<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Pilkada Serentak, Menko Polhukam Minta Polri Antisipasi Gangguan Keamanan</title><description>Aparat keamanan akan dibagi rata di seluruh wilayah dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang diikuti 37 Gubernur, 93 Bupati dan 415 Wali Kota</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014458/jelang-pilkada-serentak-menko-polhukam-minta-polri-antisipasi-gangguan-keamanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014458/jelang-pilkada-serentak-menko-polhukam-minta-polri-antisipasi-gangguan-keamanan"/><item><title>Jelang Pilkada Serentak, Menko Polhukam Minta Polri Antisipasi Gangguan Keamanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014458/jelang-pilkada-serentak-menko-polhukam-minta-polri-antisipasi-gangguan-keamanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014458/jelang-pilkada-serentak-menko-polhukam-minta-polri-antisipasi-gangguan-keamanan</guid><pubDate>Rabu 29 Mei 2024 01:38 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/29/337/3014458/jelang-pilkada-serentak-menko-polhukam-minta-polri-antisipasi-gangguan-keamanan-CfXgiL073Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hadi Tjahjanto (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/29/337/3014458/jelang-pilkada-serentak-menko-polhukam-minta-polri-antisipasi-gangguan-keamanan-CfXgiL073Z.jpg</image><title>Hadi Tjahjanto (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yOC8xLzE4MTE4Ny81L3g4ejd5c2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto meminta Polri untuk mengantisipasi gangguan keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang.

&quot;Ya mendekati Pilkada serentak, saya sampaikan bahwa perkiraan intelijen, kemudian eskalasinya sedang sampai tinggi,&quot; kata Hadi usai menjadi pembicara pada rapat kerja teknis (rakernis) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), di Jakarta, Selasa (28/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lantik 105 Anggota KPUD, Ketua KPU Minta Patuhi Pedoman Kode Etik Penyelenggara Pemilu

&quot;Sehingga mulai dari pentahapan, perencanaan, sampai pelaksanaan aparat intelijen ini harus benar-benar fokus dan membuat suatu perencanaan intelijen yang tajam,&quot; sambungnya.

Apalagi, kata Hadi, aparat keamanan akan dibagi rata di seluruh wilayah dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang diikuti 37 Gubernur, 93 Bupati dan 415 Wali Kota se-Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bamsoet Bilang SBY Minta MPR Kaji Sistem Pemilu Langsung Gegara Habiskan Biaya Tinggi

&quot;Sehingga apabila perkiraan intelejennya itu tajam, sehingga apabila ada masalah itu bisa langsung tepat menyelesaikannya,&quot; ucapnya.

Namun, Hadi tak memerinci apa kerentanan yang terjadi menjelang dan saat Pilkada Serentak itu. Dia hanya meminta pengamanan diperketat.

&quot;Ya kan Pilkada kan harus lebih ketat,&quot; katanya.
</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yOC8xLzE4MTE4Ny81L3g4ejd5c2c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto meminta Polri untuk mengantisipasi gangguan keamanan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada November 2024 mendatang.

&quot;Ya mendekati Pilkada serentak, saya sampaikan bahwa perkiraan intelijen, kemudian eskalasinya sedang sampai tinggi,&quot; kata Hadi usai menjadi pembicara pada rapat kerja teknis (rakernis) Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), di Jakarta, Selasa (28/5/2024).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Lantik 105 Anggota KPUD, Ketua KPU Minta Patuhi Pedoman Kode Etik Penyelenggara Pemilu

&quot;Sehingga mulai dari pentahapan, perencanaan, sampai pelaksanaan aparat intelijen ini harus benar-benar fokus dan membuat suatu perencanaan intelijen yang tajam,&quot; sambungnya.

Apalagi, kata Hadi, aparat keamanan akan dibagi rata di seluruh wilayah dalam pelaksanaan Pilkada serentak yang diikuti 37 Gubernur, 93 Bupati dan 415 Wali Kota se-Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bamsoet Bilang SBY Minta MPR Kaji Sistem Pemilu Langsung Gegara Habiskan Biaya Tinggi

&quot;Sehingga apabila perkiraan intelejennya itu tajam, sehingga apabila ada masalah itu bisa langsung tepat menyelesaikannya,&quot; ucapnya.

Namun, Hadi tak memerinci apa kerentanan yang terjadi menjelang dan saat Pilkada Serentak itu. Dia hanya meminta pengamanan diperketat.

&quot;Ya kan Pilkada kan harus lebih ketat,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
