<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gatot Nurmantyo: TNI Kehilangan Sosok Salim Said</title><description>Kepergian almarhum meninggalkan luka tersendiri bagi prajurit TNI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010395/gatot-nurmantyo-tni-kehilangan-sosok-salim-said</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010395/gatot-nurmantyo-tni-kehilangan-sosok-salim-said"/><item><title>Gatot Nurmantyo: TNI Kehilangan Sosok Salim Said</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010395/gatot-nurmantyo-tni-kehilangan-sosok-salim-said</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/19/337/3010395/gatot-nurmantyo-tni-kehilangan-sosok-salim-said</guid><pubDate>Minggu 19 Mei 2024 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/19/337/3010395/gatot-nurmantyo-tni-kehilangan-sosok-salim-said-fQbANBSyGr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gatot Subroto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/19/337/3010395/gatot-nurmantyo-tni-kehilangan-sosok-salim-said-fQbANBSyGr.jpg</image><title>Gatot Subroto (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xOS8xLzE4MDg1Mi81L3g4eXBsd2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Akademisi, Wartawan Senior, Tokoh Pers dan Perfilman Nasional Prof Salim Said menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Sabtu (18/5/2024) pukul 19.33 WIB.
Kepergian almarhum meninggalkan luka tersendiri bagi prajurit TNI.
Hal itu diungkapkan mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo usai menyolatkan jenazah di Masjid Al - Akhbar, Jalan Majalah, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (19/5/2024).
Dia menyebut, seluruh prajurit TNI menganggap Salim Said adalah guru terbaik semasa hidupnya.

BACA JUGA:
Kenang Salim Said, Mahfud MD: Jadi Sahabat yang Terlibat dalam Berbagai Forum

&quot;Almarhum Salim Said adalah guru saya, dosen saya, kemudian beliau merupakan arsip hidup. Oleh karena itu, TNI kehilangan sosok, setiap kolonel di TNI pasti pernah jadi murid beliau,&quot; kata Gatot.
&quot;Dan beliau adalah diplomat, kemudian sastrawan kemudian tokoh perfilman, tokoh pers, dan penulis. Sangat luar biasa karena kalau dijelaskan, beliau adalah pelaku sejarah juga sehingga kita kehilangan,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Usai di Salatkan, Jenazah Salim Said Menuju TPU Tanah Kusir&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Gatot menyebut, setiap dirinya membuat suatu acara Prof Salim tak pernah lupa dia undangan. Pertemuan terakhir, kata dia, membahas tentang TNI dan politik negeri ini.

&quot;Sebelum beliau sakit karena setiap saya ada acara beliau saya undang dan beliau datang,&quot; ujar Gatot.

Dia meminta, agar seluruh rakyat Indonesia mendoakan almarhum agar ditempatkan di sisi terbaik sang pencipta.

&quot;Saya hanya mohon kepada semua mendoakan semoga beliau Khusnul khatimah dan membawa iman,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xOS8xLzE4MDg1Mi81L3g4eXBsd2M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Akademisi, Wartawan Senior, Tokoh Pers dan Perfilman Nasional Prof Salim Said menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Sabtu (18/5/2024) pukul 19.33 WIB.
Kepergian almarhum meninggalkan luka tersendiri bagi prajurit TNI.
Hal itu diungkapkan mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo usai menyolatkan jenazah di Masjid Al - Akhbar, Jalan Majalah, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (19/5/2024).
Dia menyebut, seluruh prajurit TNI menganggap Salim Said adalah guru terbaik semasa hidupnya.

BACA JUGA:
Kenang Salim Said, Mahfud MD: Jadi Sahabat yang Terlibat dalam Berbagai Forum

&quot;Almarhum Salim Said adalah guru saya, dosen saya, kemudian beliau merupakan arsip hidup. Oleh karena itu, TNI kehilangan sosok, setiap kolonel di TNI pasti pernah jadi murid beliau,&quot; kata Gatot.
&quot;Dan beliau adalah diplomat, kemudian sastrawan kemudian tokoh perfilman, tokoh pers, dan penulis. Sangat luar biasa karena kalau dijelaskan, beliau adalah pelaku sejarah juga sehingga kita kehilangan,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:
Usai di Salatkan, Jenazah Salim Said Menuju TPU Tanah Kusir&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Gatot menyebut, setiap dirinya membuat suatu acara Prof Salim tak pernah lupa dia undangan. Pertemuan terakhir, kata dia, membahas tentang TNI dan politik negeri ini.

&quot;Sebelum beliau sakit karena setiap saya ada acara beliau saya undang dan beliau datang,&quot; ujar Gatot.

Dia meminta, agar seluruh rakyat Indonesia mendoakan almarhum agar ditempatkan di sisi terbaik sang pencipta.

&quot;Saya hanya mohon kepada semua mendoakan semoga beliau Khusnul khatimah dan membawa iman,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
