<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 3 Jenderal TNI yang Taat Ibadah Meskipun di Tengah Pertempuran   </title><description>Di balik keberaniannya di medan pertempuran, sejumlah jenderal TNI juga dikenal taat ibadah.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011472/3-jenderal-tni-yang-taat-ibadah-meskipun-di-tengah-pertempuran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011472/3-jenderal-tni-yang-taat-ibadah-meskipun-di-tengah-pertempuran"/><item><title> 3 Jenderal TNI yang Taat Ibadah Meskipun di Tengah Pertempuran   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011472/3-jenderal-tni-yang-taat-ibadah-meskipun-di-tengah-pertempuran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011472/3-jenderal-tni-yang-taat-ibadah-meskipun-di-tengah-pertempuran</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2024 07:16 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/21/337/3011472/3-jenderal-tni-yang-taat-ibadah-meskipun-di-tengah-pertempuran-07MKK72PUO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jenderal Soedirman (foto: dok wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/21/337/3011472/3-jenderal-tni-yang-taat-ibadah-meskipun-di-tengah-pertempuran-07MKK72PUO.jpg</image><title>Jenderal Soedirman (foto: dok wikipedia)</title></images><description>
JAKARTA - Di balik keberaniannya di medan pertempuran, sejumlah jenderal TNI juga dikenal taat ibadah. Di tengah kesibukannya, mereka tidak lupa untuk melakukan sholat tepat waktu hingga melakukan puasa sunah. Berikut Jenderal TNI yang dikenal taat ibadah:

1. Jenderal Besar TNI (Purn.) Abdul Haris Nasution
&amp;nbsp;
Jenderal AH Nasution merupakan tokoh yang berhasil selamat dari kekejaman peristiwa G30SPKI. Ia dikenal sebagai tokoh yang taat ibadah. Saat sedang rapat dengan Presiden Soekarno dan waktu salat sudah tiba, Nasution meminta izin untuk menjalankan salat terlebih dahulu.

BACA JUGA:
 3 Jenderal yang Dikenal Hidup Sederhana, Ada yang Sewa Rumah per Bulan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, saat Nasution melakukan perjalanan ke Moskow untuk membeli senjata, kala itu bertepatan dengan hari Jumat. Ia melihat jam dan sudah menunjukkan waktu salat Jumat. Nasution pun meminta izin untuk mendirikan salat. Perwira dari Uni Soviet lalu mengantarkan Nasution ke masjid untuk salat.

BACA JUGA:
Deretan 3 Jenderal TNI Jebolan Akmil 1997 Berkarier Moncer yang Membanggakan

2. Jenderal TNI Wismoyo Arismunandar
&amp;nbsp;


Jenderal Wismoyo merupakan tokoh militer yang pernah melakukan beberapa penumpasan pemberontakan, seperti pemberontakan bersenjata PGRS/Paraku di Kalimantan hingga Operasi Wibawa di Irian Barat.



Ia dikenal karena keberaniannya di medan tempur. Tak hanya itu, Wismoyo juga dikenal sebagai sosok yang sederhana serta religius. Meski berada di medan pertempuran, Wismoyo selalu menjalankan puasa sunah serta salat malam. Tak jarang, Wismoyo juga mengingatkan prajuritnya untuk selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa. Wismoyo pun pernah membekali Prabowo sajadah sebelum berangkat ke medan tempur.



3. Jenderal Besar TNI Raden Soedirman
&amp;nbsp;


Soedirman lahir di Purbalingga pada 24 Januari 1916. Ia merupakan panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama di Indonesia. Latar belakang Soedirman yang pernah mengenyam pendidikan di organisasi Islam seperti Muhammadiyah membuatnya dikenal sebagai orang yang taat beribadah.



Kyai, ulama hingga ustaz mengatakan bahwa Jenderal Soedirman ketika perang gerilya tidak pernah meninggalkan wudhu. Selain itu, Soedirman juga selalu melakukan salat di awal waktu. Pada 29 Januari 1950, Soedirman meninggal dunia.</description><content:encoded>
JAKARTA - Di balik keberaniannya di medan pertempuran, sejumlah jenderal TNI juga dikenal taat ibadah. Di tengah kesibukannya, mereka tidak lupa untuk melakukan sholat tepat waktu hingga melakukan puasa sunah. Berikut Jenderal TNI yang dikenal taat ibadah:

1. Jenderal Besar TNI (Purn.) Abdul Haris Nasution
&amp;nbsp;
Jenderal AH Nasution merupakan tokoh yang berhasil selamat dari kekejaman peristiwa G30SPKI. Ia dikenal sebagai tokoh yang taat ibadah. Saat sedang rapat dengan Presiden Soekarno dan waktu salat sudah tiba, Nasution meminta izin untuk menjalankan salat terlebih dahulu.

BACA JUGA:
 3 Jenderal yang Dikenal Hidup Sederhana, Ada yang Sewa Rumah per Bulan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kemudian, saat Nasution melakukan perjalanan ke Moskow untuk membeli senjata, kala itu bertepatan dengan hari Jumat. Ia melihat jam dan sudah menunjukkan waktu salat Jumat. Nasution pun meminta izin untuk mendirikan salat. Perwira dari Uni Soviet lalu mengantarkan Nasution ke masjid untuk salat.

BACA JUGA:
Deretan 3 Jenderal TNI Jebolan Akmil 1997 Berkarier Moncer yang Membanggakan

2. Jenderal TNI Wismoyo Arismunandar
&amp;nbsp;


Jenderal Wismoyo merupakan tokoh militer yang pernah melakukan beberapa penumpasan pemberontakan, seperti pemberontakan bersenjata PGRS/Paraku di Kalimantan hingga Operasi Wibawa di Irian Barat.



Ia dikenal karena keberaniannya di medan tempur. Tak hanya itu, Wismoyo juga dikenal sebagai sosok yang sederhana serta religius. Meski berada di medan pertempuran, Wismoyo selalu menjalankan puasa sunah serta salat malam. Tak jarang, Wismoyo juga mengingatkan prajuritnya untuk selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa. Wismoyo pun pernah membekali Prabowo sajadah sebelum berangkat ke medan tempur.



3. Jenderal Besar TNI Raden Soedirman
&amp;nbsp;


Soedirman lahir di Purbalingga pada 24 Januari 1916. Ia merupakan panglima besar Tentara Nasional Indonesia pertama di Indonesia. Latar belakang Soedirman yang pernah mengenyam pendidikan di organisasi Islam seperti Muhammadiyah membuatnya dikenal sebagai orang yang taat beribadah.



Kyai, ulama hingga ustaz mengatakan bahwa Jenderal Soedirman ketika perang gerilya tidak pernah meninggalkan wudhu. Selain itu, Soedirman juga selalu melakukan salat di awal waktu. Pada 29 Januari 1950, Soedirman meninggal dunia.</content:encoded></item></channel></rss>
