<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korut Serang Korsel dengan Ratusan Balon Berisi Sampah Hingga Kotoran Hewan</title><description>Aksi ini tampaknya merupakan pembalasan Korea Utara atas kampanye pamflet dari aktivis Korea Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/30/18/3014964/korut-serang-korsel-dengan-ratusan-balon-berisi-sampah-hingga-kotoran-hewan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/30/18/3014964/korut-serang-korsel-dengan-ratusan-balon-berisi-sampah-hingga-kotoran-hewan"/><item><title>Korut Serang Korsel dengan Ratusan Balon Berisi Sampah Hingga Kotoran Hewan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/30/18/3014964/korut-serang-korsel-dengan-ratusan-balon-berisi-sampah-hingga-kotoran-hewan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/30/18/3014964/korut-serang-korsel-dengan-ratusan-balon-berisi-sampah-hingga-kotoran-hewan</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2024 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/30/18/3014964/korut-serang-korsel-dengan-ratusan-balon-berisi-sampah-hingga-kotoran-hewan-p09ABaN4Jp.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara berisi berbagai macam benda mulai dari sampah hingga kotoran hewan, terlihat di Cheorwon, Korea Selatan, 29 Mei 2024. (Foto: Yonhap via Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/30/18/3014964/korut-serang-korsel-dengan-ratusan-balon-berisi-sampah-hingga-kotoran-hewan-p09ABaN4Jp.JPG</image><title>Balon yang diyakini dikirim oleh Korea Utara berisi berbagai macam benda mulai dari sampah hingga kotoran hewan, terlihat di Cheorwon, Korea Selatan, 29 Mei 2024. (Foto: Yonhap via Reuters)</title></images><description>SEOUL - Korea Utara telah mengirimkan lebih dari 150 balon yang membawa sampah dan kotoran hewan melintasi perbatasan bersama dengan Korea Selatan demikian dilaporkan kantor berita Yonhap, pada Rabu, (29/5/2024) mengutip pihak militer. Aksi ini tampaknya merupakan pembalasan Pyongyang atas kampanye selebaran yang dilakukan oleh aktivis Korea Selatan.

BACA JUGA:
Intelijen Korsel Peringatkan Rencana Serangan Korut, Salah Satunya di Negara Tetangga Indonesia


Balon-balon tersebut mulai melintasi perbatasan pada Selasa, (28/5/2024) malam, jatuh di berbagai bagian negara itu, dan mencapai provinsi Gyeongsang Selatan di tenggara Korea Selatan &amp;ndash; lebih dari 280 km dari Korea Utara, kata outlet tersebut.
Balon-balon tersebut membawa berbagai macam sampah &amp;ndash; seperti botol plastik, baterai, dan bagian sepatu &amp;ndash; dan bahkan kotoran hewan, sehingga sampah tersebut berserakan saat jatuh ke tanah. Personel militer mengumpulkan benda-benda tersebut untuk dianalisis secara rinci, kata seorang pejabat Kepala Staf Gabungan (JCS) kepada kantor berita tersebut.
&amp;ldquo;Tindakan Korea Utara ini jelas melanggar hukum internasional dan sangat mengancam keselamatan rakyat kami,&amp;rdquo; kata JCS. &amp;ldquo;(Kami) dengan tegas memperingatkan Korea Utara untuk segera menghentikan tindakannya yang tidak manusiawi dan vulgar.&amp;rdquo;
Militer Seoul telah menyarankan masyarakat untuk tidak menyentuh benda-benda tersebut dan melapor ke pihak militer atau polisi terdekat jika mereka menemukannya, dan memperingatkan bahwa balon-balon tersebut dapat menyebabkan kerusakan jika jatuh.

BACA JUGA:
WhatsApp Ternyata Dilarang di Negara-Negara Ini, Salah Satunya Korut 


Menurut laporan tersebut, Korea Utara pada Minggu, (26/5/2024) memperingatkan bahwa mereka akan menyebarkan &amp;ldquo;gundukan kertas bekas dan kotoran&amp;rdquo; di wilayah perbatasan sebagai &amp;ldquo;aksi balas dendam&amp;rdquo; terhadap distribusi selebaran anti-Pyongyang yang dilakukan oleh aktivis Seoul.


