<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Mencekam Percobaan Pembunuhan Soekarno saat Sedang Sholat Idul Adha di Istana Merdeka</title><description>Soekarno, presiden pertama Indonesia, beberapa kali selamat dari percobaan pembunuhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011827/kisah-mencekam-percobaan-pembunuhan-soekarno-saat-sedang-sholat-idul-adha-di-istana-merdeka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011827/kisah-mencekam-percobaan-pembunuhan-soekarno-saat-sedang-sholat-idul-adha-di-istana-merdeka"/><item><title>Kisah Mencekam Percobaan Pembunuhan Soekarno saat Sedang Sholat Idul Adha di Istana Merdeka</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011827/kisah-mencekam-percobaan-pembunuhan-soekarno-saat-sedang-sholat-idul-adha-di-istana-merdeka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3011827/kisah-mencekam-percobaan-pembunuhan-soekarno-saat-sedang-sholat-idul-adha-di-istana-merdeka</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2024 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/22/337/3011827/kisah-mencekam-percobaan-pembunuhan-soekarno-saat-sedang-sholat-idul-adha-di-istana-merdeka-sFXpdrnDXC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soekarno (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/22/337/3011827/kisah-mencekam-percobaan-pembunuhan-soekarno-saat-sedang-sholat-idul-adha-di-istana-merdeka-sFXpdrnDXC.jpg</image><title>Soekarno (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Soekarno, presiden pertama Indonesia, beberapa kali selamat dari percobaan pembunuhan. Salah satu upaya tersebut terjadi saat sholat Idul Adha pada 14 Mei 1962.

Dalam buku &quot;Bung Karno, Serpihan Sejarah yang Tercecer&quot;, Roso Daras mengungkapkan sebuah insiden yang hampir merenggut nyawa sang Proklamator.

Pada saat itu, umat Muslim, termasuk Bung Karno, berjajar dalam shaf untuk melaksanakan Sholat Idul Adha di lapangan rumput antara Istana Merdeka dan Istana Negara, terdengar suara rentetan tembakan dari sebuah pistol.

BACA JUGA:
Breaking News! Pegi, DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Berhasil Ditangkap


Tembakan itu diarahkan ke Bung Karno oleh seorang penembak yang berada empat shaf di belakangnya.

&quot;Dalam pemeriksaan, penembak mengaku melihat Bung Karno yang dibidiknya itu menjadi dua orang, maka menjadi bingunglah dia hendak menembak yang mana. Akibatnya, seluruh tembakannya meleset. Tidak ada satu pun yang mengenai Bung Karno,&quot; kata Roso.

Nahas, peluru malah mengenai bahu Ketua DPR Zainul Arifin dari NU, yang saat itu menjadi imam sholat. Pelaku pun dibekuk.

BACA JUGA:
Kasus Vina Cirebon, Polisi Dalami Pelarian Pegi Selama 8 Tahun hingga Jadi Kuli Bangunan


Penyerang tersebut divonis hukuman mati, tetapi ketika surat perintah eksekusi diajukan, Bung Karno tidak tega untuk menandatanganinya.

Cerita ini juga disampaikan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang merupakan cucu dari Presiden Sukarno. &quot;Saat itu, Bung Karno sedang sholat Idul Adha di Istana Jakarta. Ketika memasuki rakaat kedua, tiba-tiba terdengar suara tembakan,&quot; kata Puan.



Tembakan tersebut berasal dari empat orang yang berada di barisan keempat. Namun, para penembak mengalami kesulitan membidik sasaran mereka.



&quot;Mereka kesulitan karena melihat dua sosok yang mirip dengan Bung Karno,&quot; jelas Puan.</description><content:encoded>JAKARTA - Soekarno, presiden pertama Indonesia, beberapa kali selamat dari percobaan pembunuhan. Salah satu upaya tersebut terjadi saat sholat Idul Adha pada 14 Mei 1962.

Dalam buku &quot;Bung Karno, Serpihan Sejarah yang Tercecer&quot;, Roso Daras mengungkapkan sebuah insiden yang hampir merenggut nyawa sang Proklamator.

Pada saat itu, umat Muslim, termasuk Bung Karno, berjajar dalam shaf untuk melaksanakan Sholat Idul Adha di lapangan rumput antara Istana Merdeka dan Istana Negara, terdengar suara rentetan tembakan dari sebuah pistol.

BACA JUGA:
Breaking News! Pegi, DPO Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Berhasil Ditangkap


Tembakan itu diarahkan ke Bung Karno oleh seorang penembak yang berada empat shaf di belakangnya.

&quot;Dalam pemeriksaan, penembak mengaku melihat Bung Karno yang dibidiknya itu menjadi dua orang, maka menjadi bingunglah dia hendak menembak yang mana. Akibatnya, seluruh tembakannya meleset. Tidak ada satu pun yang mengenai Bung Karno,&quot; kata Roso.

Nahas, peluru malah mengenai bahu Ketua DPR Zainul Arifin dari NU, yang saat itu menjadi imam sholat. Pelaku pun dibekuk.

BACA JUGA:
Kasus Vina Cirebon, Polisi Dalami Pelarian Pegi Selama 8 Tahun hingga Jadi Kuli Bangunan


Penyerang tersebut divonis hukuman mati, tetapi ketika surat perintah eksekusi diajukan, Bung Karno tidak tega untuk menandatanganinya.

Cerita ini juga disampaikan oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani, yang merupakan cucu dari Presiden Sukarno. &quot;Saat itu, Bung Karno sedang sholat Idul Adha di Istana Jakarta. Ketika memasuki rakaat kedua, tiba-tiba terdengar suara tembakan,&quot; kata Puan.



Tembakan tersebut berasal dari empat orang yang berada di barisan keempat. Namun, para penembak mengalami kesulitan membidik sasaran mereka.



&quot;Mereka kesulitan karena melihat dua sosok yang mirip dengan Bung Karno,&quot; jelas Puan.</content:encoded></item></channel></rss>
