<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Tewasnya 3 Korban Kecelakaan Pesawat Latih di BSD: Benturan Kepala dan Dada   </title><description>Polisi mengungkap penyebab ketiganya meninggal karena benturan pada bagian kepala dan dada.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/338/3010761/penyebab-tewasnya-3-korban-kecelakaan-pesawat-latih-di-bsd-benturan-kepala-dan-dada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/20/338/3010761/penyebab-tewasnya-3-korban-kecelakaan-pesawat-latih-di-bsd-benturan-kepala-dan-dada"/><item><title>Penyebab Tewasnya 3 Korban Kecelakaan Pesawat Latih di BSD: Benturan Kepala dan Dada   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/20/338/3010761/penyebab-tewasnya-3-korban-kecelakaan-pesawat-latih-di-bsd-benturan-kepala-dan-dada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/20/338/3010761/penyebab-tewasnya-3-korban-kecelakaan-pesawat-latih-di-bsd-benturan-kepala-dan-dada</guid><pubDate>Senin 20 Mei 2024 12:20 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/20/338/3010761/penyebab-tewasnya-3-korban-kecelakaan-pesawat-latih-di-bsd-benturan-kepala-dan-dada-mdP4ptKZiR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Brigjen Hariyanto. (Foto: Jonathan S)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/20/338/3010761/penyebab-tewasnya-3-korban-kecelakaan-pesawat-latih-di-bsd-benturan-kepala-dan-dada-mdP4ptKZiR.jpg</image><title>Brigjen Hariyanto. (Foto: Jonathan S)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDg3Ny81L3g4eXJhc3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak tiga jenazah korban kecelakaan pesawat latih yang jatuh di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, telah diserahkan kepada keluarga usai dilakukan proses identifikasi. Polisi mengungkap penyebab ketiganya meninggal karena benturan pada bagian kepala dan dada.

&quot;Penyebab kematian akibat benturan. Hampir semua sama, yaitu (benturan) di kepala, dada, tungkai dan lengan,&quot; kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto di RS Polri, Senin (20/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelayat Berdatangan ke Rumah Duka Mekanik Pesawat Latih yang Jatuh di BSD

Hariyanto juga memastikan ketiga jenazah diterima dalam kondisi utuh. Adapun menurutnya tidak ada dilakukan autopsi kepada tiga korban.

&quot;Semua jenazah utuh. Hanya benturan yang menyebabkan kematian,&quot; sambungnya.

Dengan demikian, sambung dia, proses penyerahan jenazab kepada keluarga korban pun telah selesai. Ketiga jenazah diserahkan ke keluarga pada Senin (20/5) yaitu Suwanda pada pukul 04.25 WIB, Pulu Darmawan pada pukul 09.17 WIB dan Farid Ahmad pada pukul 09.35 WIB.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Jenazah Korban Pesawat Latih yang Jatuh di BSD Diserahkan ke Keluarga&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi hari ini sudah tuntas, semuanya (jenazah) sudah kami serahkan ke keluarga,&quot; tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Dua jenazah korban pesawat latih yang jatuh di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan pada Minggu (19/5) diserahkan ke keluarga. Penyerahan dilakukan usai keduanya dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.Pantauan di lokasi, dua jenazah korban atas nama Pulu Darmawan dan Farid Ahmad diserahkan pada keluarga sekira pukul 09.15 WIB. Jenazah pertama yang diserahkan merupakan jenazah Pulu yang kemudian langsung diantar menggunakan mobil ambulans RSAU dr. Esnawan Antariksa.



Tak lama setelahnya, jenazah Farid kemudian diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya juga diantar menggunakan mobil ambulans berwarna putih. Jenazah Farid rencananya akan dibawa menuju Bandung untuk langsung dimakamkan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDg3Ny81L3g4eXJhc3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Sebanyak tiga jenazah korban kecelakaan pesawat latih yang jatuh di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, telah diserahkan kepada keluarga usai dilakukan proses identifikasi. Polisi mengungkap penyebab ketiganya meninggal karena benturan pada bagian kepala dan dada.

&quot;Penyebab kematian akibat benturan. Hampir semua sama, yaitu (benturan) di kepala, dada, tungkai dan lengan,&quot; kata Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto di RS Polri, Senin (20/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pelayat Berdatangan ke Rumah Duka Mekanik Pesawat Latih yang Jatuh di BSD

Hariyanto juga memastikan ketiga jenazah diterima dalam kondisi utuh. Adapun menurutnya tidak ada dilakukan autopsi kepada tiga korban.

&quot;Semua jenazah utuh. Hanya benturan yang menyebabkan kematian,&quot; sambungnya.

Dengan demikian, sambung dia, proses penyerahan jenazab kepada keluarga korban pun telah selesai. Ketiga jenazah diserahkan ke keluarga pada Senin (20/5) yaitu Suwanda pada pukul 04.25 WIB, Pulu Darmawan pada pukul 09.17 WIB dan Farid Ahmad pada pukul 09.35 WIB.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Dua Jenazah Korban Pesawat Latih yang Jatuh di BSD Diserahkan ke Keluarga&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi hari ini sudah tuntas, semuanya (jenazah) sudah kami serahkan ke keluarga,&quot; tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Dua jenazah korban pesawat latih yang jatuh di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan pada Minggu (19/5) diserahkan ke keluarga. Penyerahan dilakukan usai keduanya dilakukan proses identifikasi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.Pantauan di lokasi, dua jenazah korban atas nama Pulu Darmawan dan Farid Ahmad diserahkan pada keluarga sekira pukul 09.15 WIB. Jenazah pertama yang diserahkan merupakan jenazah Pulu yang kemudian langsung diantar menggunakan mobil ambulans RSAU dr. Esnawan Antariksa.



Tak lama setelahnya, jenazah Farid kemudian diserahkan kepada keluarga untuk selanjutnya juga diantar menggunakan mobil ambulans berwarna putih. Jenazah Farid rencananya akan dibawa menuju Bandung untuk langsung dimakamkan.

</content:encoded></item></channel></rss>
