<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Percepatan Integrasi Aplikasi Digital, SSDM Polri Kembangkan 'Satu Data SDM'   </title><description>Irjen Dedi Prasetyo mengungkap, pihaknya tengah mengembangkan aplikasi &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo;&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014100/percepatan-integrasi-aplikasi-digital-ssdm-polri-kembangkan-satu-data-sdm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014100/percepatan-integrasi-aplikasi-digital-ssdm-polri-kembangkan-satu-data-sdm"/><item><title> Percepatan Integrasi Aplikasi Digital, SSDM Polri Kembangkan 'Satu Data SDM'   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014100/percepatan-integrasi-aplikasi-digital-ssdm-polri-kembangkan-satu-data-sdm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014100/percepatan-integrasi-aplikasi-digital-ssdm-polri-kembangkan-satu-data-sdm</guid><pubDate>Selasa 28 Mei 2024 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/28/337/3014100/percepatan-integrasi-aplikasi-digital-ssdm-polri-kembangkan-satu-data-sdm-b19Vl26JSp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">As SDM Kapolri, Irjen Pol Dedi Prasetyo (foto: dok Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/28/337/3014100/percepatan-integrasi-aplikasi-digital-ssdm-polri-kembangkan-satu-data-sdm-b19Vl26JSp.jpg</image><title>As SDM Kapolri, Irjen Pol Dedi Prasetyo (foto: dok Polri)</title></images><description>
JAKARTA - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Dedi Prasetyo mengungkap, pihaknya tengah mengembangkan aplikasi &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo; yang akan menyatukan sejumlah aplikasi di satuan kerjanya.

Hal itu dilakukan, sejalan dengan peluncuran Government Technology (GovTech) Indonesia yang diberi nama &amp;lsquo;INA Digital&amp;rsquo; oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk membuat ekosistem layanan digital yang terpadu.

&amp;ldquo;Menindaklanjuti arahan Presiden mengenai reformasi birokrasi, &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo; menjadi solusi dalam penyederhanaan proses birokrasi di internal Polri,&amp;rdquo; kata Irjen Dedi dalam keterangan tertulis, Selasa (28/5/2024).

BACA JUGA:
Kisah Hidup Hoegeng Imam Santoso, Mantan Kapolri yang Sampai Jual Rumah di Masa Pensiun

Dedi menjelaskan, SSDM Polri memiliki lima biro, yang saat ini masing-masing memiliki lebih dari tiga aplikasi digital untuk layanan anggota Polri.

Dedi mengatakan, pada Biro Kajian Strategis (Jianstra) saat ini ada aplikasi e-Ren SDM, e-Anev, Pendataan PKS Pendidikan Dalam Negeri dan Luar Negeri, dan Pendataan Aturan SDM.

Kemudian pada Biro Pengendalian Personel (Dalpers) ada aplikasi e-Patma, e-Dikbang, e-Dikbangpers dan Rimdik PNS. Selanjutnya pada Biro Pembinaan Karier (Binkar) ada aplikasi e-Gassus, Sismutjab, SIPP 2.0, SIPK, SIEKTA, SISDM, e-Candidate, e-UKP dan DAC.

BACA JUGA:
Kapolri Buka Suara soal Dugaan Anggota Densus Menguntit Jampidsus Kejagung

Lalu di Biro Perawatan Personel (Watpers) ada aplikasi NCR, e-Rohani, e-Khirdin, e-Tanhor, e-KGB, Griya PNPP, e-Binjas. Dan terakhir di Biro Psikologi SSDM Polri ada aplikasi e-Mental, e-Konseling dan e-Senpi.

&amp;ldquo;Ke depan semua aplikasi akan ada dalam satu aplikasi, dan itu akan menjadi database &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo;. Digitalisasi pelayanan SDM terhadap anggota Polri juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola SDM,&amp;rdquo; katanya.



&amp;ldquo;Diharapkan dengan adanya transparansi dan akuntabilitas tersebut, profesionalisme anggota Polri meningkat dan berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri terhadap masyarakat,&amp;rdquo; sambungnya.



