<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunjungi NTC, BNN Perkuat Kerja Sama dalam Berantas Peredaran Narkoba</title><description>Kunjungan untuk memperkuat kerja sama internasional dalam upaya peningkatan pengawasan peredaran gelap narkotika.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014719/kunjungi-ntc-bnn-perkuat-kerja-sama-dalam-berantas-peredaran-narkoba</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014719/kunjungi-ntc-bnn-perkuat-kerja-sama-dalam-berantas-peredaran-narkoba"/><item><title>Kunjungi NTC, BNN Perkuat Kerja Sama dalam Berantas Peredaran Narkoba</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014719/kunjungi-ntc-bnn-perkuat-kerja-sama-dalam-berantas-peredaran-narkoba</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/29/337/3014719/kunjungi-ntc-bnn-perkuat-kerja-sama-dalam-berantas-peredaran-narkoba</guid><pubDate>Rabu 29 Mei 2024 15:31 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/29/337/3014719/kunjungi-ntc-bnn-perkuat-kerja-sama-dalam-berantas-peredaran-narkoba-brkG81bXPr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BNN kunjungan NTC di Amerika Serikat (Foto: Ist/Dok BNN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/29/337/3014719/kunjungi-ntc-bnn-perkuat-kerja-sama-dalam-berantas-peredaran-narkoba-brkG81bXPr.jpg</image><title>BNN kunjungan NTC di Amerika Serikat (Foto: Ist/Dok BNN)</title></images><description>JAKARTA - Delegasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melakukan study visit ke National Targeting Center (NTC) yang dikelola oleh U.S. Customs and Border Protection. Kunjungan untuk memperkuat kerja sama internasional dalam upaya peningkatan pengawasan peredaran gelap narkotika.
Dari keterangan resmi yang diterima, kunjungan yang dilakukan pada Rabu 15 Mei 2024 itu, Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom didampingi bersama Deputi Pemberantasan, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Direktur Psikotropika dan Prekursor, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslidatin), serta Analis Rancangan Naskah Perjanjian (RNP), melihat sarana dan prasarana pusat pemantauan yang tersedia di NTC.
Kunjungan sekaligus menegaskan komitmen BNN dalam meningkatkan kerja sama internasional untuk memerangi peredaran gelap narkotika.

BACA JUGA:
Meski Sempat Bermasalah, KPU Pastikan Tetap Gunakan Sirekap untuk Pilkada Serentak 2024

NTC merupakan divisi yang berperan penting dalam mengidentifikasi, penargetan, penyaringan, dan intersepsi penumpang maupun barang masuk ke Amerika Serikat. Pembentukan NTC sebagai respons atas serangan teroris pada 11 September 2001 yang memiliki tujuan mencegah terulangnya serangan serupa.
Seiring waktu berjalan, NTC telah mengalami perkembangan signifikan dalam pengawasan masuknya orang dan barang ke Amerika Serikat. Sejumlah langkah penting diambil termasuk melakukan inspeksi fisik kapal (vetting), pemeriksaan dan pendataan detail terhadap seluruh kargo yang masuk ke Amerika Serikat pasca insiden bom cartridge printer tahun 2010.

BACA JUGA:
Tinjau Gudang Penggilingan, Satgas Pangan Polri Pastikan Harga Stabil

Berbagai informasi intelijen yang diperoleh dari negara lain dan Interpol juga dikelola NTC.&amp;nbsp;
</description><content:encoded>JAKARTA - Delegasi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) melakukan study visit ke National Targeting Center (NTC) yang dikelola oleh U.S. Customs and Border Protection. Kunjungan untuk memperkuat kerja sama internasional dalam upaya peningkatan pengawasan peredaran gelap narkotika.
Dari keterangan resmi yang diterima, kunjungan yang dilakukan pada Rabu 15 Mei 2024 itu, Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom didampingi bersama Deputi Pemberantasan, Deputi Hukum dan Kerja Sama, Direktur Psikotropika dan Prekursor, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi (Puslidatin), serta Analis Rancangan Naskah Perjanjian (RNP), melihat sarana dan prasarana pusat pemantauan yang tersedia di NTC.
Kunjungan sekaligus menegaskan komitmen BNN dalam meningkatkan kerja sama internasional untuk memerangi peredaran gelap narkotika.

BACA JUGA:
Meski Sempat Bermasalah, KPU Pastikan Tetap Gunakan Sirekap untuk Pilkada Serentak 2024

NTC merupakan divisi yang berperan penting dalam mengidentifikasi, penargetan, penyaringan, dan intersepsi penumpang maupun barang masuk ke Amerika Serikat. Pembentukan NTC sebagai respons atas serangan teroris pada 11 September 2001 yang memiliki tujuan mencegah terulangnya serangan serupa.
Seiring waktu berjalan, NTC telah mengalami perkembangan signifikan dalam pengawasan masuknya orang dan barang ke Amerika Serikat. Sejumlah langkah penting diambil termasuk melakukan inspeksi fisik kapal (vetting), pemeriksaan dan pendataan detail terhadap seluruh kargo yang masuk ke Amerika Serikat pasca insiden bom cartridge printer tahun 2010.

BACA JUGA:
Tinjau Gudang Penggilingan, Satgas Pangan Polri Pastikan Harga Stabil

Berbagai informasi intelijen yang diperoleh dari negara lain dan Interpol juga dikelola NTC.&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
