasca-lahar-hujan-di-sumbar-61-orang-tewas-dan-14-masih-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010294/sinkronisasi-data-pasca-lahar-hujan-di-sumbar-61-orang-tewas-dan-14-masih-hilang"/><item><title> Sinkronisasi Data Pasca Lahar Hujan di Sumbar: 61 Orang Tewas dan 14 Masih Hilang   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010294/sinkronisasi-data-pasca-lahar-hujan-di-sumbar-61-orang-tewas-dan-14-masih-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010294/sinkronisasi-data-pasca-lahar-hujan-di-sumbar-61-orang-tewas-dan-14-masih-hilang</guid><pubDate>Minggu 19 Mei 2024 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/19/337/3010294/sinkronisasi-data-pasca-lahar-hujan-di-sumbar-61-orang-tewas-dan-14-masih-hilang-wp8q9AREKy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir bandang di Sumbar (foto; dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/19/337/3010294/sinkronisasi-data-pasca-lahar-hujan-di-sumbar-61-orang-tewas-dan-14-masih-hilang-wp8q9AREKy.jpg</image><title>Banjir bandang di Sumbar (foto; dok BNPB)</title></images><description>

JAKARTA - Pasca banjir lahar hujan yang melanda wilayah Sumatra Barat pada Sabtu 11 Mei 2024 lalu, sebanyak 61 orang dilaporkan tewas.

&amp;ldquo;Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaharuan data termutakhir per Sabtu (18/5) total korban jiwa sebanyak 61 orang meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (19/5/2024).

BACA JUGA:
 Ancaman Banjir Lahar Hujan, Pemprov Sumbar Siapkan Relokasi Warga Terdampak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Abdul menjelaskan, jumlah tersebut didapat usai Pusat Pengendalian Operasi BNPB bersama dengan posko provinsi dan kabupaten/kota terdampak melakukan inventarisasi data by name by address (BNBA), hasil Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatra Barat. Hasilnya, terdapat duplikasi pencatatan pada data korban antar kabupaten/kota terdampak.

&amp;ldquo;Adapun rincian catatan korban jiwa termutakhir yaitu Kabupaten Tanah Datar sebanyak 29 orang meninggal dunia, lima orang meninggal dunia belum terindentifikasi. Kabupaten Agam sebanyak 22 orang meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar dia.

&amp;ldquo;Kota Padang Panjang sebanyak dua orang meninggal dunia. Kota Padang sebanyak dua orang meninggal dunia. Kabupaten Padang Pariaman sebanyak satu orang meninggal dunia,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Polri Kerahkan Tim Kemanusiaan Bantu Pulihkan Korban Banjir Bandang Sumbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lebih jauh, ia menuturkan sebanyak 14 jiwa masih dilaporkan hilang. Kendati begitu, ia menegaskan pencarian masih terus dilakukan oleh pihaknya.

</description><content:encoded>

JAKARTA - Pasca banjir lahar hujan yang melanda wilayah Sumatra Barat pada Sabtu 11 Mei 2024 lalu, sebanyak 61 orang dilaporkan tewas.

&amp;ldquo;Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaharuan data termutakhir per Sabtu (18/5) total korban jiwa sebanyak 61 orang meninggal dunia,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Minggu (19/5/2024).

BACA JUGA:
 Ancaman Banjir Lahar Hujan, Pemprov Sumbar Siapkan Relokasi Warga Terdampak&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Abdul menjelaskan, jumlah tersebut didapat usai Pusat Pengendalian Operasi BNPB bersama dengan posko provinsi dan kabupaten/kota terdampak melakukan inventarisasi data by name by address (BNBA), hasil Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatra Barat. Hasilnya, terdapat duplikasi pencatatan pada data korban antar kabupaten/kota terdampak.

&amp;ldquo;Adapun rincian catatan korban jiwa termutakhir yaitu Kabupaten Tanah Datar sebanyak 29 orang meninggal dunia, lima orang meninggal dunia belum terindentifikasi. Kabupaten Agam sebanyak 22 orang meninggal dunia,&amp;rdquo; ujar dia.

&amp;ldquo;Kota Padang Panjang sebanyak dua orang meninggal dunia. Kota Padang sebanyak dua orang meninggal dunia. Kabupaten Padang Pariaman sebanyak satu orang meninggal dunia,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:
Polri Kerahkan Tim Kemanusiaan Bantu Pulihkan Korban Banjir Bandang Sumbar&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lebih jauh, ia menuturkan sebanyak 14 jiwa masih dilaporkan hilang. Kendati begitu, ia menegaskan pencarian masih terus dilakukan oleh pihaknya.

</content:encoded></item></channel></rss>
