<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunjungi DEA, BNN Kerja Sama Putus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional</title><description>BNN berkolaborasi informasi antarlembaga guna memutus jaringan sindikat narkotika internasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/27/337/3013879/kunjungi-dea-bnn-kerja-sama-putus-sindikat-narkoba-jaringan-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/27/337/3013879/kunjungi-dea-bnn-kerja-sama-putus-sindikat-narkoba-jaringan-internasional"/><item><title>Kunjungi DEA, BNN Kerja Sama Putus Sindikat Narkoba Jaringan Internasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/27/337/3013879/kunjungi-dea-bnn-kerja-sama-putus-sindikat-narkoba-jaringan-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/27/337/3013879/kunjungi-dea-bnn-kerja-sama-putus-sindikat-narkoba-jaringan-internasional</guid><pubDate>Senin 27 Mei 2024 21:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/27/337/3013879/kunjungi-dea-bnn-kerja-sama-putus-sindikat-narkoba-jaringan-internasional-VrAgx5pURz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNN Marthinus Hukom (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/27/337/3013879/kunjungi-dea-bnn-kerja-sama-putus-sindikat-narkoba-jaringan-internasional-VrAgx5pURz.jpg</image><title>Kepala BNN Marthinus Hukom (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNi8xLzE4MDc1NC81L3g4eWtvc3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan langkah besar dalam meningkatkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
BNN berkolaborasi informasi antarlembaga guna memutus jaringan sindikat narkotika internasional.
BNN mengunjungi kantor Special Operations Division (SOD), Drug Enforcement Administration (DEA), di Amerika Serikat, pada Rabu 15 Mei 2024. Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom, hadir bersama Deputi Pemberantasan, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Direktur Psikotropika dan Prekursor, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslidatin), serta Analis Rancangan Naskah Perjanjian (RNP), dan diterima oleh Assistant Special Agent In Charge (ASAC) SOD.

BACA JUGA:
Jadi Pemicu Tawuran, Wawalkot Tangsel Gandeng BNN Bongkar Peredaran Pil Tramadol

&quot;Pihak SOD menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin sangat baik antara BNN dan DEA selama ini. Dalam pertemuan dijelaskan, SOD merupakan unit khusus dalam struktur DEA yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan dan mendukung investigasi peredaran narkotika berskala besar dengan melibatkan berbagai agensi,&quot; ujar Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom, Senin (27/5/2024).

BACA JUGA:
BNN Waspadai Peredaran Narkotika dari Amerika dan Wilayah Segitiga Emas

Kata dia, sejak berdiri pada tahun 1994, SOD memfasilitasi pertukaran informasi dan kolaborasi antar lembaga penegak hukum federal, negara bagian, lokal, dan internasional, untuk menangani dan memutus jaringan sindikat narkotika.
&quot;Mereka berfokus pada peredaran narkotika tingkat tinggi dan tindak pidana pencucian uang yang berdampak signifikan terhadap aliran narkotika ke Amerika Serikat,&quot; ujarnya.Dalam diskusi disebutkan juga, SOD memiliki peran signifikan bagi agen federal dalam melakukan koordinasi di lapangan terkait antar kasus yang ditangani. Praktis, tidak ada dua agen yang menangani satu kasus yang sama, sehingga tidak tumpang tindih dan operasi berjalan efektif dan efisien.

Selain itu, SOD memanfaatkan teknologi komunikasi mulai dari telepon, internet, hingga radio. Langkah ini digunakan untuk melakukan investigasi kejahatan transnasional domestik dan internasional.

Study visit yang dilakukan Delegasi BNN RI ini diharapkan dapat membuka wawasan yang kemudian dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan Indonesia dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8xNi8xLzE4MDc1NC81L3g4eWtvc3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan langkah besar dalam meningkatkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
BNN berkolaborasi informasi antarlembaga guna memutus jaringan sindikat narkotika internasional.
BNN mengunjungi kantor Special Operations Division (SOD), Drug Enforcement Administration (DEA), di Amerika Serikat, pada Rabu 15 Mei 2024. Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom, hadir bersama Deputi Pemberantasan, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Direktur Psikotropika dan Prekursor, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslidatin), serta Analis Rancangan Naskah Perjanjian (RNP), dan diterima oleh Assistant Special Agent In Charge (ASAC) SOD.

BACA JUGA:
Jadi Pemicu Tawuran, Wawalkot Tangsel Gandeng BNN Bongkar Peredaran Pil Tramadol

&quot;Pihak SOD menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin sangat baik antara BNN dan DEA selama ini. Dalam pertemuan dijelaskan, SOD merupakan unit khusus dalam struktur DEA yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan dan mendukung investigasi peredaran narkotika berskala besar dengan melibatkan berbagai agensi,&quot; ujar Kepala BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom, Senin (27/5/2024).

BACA JUGA:
BNN Waspadai Peredaran Narkotika dari Amerika dan Wilayah Segitiga Emas

Kata dia, sejak berdiri pada tahun 1994, SOD memfasilitasi pertukaran informasi dan kolaborasi antar lembaga penegak hukum federal, negara bagian, lokal, dan internasional, untuk menangani dan memutus jaringan sindikat narkotika.
&quot;Mereka berfokus pada peredaran narkotika tingkat tinggi dan tindak pidana pencucian uang yang berdampak signifikan terhadap aliran narkotika ke Amerika Serikat,&quot; ujarnya.Dalam diskusi disebutkan juga, SOD memiliki peran signifikan bagi agen federal dalam melakukan koordinasi di lapangan terkait antar kasus yang ditangani. Praktis, tidak ada dua agen yang menangani satu kasus yang sama, sehingga tidak tumpang tindih dan operasi berjalan efektif dan efisien.

Selain itu, SOD memanfaatkan teknologi komunikasi mulai dari telepon, internet, hingga radio. Langkah ini digunakan untuk melakukan investigasi kejahatan transnasional domestik dan internasional.

Study visit yang dilakukan Delegasi BNN RI ini diharapkan dapat membuka wawasan yang kemudian dapat diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan Indonesia dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

</content:encoded></item></channel></rss>
