<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Penampakan Mobil Mewah Berpelat Khusus DPR Palsu</title><description>Sebanyak 8 mobil juga diamanakan sebagai barang bukti dalam kasus tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013836/ini-penampakan-mobil-mewah-berpelat-khusus-dpr-palsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013836/ini-penampakan-mobil-mewah-berpelat-khusus-dpr-palsu"/><item><title>Ini Penampakan Mobil Mewah Berpelat Khusus DPR Palsu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013836/ini-penampakan-mobil-mewah-berpelat-khusus-dpr-palsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013836/ini-penampakan-mobil-mewah-berpelat-khusus-dpr-palsu</guid><pubDate>Senin 27 Mei 2024 19:21 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/27/338/3013836/ini-penampakan-mobil-mewah-berpelat-khusus-dpr-palsu-q2zmZ0G3ye.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penampakan mobil mewah dengan pelat DPR RI palsu (Foto: Irfan Maruf)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/27/338/3013836/ini-penampakan-mobil-mewah-berpelat-khusus-dpr-palsu-q2zmZ0G3ye.jpg</image><title>Penampakan mobil mewah dengan pelat DPR RI palsu (Foto: Irfan Maruf)</title></images><description>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengamankan lima orang tersangka kasus pemalsuan pelat mobil dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebanyak 8 mobil juga diamanakan sebagai barang bukti dalam kasus tersebut.

Pantauan MNC Portal Indonesia di Polda Metro Jaya, barang bukti beberapa mobil mewah berpelat dinas anggota DPR palsu tersebut dijejerkan di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Mobil mewah tersebut mulai dari Tesla hingga Mercedes-Benz.

BACA JUGA:
3 Pencuri Rumah Dinas Bobby Nasution Resmi Ditahan


Saat ini, mobil-mobil tersebut masih berada di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan belum dipasang garis polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, kasus tersebut bermula saat ada laporan terkait keberadaan pembuatan pelat palsu anggota DPR. Sebanyak 8 mobil berpelat palsu juga diamankan terkait kasus tersebut.

&quot;Saat ini, kami tegaskan ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kemudian 8 mobil diamankan dengan plat nomornya juga kemudian ada KTA yang diduga palsu,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Jokowi Sudah Panggil Kapolri dan Jaksa Agung terkait Densus 88 Nguntit Jampidsus


Ade Ary mengatakan, bakal terus mengusut kasus tersebut termasuk keterlibatan pengacara. &quot;Nanti mohon waktu. Nanti kami update lagi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polda Metro Jaya mengamankan lima orang tersangka kasus pemalsuan pelat mobil dinas anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebanyak 8 mobil juga diamanakan sebagai barang bukti dalam kasus tersebut.

Pantauan MNC Portal Indonesia di Polda Metro Jaya, barang bukti beberapa mobil mewah berpelat dinas anggota DPR palsu tersebut dijejerkan di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Mobil mewah tersebut mulai dari Tesla hingga Mercedes-Benz.

BACA JUGA:
3 Pencuri Rumah Dinas Bobby Nasution Resmi Ditahan


Saat ini, mobil-mobil tersebut masih berada di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan belum dipasang garis polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, kasus tersebut bermula saat ada laporan terkait keberadaan pembuatan pelat palsu anggota DPR. Sebanyak 8 mobil berpelat palsu juga diamankan terkait kasus tersebut.

&quot;Saat ini, kami tegaskan ada 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka kemudian 8 mobil diamankan dengan plat nomornya juga kemudian ada KTA yang diduga palsu,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Jokowi Sudah Panggil Kapolri dan Jaksa Agung terkait Densus 88 Nguntit Jampidsus


Ade Ary mengatakan, bakal terus mengusut kasus tersebut termasuk keterlibatan pengacara. &quot;Nanti mohon waktu. Nanti kami update lagi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
