<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sudinkes Jaktim Gelar Workshop Promosi Kesehatan bagi Kader Poskestren</title><description>Ia menjelaskan pentingnya promosi kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat&amp;nbsp;dan perilaku hidup sehat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013888/sudinkes-jaktim-gelar-workshop-promosi-kesehatan-bagi-kader-poskestren</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013888/sudinkes-jaktim-gelar-workshop-promosi-kesehatan-bagi-kader-poskestren"/><item><title>   Sudinkes Jaktim Gelar Workshop Promosi Kesehatan bagi Kader Poskestren</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013888/sudinkes-jaktim-gelar-workshop-promosi-kesehatan-bagi-kader-poskestren</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/27/338/3013888/sudinkes-jaktim-gelar-workshop-promosi-kesehatan-bagi-kader-poskestren</guid><pubDate>Senin 27 Mei 2024 21:54 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/27/338/3013888/sudinkes-jaktim-gelar-workshop-promosi-kesehatan-bagi-kader-poskestren-qhP7au72TE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sudinkes Jaktim gelar workshop kesehatan (Foto: istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/27/338/3013888/sudinkes-jaktim-gelar-workshop-promosi-kesehatan-bagi-kader-poskestren-qhP7au72TE.jpg</image><title>Sudinkes Jaktim gelar workshop kesehatan (Foto: istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNC8xLzE4MDMxMy81L3g4eHh3bnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Dinas Kesehatan Jakarta Timur (Dinkes Jaktim) menggelar kegiatan teknis dan supervis pengembangan dan pelaksanaan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) dalam bentuk workshop promosi kesehatan bagi kader poskestren di Aula Puskesmas Jatinegara, Senin (27/5/2024).
Workshop ini menghadirkan Munadhil Abdul Muqsith, dosen Jurusan Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta, sebagai narasumber. Dalam materinya, ia menjelaskan pentingnya promosi kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan perilaku hidup sehat.
&amp;ldquo;Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kader poskestren memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat di wilayahnya,&amp;rdquo; ujar Munadhil.

BACA JUGA:
Kasus TB Tertangani, Dinkes Surabaya Gencar Edukasi Tingkatkan Kedisiplinan Konsumsi Obat

Munadhil yang juga Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi UPNVJ menjelaskan bahwa membuat pesan promosi harus terlebih dahulu berdasarkan kebutuhan target Audiens, &amp;ldquo;Perlunya memahami kebutuhan melalui survei atau FGD daru masyarakat atau kader poskestren agar tujuan goals  behavioral outcomes tepat,&amp;rdquo; ujarnya.
Dinas Kesehatan Jakarta Timur berharap dengan workshop ini, kader poskestren dapat lebih efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Jakarta Timur.

BACA JUGA:
 Dinkes Kota Bogor Catat 1.803 Kasus DBD Periode Januari-April 2024, 11 Orang Meninggal Dunia

&amp;ldquo;Workshop ini merupakan tindak lanjut dari Permenkes No 74 tahun 2015 tentang pelaksanaan Promosi kesehatan di Daerah. Dengan menggiatkan promosi kesehatan akan mencapai tujuan Goals SGDs kita di Jakarta Timur,&amp;rdquo; ujar Dadang Soe pejabat di Sudinkes Jaktim.Workshop ini diikuti oleh 10 orang pengelola Pemberdayaan Masyarakat Puskesmas, Pengelola Pondok Pesantren, kader Poskestren di Pondok Pesantren Binaan, Listas Clester Sudinkes Kota Jakarta Timur.

Para peserta antusias mengikuti workshop dan mendapatkan banyak ilmu baru tentang desain promosi kesehatan sekaligus membuat konten poster, konten series di instagram dan konten video reel maksimal 1 menit yang diperlombakan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8wNC8xLzE4MDMxMy81L3g4eHh3bnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Dinas Kesehatan Jakarta Timur (Dinkes Jaktim) menggelar kegiatan teknis dan supervis pengembangan dan pelaksanaan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) dalam bentuk workshop promosi kesehatan bagi kader poskestren di Aula Puskesmas Jatinegara, Senin (27/5/2024).
Workshop ini menghadirkan Munadhil Abdul Muqsith, dosen Jurusan Ilmu Komunikasi UPN Veteran Jakarta, sebagai narasumber. Dalam materinya, ia menjelaskan pentingnya promosi kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan perilaku hidup sehat.
&amp;ldquo;Promosi kesehatan merupakan salah satu upaya penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kader poskestren memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat di wilayahnya,&amp;rdquo; ujar Munadhil.

BACA JUGA:
Kasus TB Tertangani, Dinkes Surabaya Gencar Edukasi Tingkatkan Kedisiplinan Konsumsi Obat

Munadhil yang juga Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi UPNVJ menjelaskan bahwa membuat pesan promosi harus terlebih dahulu berdasarkan kebutuhan target Audiens, &amp;ldquo;Perlunya memahami kebutuhan melalui survei atau FGD daru masyarakat atau kader poskestren agar tujuan goals  behavioral outcomes tepat,&amp;rdquo; ujarnya.
Dinas Kesehatan Jakarta Timur berharap dengan workshop ini, kader poskestren dapat lebih efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Jakarta Timur.

BACA JUGA:
 Dinkes Kota Bogor Catat 1.803 Kasus DBD Periode Januari-April 2024, 11 Orang Meninggal Dunia

&amp;ldquo;Workshop ini merupakan tindak lanjut dari Permenkes No 74 tahun 2015 tentang pelaksanaan Promosi kesehatan di Daerah. Dengan menggiatkan promosi kesehatan akan mencapai tujuan Goals SGDs kita di Jakarta Timur,&amp;rdquo; ujar Dadang Soe pejabat di Sudinkes Jaktim.Workshop ini diikuti oleh 10 orang pengelola Pemberdayaan Masyarakat Puskesmas, Pengelola Pondok Pesantren, kader Poskestren di Pondok Pesantren Binaan, Listas Clester Sudinkes Kota Jakarta Timur.

Para peserta antusias mengikuti workshop dan mendapatkan banyak ilmu baru tentang desain promosi kesehatan sekaligus membuat konten poster, konten series di instagram dan konten video reel maksimal 1 menit yang diperlombakan.</content:encoded></item></channel></rss>
