<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Orang yang Dilaporkan Hilang Akibat Banjir Lahar Dingin Sumbar Masih Dicari Tim SAR Gabungan</title><description>Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian orang hilang yang dilaporkan pasca bencana lahar dingin di Sumatera Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/23/337/3012389/10-orang-yang-dilaporkan-hilang-akibat-banjir-lahar-dingin-sumbar-masih-dicari-tim-sar-gabungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/23/337/3012389/10-orang-yang-dilaporkan-hilang-akibat-banjir-lahar-dingin-sumbar-masih-dicari-tim-sar-gabungan"/><item><title>10 Orang yang Dilaporkan Hilang Akibat Banjir Lahar Dingin Sumbar Masih Dicari Tim SAR Gabungan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/23/337/3012389/10-orang-yang-dilaporkan-hilang-akibat-banjir-lahar-dingin-sumbar-masih-dicari-tim-sar-gabungan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/23/337/3012389/10-orang-yang-dilaporkan-hilang-akibat-banjir-lahar-dingin-sumbar-masih-dicari-tim-sar-gabungan</guid><pubDate>Kamis 23 Mei 2024 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/23/337/3012389/10-orang-yang-dilaporkan-hilang-akibat-banjir-lahar-dingin-sumbar-masih-dicari-tim-sar-gabungan-hSDGVgs799.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/23/337/3012389/10-orang-yang-dilaporkan-hilang-akibat-banjir-lahar-dingin-sumbar-masih-dicari-tim-sar-gabungan-hSDGVgs799.JPG</image><title></title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNi8xLzE4MDc2MC81L3g4eWt0c2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian orang hilang yang dilaporkan pasca bencana lahar dingin di Sumatera Barat. Hingga hari ke-13 Tim SAR Gabungan masih mencari sebanyak 10 orang.

&quot;Pencarian di Hari ke 13 tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban banjir lahar dingin dan bandang di Kab. Tanah Datar, hingga saat ini tersisa 10 orang korban bajir lahar dingin dan bandang yang dilaporkan hilang,&quot; kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik dalam keterangannya, Kamis (23/5/2024).

Adapun pada hari ini Tim SAR gabungan melakukan penyisitan di sepanjang aliran sungai Jambu, Kabupaten Tanah Datar. Tim SAR juga melakukan pemantauan melalui udara dengan drone thermal


BACA JUGA:
Momen Jokowi-Iriana Cek Lokasi hingga Bagikan Bantuan ke Korban Banjir Bandang Sumbar


&quot;Pencarian di hari ini tim melakukan penyisiran disepanjang aliran sungai jambu Kabupaten Tanah Datar dan melakukan pemantauan melalui udara dengan drone thermal,&quot; jelasnya.

Hingga Kamis (23/5) hari ini Tim SAR mencatat terdapat 62 orang meninggal dunia akibat bencana itu. Sementara 10 orang lainnya masih dilakukan pencarian.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk menambah jumlah sabo dam guna mencegah bencana banjir lahar di Sumatera Barat . Jokowi menyebutkan saat ini di kawasan tersebut baru memiliki dua sabo dam.

&amp;ldquo;Untuk urusan lahar dingin, betul ini memang setelah dihitung oleh Kementerian PUPR dibutuhkan sabo dam 56, yang ada sekarang baru 2. Sehingga diperlukan tambahan lagi yang banyak,&amp;rdquo; ujar Jokowi setelah meninjau lokasi dan korban banjir bandang di Posko Pengungsian Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (21/5/2024).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNi8xLzE4MDc2MC81L3g4eWt0c2U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian orang hilang yang dilaporkan pasca bencana lahar dingin di Sumatera Barat. Hingga hari ke-13 Tim SAR Gabungan masih mencari sebanyak 10 orang.

&quot;Pencarian di Hari ke 13 tim SAR gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban banjir lahar dingin dan bandang di Kab. Tanah Datar, hingga saat ini tersisa 10 orang korban bajir lahar dingin dan bandang yang dilaporkan hilang,&quot; kata Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik dalam keterangannya, Kamis (23/5/2024).

Adapun pada hari ini Tim SAR gabungan melakukan penyisitan di sepanjang aliran sungai Jambu, Kabupaten Tanah Datar. Tim SAR juga melakukan pemantauan melalui udara dengan drone thermal


BACA JUGA:
Momen Jokowi-Iriana Cek Lokasi hingga Bagikan Bantuan ke Korban Banjir Bandang Sumbar


&quot;Pencarian di hari ini tim melakukan penyisiran disepanjang aliran sungai jambu Kabupaten Tanah Datar dan melakukan pemantauan melalui udara dengan drone thermal,&quot; jelasnya.

Hingga Kamis (23/5) hari ini Tim SAR mencatat terdapat 62 orang meninggal dunia akibat bencana itu. Sementara 10 orang lainnya masih dilakukan pencarian.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) untuk menambah jumlah sabo dam guna mencegah bencana banjir lahar di Sumatera Barat . Jokowi menyebutkan saat ini di kawasan tersebut baru memiliki dua sabo dam.

&amp;ldquo;Untuk urusan lahar dingin, betul ini memang setelah dihitung oleh Kementerian PUPR dibutuhkan sabo dam 56, yang ada sekarang baru 2. Sehingga diperlukan tambahan lagi yang banyak,&amp;rdquo; ujar Jokowi setelah meninjau lokasi dan korban banjir bandang di Posko Pengungsian Batu Taba, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Selasa (21/5/2024).</content:encoded></item></channel></rss>
