<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Bencana Longsor Arfak, BNPB: Empat Orang Tewas   </title><description>Tim gabungan melanjutkan upaya pencarian korban hilang pascalongsor yang melanda Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/340/3014078/bencana-longsor-arfak-bnpb-empat-orang-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/28/340/3014078/bencana-longsor-arfak-bnpb-empat-orang-tewas"/><item><title> Bencana Longsor Arfak, BNPB: Empat Orang Tewas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/340/3014078/bencana-longsor-arfak-bnpb-empat-orang-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/28/340/3014078/bencana-longsor-arfak-bnpb-empat-orang-tewas</guid><pubDate>Selasa 28 Mei 2024 11:14 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/28/340/3014078/bencana-longsor-arfak-bnpb-empat-orang-tewas-jz2fdhN5FX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim SAR tengah evakuasi korban longsor di Arfak (foto: dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/28/340/3014078/bencana-longsor-arfak-bnpb-empat-orang-tewas-jz2fdhN5FX.jpg</image><title>Tim SAR tengah evakuasi korban longsor di Arfak (foto: dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Tim gabungan melanjutkan upaya pencarian korban hilang pascalongsor yang melanda Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat Minggu lalu (26/5). Berdasarkan data per Senin (27/5) pukul 15.00 WIB, tim gabungan kembali menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.
Dua korban longsor ditemukan di Distrik Minyambouw oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD dan instansi lainnya. Proses pencarian dilakukan penggalian dengan alat berat eksavator dilokasi longsor.
&quot;Dengan demikian, total korban tercatat empat orang meninggal dunia akibat kejadian ini,&quot; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Selasa (28/5/2024).

BACA JUGA:
BNPB: 2 Orang Tewas Imbas Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat

Sementara itu, dilaporkan juga terdapat satu orang ditemukan selamat. Tim gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa korban selamat ke Rumah Sakit Warmare untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Operasi pencarian juga telah dihentikan mengingat seluruh korban telah ditemukan.
Meski demikian, tim gabungan masih berada dilokasi guna melakukan upaya percepatan penanganan dan mengantisipasi adanya potensi longsor susulan. Merujuk prakiraan cuaca BMKG dua hari kedepan (30/5), wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan.
Menyikapi hal itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca dari BMKG. Apabila terjadi perubahan cuaca secara signifikan, diharap kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan.

BACA JUGA:
 Gempa M3,8 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Apabila terjadi hujan lebat hingga jarak pandang berkurang dari 100 meter dalam durasi tiga jam lebih, diharap agar masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman, khususnya bagi yang tinggal di daerah lereng tebing maupun bantaran sungai.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim gabungan melanjutkan upaya pencarian korban hilang pascalongsor yang melanda Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat Minggu lalu (26/5). Berdasarkan data per Senin (27/5) pukul 15.00 WIB, tim gabungan kembali menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.
Dua korban longsor ditemukan di Distrik Minyambouw oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD dan instansi lainnya. Proses pencarian dilakukan penggalian dengan alat berat eksavator dilokasi longsor.
&quot;Dengan demikian, total korban tercatat empat orang meninggal dunia akibat kejadian ini,&quot; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Selasa (28/5/2024).

BACA JUGA:
BNPB: 2 Orang Tewas Imbas Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Pegunungan Arfak Papua Barat

Sementara itu, dilaporkan juga terdapat satu orang ditemukan selamat. Tim gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa korban selamat ke Rumah Sakit Warmare untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Operasi pencarian juga telah dihentikan mengingat seluruh korban telah ditemukan.
Meski demikian, tim gabungan masih berada dilokasi guna melakukan upaya percepatan penanganan dan mengantisipasi adanya potensi longsor susulan. Merujuk prakiraan cuaca BMKG dua hari kedepan (30/5), wilayah Kabupaten Pegunungan Arfak masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan.
Menyikapi hal itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca dari BMKG. Apabila terjadi perubahan cuaca secara signifikan, diharap kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan.

BACA JUGA:
 Gempa M3,8 Guncang Pegunungan Arfak Papua Barat&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Apabila terjadi hujan lebat hingga jarak pandang berkurang dari 100 meter dalam durasi tiga jam lebih, diharap agar masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman, khususnya bagi yang tinggal di daerah lereng tebing maupun bantaran sungai.</content:encoded></item></channel></rss>