Dedi mengatakan, aplikasi &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo; nantinya berperan dalam mendukung pimpinan dan pembina fungsi SDM mengambil kebijakan berbasis data (evidence-based policy) terkait pengelolaan SDM. Irjen Dedi menyebutkan beberapa keunggulan dari program &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo;.



&amp;ldquo;Antara lain mengembangkan tools dalam mengelola siklus SDM, baik yang sudah ada maupun tools baru yang belum tersedia. Mengintegrasikan berbagai aplikasi di bidang SDM. Atribut data yang lebih lengkap yakni sejumlah 42 atribut data. Dilengkapi oleh Human Capital Management Analysis Dashboard; dan Difasilitasi oleh Command Center,&amp;rdquo; ucapnya.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Dedi Prasetyo mengungkap, pihaknya tengah mengembangkan aplikasi &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo; yang akan menyatukan sejumlah aplikasi di satuan kerjanya.

Hal itu dilakukan, sejalan dengan peluncuran Government Technology (GovTech) Indonesia yang diberi nama &amp;lsquo;INA Digital&amp;rsquo; oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk membuat ekosistem layanan digital yang terpadu.

&amp;ldquo;Menindaklanjuti arahan Presiden mengenai reformasi birokrasi, &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo; menjadi solusi dalam penyederhanaan proses birokrasi di internal Polri,&amp;rdquo; kata Irjen Dedi dalam keterangan tertulis, Selasa (28/5/2024).

BACA JUGA:
Kisah Hidup Hoegeng Imam Santoso, Mantan Kapolri yang Sampai Jual Rumah di Masa Pensiun

Dedi menjelaskan, SSDM Polri memiliki lima biro, yang saat ini masing-masing memiliki lebih dari tiga aplikasi digital untuk layanan anggota Polri.

Dedi mengatakan, pada Biro Kajian Strategis (Jianstra) saat ini ada aplikasi e-Ren SDM, e-Anev, Pendataan PKS Pendidikan Dalam Negeri dan Luar Negeri, dan Pendataan Aturan SDM.

Kemudian pada Biro Pengendalian Personel (Dalpers) ada aplikasi e-Patma, e-Dikbang, e-Dikbangpers dan Rimdik PNS. Selanjutnya pada Biro Pembinaan Karier (Binkar) ada aplikasi e-Gassus, Sismutjab, SIPP 2.0, SIPK, SIEKTA, SISDM, e-Candidate, e-UKP dan DAC.

BACA JUGA:
Kapolri Buka Suara soal Dugaan Anggota Densus Menguntit Jampidsus Kejagung

Lalu di Biro Perawatan Personel (Watpers) ada aplikasi NCR, e-Rohani, e-Khirdin, e-Tanhor, e-KGB, Griya PNPP, e-Binjas. Dan terakhir di Biro Psikologi SSDM Polri ada aplikasi e-Mental, e-Konseling dan e-Senpi.

&amp;ldquo;Ke depan semua aplikasi akan ada dalam satu aplikasi, dan itu akan menjadi database &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo;. Digitalisasi pelayanan SDM terhadap anggota Polri juga meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola SDM,&amp;rdquo; katanya.



&amp;ldquo;Diharapkan dengan adanya transparansi dan akuntabilitas tersebut, profesionalisme anggota Polri meningkat dan berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri terhadap masyarakat,&amp;rdquo; sambungnya.



Dedi mengatakan, aplikasi &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo; nantinya berperan dalam mendukung pimpinan dan pembina fungsi SDM mengambil kebijakan berbasis data (evidence-based policy) terkait pengelolaan SDM. Irjen Dedi menyebutkan beberapa keunggulan dari program &amp;lsquo;Satu Data SDM&amp;rsquo;.



&amp;ldquo;Antara lain mengembangkan tools dalam mengelola siklus SDM, baik yang sudah ada maupun tools baru yang belum tersedia. Mengintegrasikan berbagai aplikasi di bidang SDM. Atribut data yang lebih lengkap yakni sejumlah 42 atribut data. Dilengkapi oleh Human Capital Management Analysis Dashboard; dan Difasilitasi oleh Command Center,&amp;rdquo; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
