<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengacara Terpidana Kasus Vina Cirebon Mengaku Sempat Didemo</title><description>Ia menambahkan, mereka yang melakukan aksi demo bahkan mengganggu jalannya persidangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011678/pengacara-terpidana-kasus-vina-cirebon-mengaku-sempat-didemo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011678/pengacara-terpidana-kasus-vina-cirebon-mengaku-sempat-didemo"/><item><title>Pengacara Terpidana Kasus Vina Cirebon Mengaku Sempat Didemo</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011678/pengacara-terpidana-kasus-vina-cirebon-mengaku-sempat-didemo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011678/pengacara-terpidana-kasus-vina-cirebon-mengaku-sempat-didemo</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2024 08:25 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/22/337/3011678/pengacara-terpidana-kasus-vina-cirebon-mengaku-sempat-didemo-RPdX8w66dk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengacara pelaku pembunuhan Vina Cirebon (Foto: Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/22/337/3011678/pengacara-terpidana-kasus-vina-cirebon-mengaku-sempat-didemo-RPdX8w66dk.jpg</image><title>Pengacara pelaku pembunuhan Vina Cirebon (Foto: Tangkapan layar)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMS8xLzE4MDk0OC81L3g4eXR1dms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pengacara 5 terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Jogi Nainggolan mengaku didemo sekolompok orang karena membeli kliennya. Hal itu diceritakan Jogi saat menjadi bintang tamu dalam acara 'Rakyat Bersuara' di Inews TV, Selasa 21 Mei 2024.
Mulanya, narasumber lain yang turut hadir dalam acara itu, Pakar Komunikasi, Effendi Gazali, menanyakan kepada Yogi apakah memiliki perasaan tertekan ketik mendampingi lima terpidana pada saat persidangan. Sontak Jogi mengiyakan pertanyaan Effendi.
&quot;Bang Jogi, pada waktu pengadilan itu ataupun proses mendampingi itu ada perasaan tertekan enggak waktu itu,&quot; tanya Effendi.
&quot;Jelas, kita di demo,&quot; jawab Jogi.

BACA JUGA:
Waspada Kekeringan, Jawa Mulai Memasuki Musim Kemarau

Ia menambahkan, mereka yang melakukan aksi demo bahkan mengganggu jalannya persidangan. Sebab, orang-orang tersebut menggedor-gedor pintu ruang sidang.&amp;nbsp;
Dirinya menduga kalau aksi demo tersebut ditunggangi oleh seseorang atau demo bayaran.
&quot;Itu (demo) suruhan, lah kita lihat sendiri kok, kalau masyarakat yang normal tidak mungkin, melakukan action-action yang sifatnya ini mengarah kepada kekerasan kepada kami,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Periode Januari-Mei, 794 Bencana Melanda Indonesia Didominasi Banjir dan Longsor
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMS8xLzE4MDk0OC81L3g4eXR1dms=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pengacara 5 terpidana kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Jogi Nainggolan mengaku didemo sekolompok orang karena membeli kliennya. Hal itu diceritakan Jogi saat menjadi bintang tamu dalam acara 'Rakyat Bersuara' di Inews TV, Selasa 21 Mei 2024.
Mulanya, narasumber lain yang turut hadir dalam acara itu, Pakar Komunikasi, Effendi Gazali, menanyakan kepada Yogi apakah memiliki perasaan tertekan ketik mendampingi lima terpidana pada saat persidangan. Sontak Jogi mengiyakan pertanyaan Effendi.
&quot;Bang Jogi, pada waktu pengadilan itu ataupun proses mendampingi itu ada perasaan tertekan enggak waktu itu,&quot; tanya Effendi.
&quot;Jelas, kita di demo,&quot; jawab Jogi.

BACA JUGA:
Waspada Kekeringan, Jawa Mulai Memasuki Musim Kemarau

Ia menambahkan, mereka yang melakukan aksi demo bahkan mengganggu jalannya persidangan. Sebab, orang-orang tersebut menggedor-gedor pintu ruang sidang.&amp;nbsp;
Dirinya menduga kalau aksi demo tersebut ditunggangi oleh seseorang atau demo bayaran.
&quot;Itu (demo) suruhan, lah kita lihat sendiri kok, kalau masyarakat yang normal tidak mungkin, melakukan action-action yang sifatnya ini mengarah kepada kekerasan kepada kami,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Periode Januari-Mei, 794 Bencana Melanda Indonesia Didominasi Banjir dan Longsor
</content:encoded></item></channel></rss>
