<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemilih Gen Z Diminta Ketahui Tahapan dan Jadwal Pilkada 2024</title><description>Dalam sambutannya, Musa menekankan pentingnya partisipasi politik Gen Z dalam Pilkada mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010758/pemilih-gen-z-diminta-ketahui-tahapan-dan-jadwal-pilkada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010758/pemilih-gen-z-diminta-ketahui-tahapan-dan-jadwal-pilkada-2024"/><item><title>Pemilih Gen Z Diminta Ketahui Tahapan dan Jadwal Pilkada 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010758/pemilih-gen-z-diminta-ketahui-tahapan-dan-jadwal-pilkada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3010758/pemilih-gen-z-diminta-ketahui-tahapan-dan-jadwal-pilkada-2024</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 12:12 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/337/3010758/pemilih-gen-z-diminta-ketahui-tahapan-dan-jadwal-pilkada-2024-QBVL8uM1qJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/337/3010758/pemilih-gen-z-diminta-ketahui-tahapan-dan-jadwal-pilkada-2024-QBVL8uM1qJ.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)</title></images><description>


JAKARTA &amp;ndash; Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional &quot;Veteran&quot; Jakarta (UPNVJ), Musa Maliki, Ph.D memberi sambutan dalam seminar nasional bertema &amp;ldquo;Penahelix Literasi Politik Dasar: Pemilih Cerdas Menyongsong Pilkada 2024 untuk Gen Z&amp;rdquo; pada Senin (20/5/2024).
Dalam sambutannya, Musa menekankan pentingnya partisipasi politik Gen Z dalam Pilkada mendatang, mengingat mereka merupakan pemilih pemula yang jumlahnya signifikan.
Adapun pembicara dalam seminar ini adalah, Koordinator Program Studi Ilmu Politik S1 Restu Rahmawati, S.Sos., M.A; Direktur Keuangan Lembaga Survei Indodata Muntazhimah Nasution; Pemimpin Redaksi Okezone M. Budi Santosa, M.I.Kom; Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan Periode 2023-2028 Andi Maulana, S E.,M.H; dan Direktur Lembaga Pengkajian Strategis Indonesia (LPKSI) Dr. Syahrul Salam, S.Pd., M.Si.
BACA JUGA:

Partisipasi Pemilih Pemula di Pilkada 2024 Tentukan Masa Depan Daerah

M. Budi Santosa dalam paparannya menjelaskan peran media dalam mendekati Gen Z. Menurutnya, media daring menjadi sarana utama Gen Z dalam mencari informasi, sehingga pendekatan ekstra diperlukan untuk mengedukasi mereka tentang pentingnya partisipasi dalam Pilkada 2024.
&quot;Kita perlu tahu apa yang diinginkan Gen Z dalam menggali informasi. Dengan demikian, kita perlu melakukan pendekatan yang lebih ekstra untuk mengedukasi Gen Z agar dapat berpartisipasi dalam pemilihan pilkada/pemilu,&quot; ujar Budi.
Selain itu, Budi juga menyoroti pentingnya pemilih rasional yang sadar bahwa suara mereka menentukan masa depan daerah dan negara. Ia menekankan perlunya memahami tahapan Pilkada, termasuk mekanisme untuk melakukan gugatan jika ada dugaan kecurangan.
&quot;Pemilih rasional adalah mereka yang paham bahwa suara mereka menentukan masa depan. Kita juga perlu memahami tahapan Pilkada dan mekanisme untuk protes jika ada kecurangan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
UPNVJ Gelar Seminar Literasi Politik Pemilih Cerdas Songsong Pilkada 2024 untuk Gen Z

Andi Maulana dari Bawaslu Jakarta Selatan menyampaikan bahwa edukasi mengenai tahapan Pilkada sangat penting bagi Gen Z. &quot;Gen Z perlu mengerti tahapan-tahapan bagaimana Pilkada itu berjalan. Maka dari itu, perlu adanya edukasi terhadap Gen Z yang mayoritas merupakan pemilih pemula,&quot; kata Andi.
Ia juga mengungkapkan bahwa di Jakarta sendiri, terdapat sekitar 1,6 juta pemilih pemula, menunjukkan betapa besar pengaruh Gen Z terhadap masa depan demokrasi Indonesia.
Danis Tri Saputra Wahidin, dosen FISIP UPNVJ dan Direktur Indodata, menekankan perlunya pendekatan data-driven dalam mengedukasi pemilih muda. Menurutnya, memahami pola perilaku dan preferensi informasi Gen Z melalui data dapat membantu merancang strategi edukasi yang lebih efektif.&quot;Dengan pendekatan data-driven, kita bisa lebih memahami pola perilaku Gen Z dan merancang strategi edukasi yang tepat sasaran,&quot; jelas Danis.
Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi politik Gen Z agar mereka bisa menjadi pemilih cerdas yang berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024. Edukasi politik yang baik diharapkan dapat mendorong mereka untuk membuat keputusan yang berdasarkan informasi yang akurat dan bukan berdasarkan hoaks atau politik uang.</description><content:encoded>


