<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Telan Anggaran Rp18,8 Miliar, Proyek Pembangunan Bendungan Cimoyan Longsor   </title><description>Tembok Penahan Tanah (TPT) Bendungan Daerah Irigasi (DI) Cimoyan di Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang ambrol,&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/24/340/3012664/telan-anggaran-rp18-8-miliar-proyek-pembangunan-bendungan-cimoyan-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/24/340/3012664/telan-anggaran-rp18-8-miliar-proyek-pembangunan-bendungan-cimoyan-longsor"/><item><title> Telan Anggaran Rp18,8 Miliar, Proyek Pembangunan Bendungan Cimoyan Longsor   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/24/340/3012664/telan-anggaran-rp18-8-miliar-proyek-pembangunan-bendungan-cimoyan-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/24/340/3012664/telan-anggaran-rp18-8-miliar-proyek-pembangunan-bendungan-cimoyan-longsor</guid><pubDate>Jum'at 24 Mei 2024 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fariz Abdullah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/24/340/3012664/telan-anggaran-rp18-8-miliar-proyek-pembangunan-bendungan-cimoyan-longsor-pmmULSBosq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendungan Cimoyan longsor (foto: MPI/Fariz)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/24/340/3012664/telan-anggaran-rp18-8-miliar-proyek-pembangunan-bendungan-cimoyan-longsor-pmmULSBosq.jpg</image><title>Bendungan Cimoyan longsor (foto: MPI/Fariz)</title></images><description>

PANDEGLANG - Tembok Penahan Tanah (TPT) Bendungan Daerah Irigasi (DI) Cimoyan di Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang ambrol, Jumat (24/5/2024). Padahal proyek yang menelan anggaran Rp18,8 miliar itu baru rampung pada Desember 2023.

TPT mengalami ambrol atau longsor sepanjang 10 meter. Warga menuding pelaksanaan proyek dikerjakan Kementrian PUPR Direktorat Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC) melalui kontraktor pelaksana PT Legend Bukit Konstruksi itu asal jadi.

Ketua Karangtaruna Kecamatan Picung, Bambang Ferdiansyah mengatakan, pengerjaan Bendung Cimoyan pada awal bulan Mei 2023. Pada saat memulai pengerjaan di awal juga sudah ada polemik sebenarnya.

&quot;Dipaksakannya atau didirikannya bangunan ini oleh pihak kontraktor pelaksana di atas lahan milik warga yang dulunya belum dibebaskan,&quot; kata Bambang, Jumat (24/5/2024).

BACA JUGA:
Tebingan Setinggi 500 Meter di Cijeruk Bogor Longsor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Selanjutnya polemik kedua, saat pengerjaan bendung ini banyak warga tidak dilibatkan atas proses pembangunan ini. Dan polemik ketiga ini diduga pembangunan dikerjakan secara asal-asalan,&quot; katanya.

Belum juga satu tahun, TPT kurang lebih sepanjang 10 meter sudah ambrol karena longsor. Lalu di beberapa bagian TPT tidak dilakukan pengacian.

&quot;Bahkan tiang dan pagar Bendung Cimoyan belum diaci pakai semen masih berupa coran sudah dilakukan pengecatan. Pokoknya terlihat berantakan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Tanah Longsor Melanda Desa Terpencil Papua Nugini Tewaskan 100 Orang
Bambang menduga, pengerjaan Bendung Cimoyan bukan oleh orang profesional tetapi oleh orang amatiran. Pintu-pintu bendungan juga terpasang tidak presisi.



&quot;Kemudian belum digunakan as penyangga pintu bendungan sudah copot. Sehingga pintu bendungan tidak bisa dibuka maupun ditutup,&quot; katanya.



Hingga berita ini publish MNC Portal masih mengupayakan konfirmasi dari pihak BBWSC3 maupun pihak kontraktor.</description><content:encoded>

PANDEGLANG - Tembok Penahan Tanah (TPT) Bendungan Daerah Irigasi (DI) Cimoyan di Desa Ciherang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang ambrol, Jumat (24/5/2024). Padahal proyek yang menelan anggaran Rp18,8 miliar itu baru rampung pada Desember 2023.

TPT mengalami ambrol atau longsor sepanjang 10 meter. Warga menuding pelaksanaan proyek dikerjakan Kementrian PUPR Direktorat Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC) melalui kontraktor pelaksana PT Legend Bukit Konstruksi itu asal jadi.

Ketua Karangtaruna Kecamatan Picung, Bambang Ferdiansyah mengatakan, pengerjaan Bendung Cimoyan pada awal bulan Mei 2023. Pada saat memulai pengerjaan di awal juga sudah ada polemik sebenarnya.

&quot;Dipaksakannya atau didirikannya bangunan ini oleh pihak kontraktor pelaksana di atas lahan milik warga yang dulunya belum dibebaskan,&quot; kata Bambang, Jumat (24/5/2024).

BACA JUGA:
Tebingan Setinggi 500 Meter di Cijeruk Bogor Longsor&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Selanjutnya polemik kedua, saat pengerjaan bendung ini banyak warga tidak dilibatkan atas proses pembangunan ini. Dan polemik ketiga ini diduga pembangunan dikerjakan secara asal-asalan,&quot; katanya.

Belum juga satu tahun, TPT kurang lebih sepanjang 10 meter sudah ambrol karena longsor. Lalu di beberapa bagian TPT tidak dilakukan pengacian.

&quot;Bahkan tiang dan pagar Bendung Cimoyan belum diaci pakai semen masih berupa coran sudah dilakukan pengecatan. Pokoknya terlihat berantakan,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Tanah Longsor Melanda Desa Terpencil Papua Nugini Tewaskan 100 Orang
Bambang menduga, pengerjaan Bendung Cimoyan bukan oleh orang profesional tetapi oleh orang amatiran. Pintu-pintu bendungan juga terpasang tidak presisi.



&quot;Kemudian belum digunakan as penyangga pintu bendungan sudah copot. Sehingga pintu bendungan tidak bisa dibuka maupun ditutup,&quot; katanya.



Hingga berita ini publish MNC Portal masih mengupayakan konfirmasi dari pihak BBWSC3 maupun pihak kontraktor.</content:encoded></item></channel></rss>
