<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Jenderal Asal Semarang Berkarier Moncer dengan Segudang Prestasi</title><description>Semarang juga banyak melahirkan tokoh-tokoh yang sukses di berbagai bidang, termasuk di bidang militer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010588/deretan-jenderal-asal-semarang-berkarier-moncer-dengan-segudang-prestasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010588/deretan-jenderal-asal-semarang-berkarier-moncer-dengan-segudang-prestasi"/><item><title>Deretan Jenderal Asal Semarang Berkarier Moncer dengan Segudang Prestasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010588/deretan-jenderal-asal-semarang-berkarier-moncer-dengan-segudang-prestasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010588/deretan-jenderal-asal-semarang-berkarier-moncer-dengan-segudang-prestasi</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 08:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/337/3010588/deretan-jenderal-asal-semarang-berkarier-moncer-dengan-segudang-prestasi-TA7k3PUG5k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/337/3010588/deretan-jenderal-asal-semarang-berkarier-moncer-dengan-segudang-prestasi-TA7k3PUG5k.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC8xLzE1OTY0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Semarang juga dikenal dengan sejumlah jenderalnya yang berkarier moncer dengan segudang prestasi. Selain itu, kota ini menjadi salah satu kota yang menyimpan banyak sejarah dengan banyak sekolah dan kampus unggulan di ibu kota Jawa Tengah itu.
Sehingga tak jarang, Semarang juga banyak melahirkan tokoh-tokoh yang sukses di berbagai bidang, termasuk di bidang militer.

BACA JUGA:
4 Anak-Cucu hingga Menantu Jenderal yang Kariernya Mentereng di TNI, Ada Mantan Panglima&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Okezone merangkum 3 jenderal yang berasal dari Semarang berkarier moncer dan berprestasi. Berikut ulasannya:
1. Letjen TNI (Purn) Ashari Danudirdjo
Letnan Jenderal (Purn) Ashari Danudirdjo merupakan jenderal kelahiran Semarang, 3 November 1922. Ia adalah tokoh militer yang sempat menjabat sebagai Komandan Batalyon TKR Kereta Api Jawa Tengah, dengan pangkat Mayor.

BACA JUGA:
 Panglima TNI Sambut Kedatangan Jokowi Pimpin KTT World Water Forum di Bali

Di pemerintahan, ia pernah beberapa kali menjadi menteri. Ia dipercaya sebagai Menteri Perindustrian pada Kabinet Dwikora I, Kabinet Dwikora I, dan Kabinet Ampera II. Selain itu, ia pernah pula menjabat Menteri Perdagangan pada Kabinet Ampera I.
Setelah tak lagi menjabat menteri, Ashari Danudirdjo ditugaskan sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (1978-1982) di masa pemerintahan Presiden Soeharto. Menariknya, Ashari pernah menjadi atlet cabang layar mewakili Indonesia di Olimpiade Roma 1960. Ia tutup usia akibat komplikasi penyakit pada 2 April 2010.2. Letjen TNI Eko Margiyono

Letjen TNI Eko Margiyono lahir di Semarang pada 12 Mei 1967. Ia merupakan jenderal bintang tiga lulusan Akademi Militer (Akmil) dari cabang Infanteri (Kopassus). Eko banyak menjalankan tugasnya di lingkungan Kopassus TNI AD dan kerap terlibat di berbagai penugasan penting.

Pangkat Bintang Satu diraihnya saat dipercaya sebagai Komandan Korem (Danrem) 033/Wira Pratama Kodam I/Bukit Barisan pada 2014-2015. Ia mendapat kenaikan pangkat ketika memperoleh promosi sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil) pada 2017. Pada tahun 2010 hingga 2012, Letjen Eko dipercaya menjadi pengawal Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dan yang terbaru, Letjen TNI Eko Margiyono ditugaskan sebagai Komandan Kodiklat TNI, sejak Januari 2023.
&amp;nbsp;
3. Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono

Letnan Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono juga kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 25 Juli 1965 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1987 Angkatan ke 32.

Perjalanan karier militer Bambang bisa dikatakan cukup panjang dan berliku hingga sampai pada jabatannya saat ini sebagai Inspektur Jenderal TNI sejak Oktober 2020. Sebelumnya, ia merupakan Danjen Akademi TNI (2020), Aspotmar Kasal (2018-2020), Dankormar (2017-2018), serta Danpaspampres (2016-2017).

