<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu PM Tajikistan, Jokowi Bahas Kerja Sama Pengelolaan Air Bersih   </title><description>Kedua pemimpin menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan global terkait air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3011028/bertemu-pm-tajikistan-jokowi-bahas-kerja-sama-pengelolaan-air-bersih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3011028/bertemu-pm-tajikistan-jokowi-bahas-kerja-sama-pengelolaan-air-bersih"/><item><title>Bertemu PM Tajikistan, Jokowi Bahas Kerja Sama Pengelolaan Air Bersih   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3011028/bertemu-pm-tajikistan-jokowi-bahas-kerja-sama-pengelolaan-air-bersih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/20/337/3011028/bertemu-pm-tajikistan-jokowi-bahas-kerja-sama-pengelolaan-air-bersih</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/337/3011028/bertemu-pm-tajikistan-jokowi-bahas-kerja-sama-pengelolaan-air-bersih-iK1G9J3PH8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi bertemu PM Tajikistan saat WWF 2024 Bali (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/337/3011028/bertemu-pm-tajikistan-jokowi-bahas-kerja-sama-pengelolaan-air-bersih-iK1G9J3PH8.jpg</image><title>Jokowi bertemu PM Tajikistan saat WWF 2024 Bali (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDg3Ni81L3g4eXI5aXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Tajikistan Qohir Rasulzoda di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 pada hari ini Senin (20/5/2024).
Dalam pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam pengelolaan sumber daya air. Kedua pemimpin menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan global terkait air.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih atas dukungan Tajikistan terhadap dokumen hasil forum yang akan diadopsi. Presiden Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk bekerja sama dalam menjamin keberlanjutan kualitas air bersih demi kesejahteraan bersama.

BACA JUGA:
Buka WWF 2024 Bali, Jokowi Sampaikan Tiga Poin Penting dalam Pengelolaan Sumber Daya Air

&amp;ldquo;Indonesia terus berkomitmen untuk bekerja sama menjamin keberlanjutan kualitas air bersih demi kesejahteraan bersama. Dan saya mengharapkan kontribusi Tajikistan sebagai salah satu leader dalam global water policy untuk mencari solusi bersama,&amp;rdquo; ujarnya.
Dari pihak Tajikistan, PM Rasulzoda menyampaikan penghargaannya atas undangan tersebut dan menegaskan kembali pentingnya hubungan antara kedua negara. PM Rasulzoda juga menyampaikan apresiasinya atas peran konstruktif Indonesia dalam urusan regional dan internasional.

BACA JUGA:
Bertemu Presiden Majelis Umum PBB, Jokowi Dorong Penyelesaian Konflik Palestina

&amp;ldquo;Tajikistan mengakui Indonesia sebagai mitra penting di kawasan dan tertarik untuk memperkuat kerja sama multilateral dan saling menguntungkan di negara kita. Kami sangat mengapresiasi pencapaian signifikan negara saudara Indonesia dalam jalur pembangunan ekonomi dan sosial dan peran konstruktif negara Anda dalam urusan regional dan internasional juga sangat berharga,&amp;rdquo; jelasnya.Lebih lanjut, PM Tajikistan mengundang delegasi Indonesia untuk menghadiri konferensi internasional tentang Dekade Aksi Internasional &amp;ldquo;Air untuk Pembangunan Berkelanjutan&amp;rdquo; yang akan diselenggarakan di Dushanbe. PM Rasulzoda juga menyoroti bahwa tahun 2024 akan menandai perayaan 30 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara, menyatakan bahwa ini adalah kesempatan untuk memperdalam dan memperluas kerja sama.

&amp;ldquo;Pada tahun 2024 ini kita akan merayakan 30 tahun hubungan diplomatik antara Tajikistan dan Indonesia dan menurut saya hubungan kita masih perlu diperkuat dan diperluas,&amp;rdquo; ucapnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDg3Ni81L3g4eXI5aXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Tajikistan Qohir Rasulzoda di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum ke-10 pada hari ini Senin (20/5/2024).
Dalam pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama dalam pengelolaan sumber daya air. Kedua pemimpin menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk mengatasi tantangan global terkait air.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih atas dukungan Tajikistan terhadap dokumen hasil forum yang akan diadopsi. Presiden Jokowi menegaskan komitmen Indonesia untuk bekerja sama dalam menjamin keberlanjutan kualitas air bersih demi kesejahteraan bersama.

BACA JUGA:
Buka WWF 2024 Bali, Jokowi Sampaikan Tiga Poin Penting dalam Pengelolaan Sumber Daya Air

&amp;ldquo;Indonesia terus berkomitmen untuk bekerja sama menjamin keberlanjutan kualitas air bersih demi kesejahteraan bersama. Dan saya mengharapkan kontribusi Tajikistan sebagai salah satu leader dalam global water policy untuk mencari solusi bersama,&amp;rdquo; ujarnya.
Dari pihak Tajikistan, PM Rasulzoda menyampaikan penghargaannya atas undangan tersebut dan menegaskan kembali pentingnya hubungan antara kedua negara. PM Rasulzoda juga menyampaikan apresiasinya atas peran konstruktif Indonesia dalam urusan regional dan internasional.

BACA JUGA:
Bertemu Presiden Majelis Umum PBB, Jokowi Dorong Penyelesaian Konflik Palestina

&amp;ldquo;Tajikistan mengakui Indonesia sebagai mitra penting di kawasan dan tertarik untuk memperkuat kerja sama multilateral dan saling menguntungkan di negara kita. Kami sangat mengapresiasi pencapaian signifikan negara saudara Indonesia dalam jalur pembangunan ekonomi dan sosial dan peran konstruktif negara Anda dalam urusan regional dan internasional juga sangat berharga,&amp;rdquo; jelasnya.Lebih lanjut, PM Tajikistan mengundang delegasi Indonesia untuk menghadiri konferensi internasional tentang Dekade Aksi Internasional &amp;ldquo;Air untuk Pembangunan Berkelanjutan&amp;rdquo; yang akan diselenggarakan di Dushanbe. PM Rasulzoda juga menyoroti bahwa tahun 2024 akan menandai perayaan 30 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara, menyatakan bahwa ini adalah kesempatan untuk memperdalam dan memperluas kerja sama.

&amp;ldquo;Pada tahun 2024 ini kita akan merayakan 30 tahun hubungan diplomatik antara Tajikistan dan Indonesia dan menurut saya hubungan kita masih perlu diperkuat dan diperluas,&amp;rdquo; ucapnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.



</content:encoded></item></channel></rss>
