<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bobby Nasution: Sembako yang Hilang untuk Dibagikan kepada Masyarakat</title><description>&quot;Sembako yang hilang bukan untuk konsumsi (pribadi), sembako akan dibagikan kepada masyarakat,&quot; kata Bobby.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/608/3013955/bobby-nasution-sembako-yang-hilang-untuk-dibagikan-kepada-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/28/608/3013955/bobby-nasution-sembako-yang-hilang-untuk-dibagikan-kepada-masyarakat"/><item><title>Bobby Nasution: Sembako yang Hilang untuk Dibagikan kepada Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/28/608/3013955/bobby-nasution-sembako-yang-hilang-untuk-dibagikan-kepada-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/28/608/3013955/bobby-nasution-sembako-yang-hilang-untuk-dibagikan-kepada-masyarakat</guid><pubDate>Selasa 28 Mei 2024 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/28/608/3013955/bobby-nasution-sembako-yang-hilang-untuk-dibagikan-kepada-masyarakat-FyIISKwZIT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Medan Bobby Nasution (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/28/608/3013955/bobby-nasution-sembako-yang-hilang-untuk-dibagikan-kepada-masyarakat-FyIISKwZIT.jpg</image><title>Wali Kota Medan Bobby Nasution (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMS8xLzE4MDk1OC81L3g4eXVhYjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MEDAN - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa sembako yang dicuri dari rumah dinasnya, bukan merupakan barang pribadi. Sembako itu milik Pemko Medan yang sedianya dibagikan untuk masyarakat.
Hal itu ditegaskan Bobby kepada wartawan dalam jumpa pers di Balai Kota Medan, Senin (27/5/2024) petang.
&quot;Sembako yang hilang bukan untuk konsumsi (pribadi), sembako akan dibagikan kepada masyarakat,&quot; kata Bobby.
Menantu Presiden Joko Widodo itu menjelaskan bahwa hilangnya sembako itu pertama kali terungkap saat ia tengah memilah mana yang menjadi barang pribadinya dan barang milik Pemko Medan. Dari kegiatan memilah itu, diketahui ada banyak barang sembako milik Pemko Medan yang hilang.

BACA JUGA:
Wacana Ahok Maju di Pilgub Sumut, Bobby Nasution: Engak Apa-Apa

&quot;Jadi bukan barang pribadi saya ataupun keluarga. Itu barang Pemko Medan,&quot; tegasnya.
Karena sembako yang hilang merupakan barang milik Pemko Medan, Bobby pun menyerahkan penanganan kasus hilangnya sembako itu pada Sekretariat Pemko Medan. Kasus pencurian itu kemudian dilaporkan ke Polisi melalui Polrestabes Medan.

BACA JUGA:
3 Pencuri Rumah Dinas Bobby Nasution Resmi Ditahan


Dalam kasus pencurian itu, Polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka masing-masing EN, AD dan AS. Tersangka EN adalah juru masak di rumah dinas tersebut. Sementara AS adalah oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ditugaskan di rumah dina Wali Kota Medan. Sedangkan AD adalah suami dari tersangka EN.

&quot;Ketiganya sudah ditetapkan tersangka dan sudah ditahan,&quot; kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba.

Jama menyebut, kerugian akibat pencurian yang diduga dilakukan ketiga tersangka mencapai Rp3 juta bukan miliaran Rupiah seperti yang dinarasikan pada video yang telah viral di media sosial. Barang yang dicuri terdiri dari sembako dan beberapa barang peralatan.

&quot;Ya laporan ke kita yang nilainya sekitar Rp3 juta. Kalau yang sampai Rp 1 miliar tidak ada,&quot; tegas Jama.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yMS8xLzE4MDk1OC81L3g4eXVhYjg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MEDAN - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa sembako yang dicuri dari rumah dinasnya, bukan merupakan barang pribadi. Sembako itu milik Pemko Medan yang sedianya dibagikan untuk masyarakat.
Hal itu ditegaskan Bobby kepada wartawan dalam jumpa pers di Balai Kota Medan, Senin (27/5/2024) petang.
&quot;Sembako yang hilang bukan untuk konsumsi (pribadi), sembako akan dibagikan kepada masyarakat,&quot; kata Bobby.
Menantu Presiden Joko Widodo itu menjelaskan bahwa hilangnya sembako itu pertama kali terungkap saat ia tengah memilah mana yang menjadi barang pribadinya dan barang milik Pemko Medan. Dari kegiatan memilah itu, diketahui ada banyak barang sembako milik Pemko Medan yang hilang.

BACA JUGA:
Wacana Ahok Maju di Pilgub Sumut, Bobby Nasution: Engak Apa-Apa

&quot;Jadi bukan barang pribadi saya ataupun keluarga. Itu barang Pemko Medan,&quot; tegasnya.
Karena sembako yang hilang merupakan barang milik Pemko Medan, Bobby pun menyerahkan penanganan kasus hilangnya sembako itu pada Sekretariat Pemko Medan. Kasus pencurian itu kemudian dilaporkan ke Polisi melalui Polrestabes Medan.

BACA JUGA:
3 Pencuri Rumah Dinas Bobby Nasution Resmi Ditahan


Dalam kasus pencurian itu, Polisi sudah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka masing-masing EN, AD dan AS. Tersangka EN adalah juru masak di rumah dinas tersebut. Sementara AS adalah oknum petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang ditugaskan di rumah dina Wali Kota Medan. Sedangkan AD adalah suami dari tersangka EN.

&quot;Ketiganya sudah ditetapkan tersangka dan sudah ditahan,&quot; kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba.

Jama menyebut, kerugian akibat pencurian yang diduga dilakukan ketiga tersangka mencapai Rp3 juta bukan miliaran Rupiah seperti yang dinarasikan pada video yang telah viral di media sosial. Barang yang dicuri terdiri dari sembako dan beberapa barang peralatan.

&quot;Ya laporan ke kita yang nilainya sekitar Rp3 juta. Kalau yang sampai Rp 1 miliar tidak ada,&quot; tegas Jama.



</content:encoded></item></channel></rss>