Selama bertahun-tahun, kelompok anti-Korea Utara telah menggunakan balon &amp;ndash; dan juga botol yang dijatuhkan ke laut &amp;ndash; untuk mengirim selebaran, makanan, obat-obatan, sejumlah kecil uang tunai, dan radio mini ke Korea Utara.
Pyongyang telah lama menganggap peluncuran pesan-pesan semacam itu sebagai tindakan permusuhan, dan para pemimpin kedua Korea sepakat pada 2018 untuk menghentikan penyebaran selebaran, serta kegiatan-kegiatan lain yang ditujukan terhadap satu sama lain di wilayah perbatasan.
Pada 2020, Seoul mengadopsi undang-undang yang melarang peluncuran selebaran anti-Korea Utara, melarang penyebaran materi cetak, barang, dan uang melintasi perbatasan yang dijaga ketat.
Meskipun ada keputusan untuk menghentikan kampanye tersebut, kelompok aktivis konservatif di Korea Selatan &amp;ndash; sebagian besar dijalankan oleh pembelot Korea Utara &amp;ndash; terus mengirimkan selebaran propaganda semacam itu.</description><content:encoded>SEOUL - Korea Utara telah mengirimkan lebih dari 150 balon yang membawa sampah dan kotoran hewan melintasi perbatasan bersama dengan Korea Selatan demikian dilaporkan kantor berita Yonhap, pada Rabu, (29/5/2024) mengutip pihak militer. Aksi ini tampaknya merupakan pembalasan Pyongyang atas kampanye selebaran yang dilakukan oleh aktivis Korea Selatan.

BACA JUGA:
Intelijen Korsel Peringatkan Rencana Serangan Korut, Salah Satunya di Negara Tetangga Indonesia


Balon-balon tersebut mulai melintasi perbatasan pada Selasa, (28/5/2024) malam, jatuh di berbagai bagian negara itu, dan mencapai provinsi Gyeongsang Selatan di tenggara Korea Selatan &amp;ndash; lebih dari 280 km dari Korea Utara, kata outlet tersebut.
Balon-balon tersebut membawa berbagai macam sampah &amp;ndash; seperti botol plastik, baterai, dan bagian sepatu &amp;ndash; dan bahkan kotoran hewan, sehingga sampah tersebut berserakan saat jatuh ke tanah. Personel militer mengumpulkan benda-benda tersebut untuk dianalisis secara rinci, kata seorang pejabat Kepala Staf Gabungan (JCS) kepada kantor berita tersebut.
&amp;ldquo;Tindakan Korea Utara ini jelas melanggar hukum internasional dan sangat mengancam keselamatan rakyat kami,&amp;rdquo; kata JCS. &amp;ldquo;(Kami) dengan tegas memperingatkan Korea Utara untuk segera menghentikan tindakannya yang tidak manusiawi dan vulgar.&amp;rdquo;
Militer Seoul telah menyarankan masyarakat untuk tidak menyentuh benda-benda tersebut dan melapor ke pihak militer atau polisi terdekat jika mereka menemukannya, dan memperingatkan bahwa balon-balon tersebut dapat menyebabkan kerusakan jika jatuh.

BACA JUGA:
WhatsApp Ternyata Dilarang di Negara-Negara Ini, Salah Satunya Korut 


Menurut laporan tersebut, Korea Utara pada Minggu, (26/5/2024) memperingatkan bahwa mereka akan menyebarkan &amp;ldquo;gundukan kertas bekas dan kotoran&amp;rdquo; di wilayah perbatasan sebagai &amp;ldquo;aksi balas dendam&amp;rdquo; terhadap distribusi selebaran anti-Pyongyang yang dilakukan oleh aktivis Seoul.


Selama bertahun-tahun, kelompok anti-Korea Utara telah menggunakan balon &amp;ndash; dan juga botol yang dijatuhkan ke laut &amp;ndash; untuk mengirim selebaran, makanan, obat-obatan, sejumlah kecil uang tunai, dan radio mini ke Korea Utara.
Pyongyang telah lama menganggap peluncuran pesan-pesan semacam itu sebagai tindakan permusuhan, dan para pemimpin kedua Korea sepakat pada 2018 untuk menghentikan penyebaran selebaran, serta kegiatan-kegiatan lain yang ditujukan terhadap satu sama lain di wilayah perbatasan.
Pada 2020, Seoul mengadopsi undang-undang yang melarang peluncuran selebaran anti-Korea Utara, melarang penyebaran materi cetak, barang, dan uang melintasi perbatasan yang dijaga ketat.
Meskipun ada keputusan untuk menghentikan kampanye tersebut, kelompok aktivis konservatif di Korea Selatan &amp;ndash; sebagian besar dijalankan oleh pembelot Korea Utara &amp;ndash; terus mengirimkan selebaran propaganda semacam itu.</content:encoded></item></channel></rss>
