<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bamsoet Bilang SBY Minta MPR Kaji Sistem Pemilu Langsung Gegara Habiskan Biaya Tinggi</title><description>Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menemui Presiden Keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014197/bamsoet-bilang-sby-minta-mpr-kaji-sistem-pemilu-langsung-gegara-habiskan-biaya-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014197/bamsoet-bilang-sby-minta-mpr-kaji-sistem-pemilu-langsung-gegara-habiskan-biaya-tinggi"/><item><title>Bamsoet Bilang SBY Minta MPR Kaji Sistem Pemilu Langsung Gegara Habiskan Biaya Tinggi</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014197/bamsoet-bilang-sby-minta-mpr-kaji-sistem-pemilu-langsung-gegara-habiskan-biaya-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/28/337/3014197/bamsoet-bilang-sby-minta-mpr-kaji-sistem-pemilu-langsung-gegara-habiskan-biaya-tinggi</guid><pubDate>Selasa 28 Mei 2024 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/28/337/3014197/bamsoet-bilang-sby-minta-mpr-kaji-sistem-pemilu-langsung-gegara-habiskan-biaya-tinggi-1ElyIbd3y7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pimpinan MPR bertemu SBY di Cikeas (Foto: MPI/Jonathan S)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/28/337/3014197/bamsoet-bilang-sby-minta-mpr-kaji-sistem-pemilu-langsung-gegara-habiskan-biaya-tinggi-1ElyIbd3y7.jpg</image><title>Pimpinan MPR bertemu SBY di Cikeas (Foto: MPI/Jonathan S)</title></images><description>BOGOR - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menemui Presiden Keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/5/2024).

Dalam pertemuan itu MPR diminta untuk mengkaji sistem Pemilu langsung dalam Pilkada.


BACA JUGA:
Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan SIM hingga Ijazah di Setiabudi


Hal itu diungkapkan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menghadiri pertemuan itu bersama Bambang hadir dengan Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah, Hidayat Nur Wahid dan Syarif Hasan. Bambang mengatakan bahwa Pemilu langsung itu memang ada sisi positif, namun tetap ada sisi negatifnya.

&quot;Bad newsnya Pemilu itu berbiaya tinggi. Ini yang beliau (SBY) mendorong supaya kita melakukan kajian yang mendalam tentang sistem Pemilihan Umum langsung,&quot; kata Bambang, Selasa (28/5/2024).


BACA JUGA:
 Pimpinan MPR Temui SBY di Puri Cikeas&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Adapun yang dikaji bukan hanya Pemilihan Umum untuk pemilihan kepala daerah. Menurutnya pemilihan umum langsung untuk legislatif pun akan juga dikaji.

&quot;Apakah lebih banyak manfaatnya atau lebih banyak mudaratnya, itu kita diminta untuk mengkaji kembali ya termasuk juga pemilihan umum di legislatifnya,&quot; kata dia.Kendati demikian, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengaku tetap mempertimbangkan sisi positif dari sistem pemilihan umum langsung. Sebab, pemilu langsung menghasilkan kesadaran politik yang tinggi yang lahir di masyarakat.

&quot;Good newsnya bahwa kesadaran rakyat kita berpolitik sudah semakin dewasa, tidak lagi mempersoalkan tentang ras etnis apalagi agama, ideologi, tidak lagi ada penekanan soal itu,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>BOGOR - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menemui Presiden Keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/5/2024).

Dalam pertemuan itu MPR diminta untuk mengkaji sistem Pemilu langsung dalam Pilkada.


BACA JUGA:
Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalsuan SIM hingga Ijazah di Setiabudi


Hal itu diungkapkan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) usai menghadiri pertemuan itu bersama Bambang hadir dengan Wakil Ketua MPR, Ahmad Basarah, Hidayat Nur Wahid dan Syarif Hasan. Bambang mengatakan bahwa Pemilu langsung itu memang ada sisi positif, namun tetap ada sisi negatifnya.

&quot;Bad newsnya Pemilu itu berbiaya tinggi. Ini yang beliau (SBY) mendorong supaya kita melakukan kajian yang mendalam tentang sistem Pemilihan Umum langsung,&quot; kata Bambang, Selasa (28/5/2024).


BACA JUGA:
 Pimpinan MPR Temui SBY di Puri Cikeas&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Adapun yang dikaji bukan hanya Pemilihan Umum untuk pemilihan kepala daerah. Menurutnya pemilihan umum langsung untuk legislatif pun akan juga dikaji.

&quot;Apakah lebih banyak manfaatnya atau lebih banyak mudaratnya, itu kita diminta untuk mengkaji kembali ya termasuk juga pemilihan umum di legislatifnya,&quot; kata dia.Kendati demikian, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengaku tetap mempertimbangkan sisi positif dari sistem pemilihan umum langsung. Sebab, pemilu langsung menghasilkan kesadaran politik yang tinggi yang lahir di masyarakat.

&quot;Good newsnya bahwa kesadaran rakyat kita berpolitik sudah semakin dewasa, tidak lagi mempersoalkan tentang ras etnis apalagi agama, ideologi, tidak lagi ada penekanan soal itu,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
