<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Butuh 56 Sabo Dam Cegah Banjir Lahar di Sumbar, Jokowi Minta PUPR Tambah Tahun Ini</title><description>Saat ini di kawasan tersebut baru memiliki dua sabo dam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/21/337/3011408/butuh-56-sabo-dam-cegah-banjir-lahar-di-sumbar-jokowi-minta-pupr-tambah-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/21/337/3011408/butuh-56-sabo-dam-cegah-banjir-lahar-di-sumbar-jokowi-minta-pupr-tambah-tahun-ini"/><item><title>   Butuh 56 Sabo Dam Cegah Banjir Lahar di Sumbar, Jokowi Minta PUPR Tambah Tahun Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/21/337/3011408/butuh-56-sabo-dam-cegah-banjir-lahar-di-sumbar-jokowi-minta-pupr-tambah-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/21/337/3011408/butuh-56-sabo-dam-cegah-banjir-lahar-di-sumbar-jokowi-minta-pupr-tambah-tahun-ini</guid><pubDate>Selasa 21 Mei 2024 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/21/337/3011408/butuh-56-sabo-dam-cegah-banjir-lahar-di-sumbar-jokowi-minta-pupr-tambah-tahun-ini-MdRzl6MFXu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/21/337/3011408/butuh-56-sabo-dam-cegah-banjir-lahar-di-sumbar-jokowi-minta-pupr-tambah-tahun-ini-MdRzl6MFXu.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDkxMy81L3g4eXM1aGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kementerian PUPR untuk menambah jumlah Sabo Dam guna mencegah bencana banjir lahar di Sumatra Barat. Jokowi menyebutkan, saat ini di kawasan tersebut baru memiliki dua sabo dam.
&amp;ldquo;Untuk urusan lahar dingin, betul ini memang setelah dihitung oleh Kementerian PU dibutuhkan sabo dam 56, yang ada sekarang baru 2. sehingga diperlukan tambahan lagi yang banyak,&amp;rdquo; kata Jokowi setelah meninjau lokasi dan korban banjir bandang di Posko Pengungsian Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Selasa (21/5/2024).
Untuk tahap awal, Jokowi mengungkapkan telah memerintahkan Kementerian PUPR agar segera membangun 6 sabo dam, khususnya di tempat yang sangat penting.

BACA JUGA:
Jokowi Tawarkan Elon Musk Bangun Landasan Roket di Papua

&amp;ldquo;Saya perintahkan tahun ini harus dimulai terutama di tempat-tempat yang sangat penting. Ada 6 segera harus dimulai, tadi saya sudah perintahkan Pak Dirjen (Kementerian PUPR), nanti akan saya perintah ke Menteri PU,&amp;rdquo; jelasnya.
Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, bangunan Sabo merupakan bangunan sumber daya air yang berfungsi untuk mengendalikan aliran sedimen atau debris baik yang terjadi di daerah vulkanik maupun non-vulkanik agar tidak menimbulkan bencana.

BACA JUGA:
Bertemu Puan Maharani, Jokowi Ungkap Tak Ada Pembahasan soal Megawati Soekarnoputri

Bangunan sabo dapat berupa tanggul atau tanggul pengarah, kantong sedimen, bank protection (reverment, groyne, sod, riprap, dsb).
Selain sebagai pengendali lahar akibar erupsi gunung berapi, sabo dam juga bermanfaat sebagai pengendali erosi hutan dan daerah pertanian serta mencegah bahaya longsor.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMC8xLzE4MDkxMy81L3g4eXM1aGk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kementerian PUPR untuk menambah jumlah Sabo Dam guna mencegah bencana banjir lahar di Sumatra Barat. Jokowi menyebutkan, saat ini di kawasan tersebut baru memiliki dua sabo dam.
&amp;ldquo;Untuk urusan lahar dingin, betul ini memang setelah dihitung oleh Kementerian PU dibutuhkan sabo dam 56, yang ada sekarang baru 2. sehingga diperlukan tambahan lagi yang banyak,&amp;rdquo; kata Jokowi setelah meninjau lokasi dan korban banjir bandang di Posko Pengungsian Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Selasa (21/5/2024).
Untuk tahap awal, Jokowi mengungkapkan telah memerintahkan Kementerian PUPR agar segera membangun 6 sabo dam, khususnya di tempat yang sangat penting.

BACA JUGA:
Jokowi Tawarkan Elon Musk Bangun Landasan Roket di Papua

&amp;ldquo;Saya perintahkan tahun ini harus dimulai terutama di tempat-tempat yang sangat penting. Ada 6 segera harus dimulai, tadi saya sudah perintahkan Pak Dirjen (Kementerian PUPR), nanti akan saya perintah ke Menteri PU,&amp;rdquo; jelasnya.
Dilansir dari laman resmi Kementerian PUPR, bangunan Sabo merupakan bangunan sumber daya air yang berfungsi untuk mengendalikan aliran sedimen atau debris baik yang terjadi di daerah vulkanik maupun non-vulkanik agar tidak menimbulkan bencana.

BACA JUGA:
Bertemu Puan Maharani, Jokowi Ungkap Tak Ada Pembahasan soal Megawati Soekarnoputri

Bangunan sabo dapat berupa tanggul atau tanggul pengarah, kantong sedimen, bank protection (reverment, groyne, sod, riprap, dsb).
Selain sebagai pengendali lahar akibar erupsi gunung berapi, sabo dam juga bermanfaat sebagai pengendali erosi hutan dan daerah pertanian serta mencegah bahaya longsor.
</content:encoded></item></channel></rss>