Bambang pernah ditugaskan menjadi Satgas Pemburu Timor Timur pada tahun 1995-1996, Satgas PPRM Ambon tahun 1999-2000, Satgas Natuna pada 1991, serta Satgas Yonif 7 Marinir di Nanggroe Aceh Darussalam pada 2004-2005.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMi8yOC8xLzE1OTY0Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Semarang juga dikenal dengan sejumlah jenderalnya yang berkarier moncer dengan segudang prestasi. Selain itu, kota ini menjadi salah satu kota yang menyimpan banyak sejarah dengan banyak sekolah dan kampus unggulan di ibu kota Jawa Tengah itu.
Sehingga tak jarang, Semarang juga banyak melahirkan tokoh-tokoh yang sukses di berbagai bidang, termasuk di bidang militer.

BACA JUGA:
4 Anak-Cucu hingga Menantu Jenderal yang Kariernya Mentereng di TNI, Ada Mantan Panglima&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;

Okezone merangkum 3 jenderal yang berasal dari Semarang berkarier moncer dan berprestasi. Berikut ulasannya:
1. Letjen TNI (Purn) Ashari Danudirdjo
Letnan Jenderal (Purn) Ashari Danudirdjo merupakan jenderal kelahiran Semarang, 3 November 1922. Ia adalah tokoh militer yang sempat menjabat sebagai Komandan Batalyon TKR Kereta Api Jawa Tengah, dengan pangkat Mayor.

BACA JUGA:
 Panglima TNI Sambut Kedatangan Jokowi Pimpin KTT World Water Forum di Bali

Di pemerintahan, ia pernah beberapa kali menjadi menteri. Ia dipercaya sebagai Menteri Perindustrian pada Kabinet Dwikora I, Kabinet Dwikora I, dan Kabinet Ampera II. Selain itu, ia pernah pula menjabat Menteri Perdagangan pada Kabinet Ampera I.
Setelah tak lagi menjabat menteri, Ashari Danudirdjo ditugaskan sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (1978-1982) di masa pemerintahan Presiden Soeharto. Menariknya, Ashari pernah menjadi atlet cabang layar mewakili Indonesia di Olimpiade Roma 1960. Ia tutup usia akibat komplikasi penyakit pada 2 April 2010.2. Letjen TNI Eko Margiyono

Letjen TNI Eko Margiyono lahir di Semarang pada 12 Mei 1967. Ia merupakan jenderal bintang tiga lulusan Akademi Militer (Akmil) dari cabang Infanteri (Kopassus). Eko banyak menjalankan tugasnya di lingkungan Kopassus TNI AD dan kerap terlibat di berbagai penugasan penting.

Pangkat Bintang Satu diraihnya saat dipercaya sebagai Komandan Korem (Danrem) 033/Wira Pratama Kodam I/Bukit Barisan pada 2014-2015. Ia mendapat kenaikan pangkat ketika memperoleh promosi sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil) pada 2017. Pada tahun 2010 hingga 2012, Letjen Eko dipercaya menjadi pengawal Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dan yang terbaru, Letjen TNI Eko Margiyono ditugaskan sebagai Komandan Kodiklat TNI, sejak Januari 2023.
&amp;nbsp;
3. Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono

Letnan Jenderal TNI (Mar) Bambang Suswantono juga kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 25 Juli 1965 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1987 Angkatan ke 32.

Perjalanan karier militer Bambang bisa dikatakan cukup panjang dan berliku hingga sampai pada jabatannya saat ini sebagai Inspektur Jenderal TNI sejak Oktober 2020. Sebelumnya, ia merupakan Danjen Akademi TNI (2020), Aspotmar Kasal (2018-2020), Dankormar (2017-2018), serta Danpaspampres (2016-2017).

Bambang pernah ditugaskan menjadi Satgas Pemburu Timor Timur pada tahun 1995-1996, Satgas PPRM Ambon tahun 1999-2000, Satgas Natuna pada 1991, serta Satgas Yonif 7 Marinir di Nanggroe Aceh Darussalam pada 2004-2005.



</content:encoded></item></channel></rss>