JAKARTA &amp;ndash; Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional &quot;Veteran&quot; Jakarta (UPNVJ), Musa Maliki, Ph.D memberi sambutan dalam seminar nasional bertema &amp;ldquo;Penahelix Literasi Politik Dasar: Pemilih Cerdas Menyongsong Pilkada 2024 untuk Gen Z&amp;rdquo; pada Senin (20/5/2024).
Dalam sambutannya, Musa menekankan pentingnya partisipasi politik Gen Z dalam Pilkada mendatang, mengingat mereka merupakan pemilih pemula yang jumlahnya signifikan.
Adapun pembicara dalam seminar ini adalah, Koordinator Program Studi Ilmu Politik S1 Restu Rahmawati, S.Sos., M.A; Direktur Keuangan Lembaga Survei Indodata Muntazhimah Nasution; Pemimpin Redaksi Okezone M. Budi Santosa, M.I.Kom; Anggota Bawaslu Kota Jakarta Selatan Periode 2023-2028 Andi Maulana, S E.,M.H; dan Direktur Lembaga Pengkajian Strategis Indonesia (LPKSI) Dr. Syahrul Salam, S.Pd., M.Si.
BACA JUGA:

Partisipasi Pemilih Pemula di Pilkada 2024 Tentukan Masa Depan Daerah

M. Budi Santosa dalam paparannya menjelaskan peran media dalam mendekati Gen Z. Menurutnya, media daring menjadi sarana utama Gen Z dalam mencari informasi, sehingga pendekatan ekstra diperlukan untuk mengedukasi mereka tentang pentingnya partisipasi dalam Pilkada 2024.
&quot;Kita perlu tahu apa yang diinginkan Gen Z dalam menggali informasi. Dengan demikian, kita perlu melakukan pendekatan yang lebih ekstra untuk mengedukasi Gen Z agar dapat berpartisipasi dalam pemilihan pilkada/pemilu,&quot; ujar Budi.
Selain itu, Budi juga menyoroti pentingnya pemilih rasional yang sadar bahwa suara mereka menentukan masa depan daerah dan negara. Ia menekankan perlunya memahami tahapan Pilkada, termasuk mekanisme untuk melakukan gugatan jika ada dugaan kecurangan.
&quot;Pemilih rasional adalah mereka yang paham bahwa suara mereka menentukan masa depan. Kita juga perlu memahami tahapan Pilkada dan mekanisme untuk protes jika ada kecurangan,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
UPNVJ Gelar Seminar Literasi Politik Pemilih Cerdas Songsong Pilkada 2024 untuk Gen Z

Andi Maulana dari Bawaslu Jakarta Selatan menyampaikan bahwa edukasi mengenai tahapan Pilkada sangat penting bagi Gen Z. &quot;Gen Z perlu mengerti tahapan-tahapan bagaimana Pilkada itu berjalan. Maka dari itu, perlu adanya edukasi terhadap Gen Z yang mayoritas merupakan pemilih pemula,&quot; kata Andi.
Ia juga mengungkapkan bahwa di Jakarta sendiri, terdapat sekitar 1,6 juta pemilih pemula, menunjukkan betapa besar pengaruh Gen Z terhadap masa depan demokrasi Indonesia.
Danis Tri Saputra Wahidin, dosen FISIP UPNVJ dan Direktur Indodata, menekankan perlunya pendekatan data-driven dalam mengedukasi pemilih muda. Menurutnya, memahami pola perilaku dan preferensi informasi Gen Z melalui data dapat membantu merancang strategi edukasi yang lebih efektif.&quot;Dengan pendekatan data-driven, kita bisa lebih memahami pola perilaku Gen Z dan merancang strategi edukasi yang tepat sasaran,&quot; jelas Danis.
Seminar ini bertujuan untuk meningkatkan literasi politik Gen Z agar mereka bisa menjadi pemilih cerdas yang berpartisipasi aktif dalam Pilkada 2024. Edukasi politik yang baik diharapkan dapat mendorong mereka untuk membuat keputusan yang berdasarkan informasi yang akurat dan bukan berdasarkan hoaks atau politik uang.</content:encoded></item></channel></rss>
