<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sejarawan Bonny Triyana Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional</title><description>Rencana untuk menjadikan Soeharto pahlawan, ini kan pembacaan politik yang harus kita lawan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3012052/sejarawan-bonny-triyana-tolak-soeharto-jadi-pahlawan-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3012052/sejarawan-bonny-triyana-tolak-soeharto-jadi-pahlawan-nasional"/><item><title>Sejarawan Bonny Triyana Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3012052/sejarawan-bonny-triyana-tolak-soeharto-jadi-pahlawan-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/22/337/3012052/sejarawan-bonny-triyana-tolak-soeharto-jadi-pahlawan-nasional</guid><pubDate>Rabu 22 Mei 2024 23:04 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/22/337/3012052/sejarawan-bonny-triyana-tolak-soeharto-jadi-pahlawan-nasional-rXV8tMiv3d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejarawan Bonny Triyana tolak Soeharto jadi pahlawan nasional (Foto : MPI/Felldy U)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/22/337/3012052/sejarawan-bonny-triyana-tolak-soeharto-jadi-pahlawan-nasional-rXV8tMiv3d.jpg</image><title>Sejarawan Bonny Triyana tolak Soeharto jadi pahlawan nasional (Foto : MPI/Felldy U)</title></images><description>JAKARTA - Sejarawan Indonesia, Bonny Triyana menolak adanya usulan untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden Soeharto. Menurutnya, hal ini justru mengesampingkan semangat reformasi.

Hal tersebut disampaikan Bonny usai menghadiri acara diskusi 26 Tahun Gerakan Reformasi  bertajuk 'Antara Kenyataan dan Harapan' yang digelar di Jalan Diponogoro, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2024).

&quot;Rencana untuk menjadikan Soeharto pahlawan, ini kan pembacaan politik yang harus kita lawan, harus kita waspadai,&quot; kata Bonny.


BACA JUGA:
Kisah Soeharto Ditampar oleh Jenderal Ahmad Yani dan Dipecat


Menurutnya,  cara-cara yang sangat otoriteristik di masa lalu yang pernah dirasakan rakyat Indonesia, tidak boleh lagi terulang.

Karena itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia sudah seharusnya menolak adanya usulan untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden Soeharto.


BACA JUGA:
Desta Tak Datang Dalam Sidang Dugaan Kasus Asusila Ketua KPU


Bonny memandang kemunculan usulan ini sengaja untuk membuat Rakyat Indonesia menjadi lupa apa yang pernah dialami selama masa orde baru saat itu. Hal ini juga menjadikan orang-orang abai  terhadap apa yang terjadi pada masa itu.

&quot;Bahkan melupakan reformasi itu sendiri. Dalam arti ketika praktik negara itu menyimpang dari cita-cita reformasi, ya kita harus sama-sama berteriak dan melawan,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Sejarawan Indonesia, Bonny Triyana menolak adanya usulan untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada mantan Presiden Soeharto. Menurutnya, hal ini justru mengesampingkan semangat reformasi.

Hal tersebut disampaikan Bonny usai menghadiri acara diskusi 26 Tahun Gerakan Reformasi  bertajuk 'Antara Kenyataan dan Harapan' yang digelar di Jalan Diponogoro, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2024).

&quot;Rencana untuk menjadikan Soeharto pahlawan, ini kan pembacaan politik yang harus kita lawan, harus kita waspadai,&quot; kata Bonny.


BACA JUGA:
Kisah Soeharto Ditampar oleh Jenderal Ahmad Yani dan Dipecat


Menurutnya,  cara-cara yang sangat otoriteristik di masa lalu yang pernah dirasakan rakyat Indonesia, tidak boleh lagi terulang.

Karena itu, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia sudah seharusnya menolak adanya usulan untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden Soeharto.


BACA JUGA:
Desta Tak Datang Dalam Sidang Dugaan Kasus Asusila Ketua KPU


Bonny memandang kemunculan usulan ini sengaja untuk membuat Rakyat Indonesia menjadi lupa apa yang pernah dialami selama masa orde baru saat itu. Hal ini juga menjadikan orang-orang abai  terhadap apa yang terjadi pada masa itu.

&quot;Bahkan melupakan reformasi itu sendiri. Dalam arti ketika praktik negara itu menyimpang dari cita-cita reformasi, ya kita harus sama-sama berteriak dan melawan,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
