<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur: Akrabnya Warga NU dengan Allah</title><description>Wah, ternyata di sana warga NU sangat akrab dengan Tuhan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/30/337/3014642/humor-gus-dur-akrabnya-warga-nu-dengan-allah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/30/337/3014642/humor-gus-dur-akrabnya-warga-nu-dengan-allah"/><item><title>Humor Gus Dur: Akrabnya Warga NU dengan Allah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/30/337/3014642/humor-gus-dur-akrabnya-warga-nu-dengan-allah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/30/337/3014642/humor-gus-dur-akrabnya-warga-nu-dengan-allah</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2024 05:04 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/29/337/3014642/humor-gus-dur-akrabnya-warga-nu-dengan-allah-3H6Fp55Ppv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : NU Online)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/29/337/3014642/humor-gus-dur-akrabnya-warga-nu-dengan-allah-3H6Fp55Ppv.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : NU Online)</title></images><description>SUATU ketika, pertemuan antara KH Aburrahman Wahid alias Gus Dur dan dengan Kiai Hasyim Muzadi berlangsung kaku.

Dilansir dari nu.or.id, hal seperti itu tak pernah terjadi sebelum-sebelumnya.

Untuk menyegarkan suasana, Syairozi yang saat itu mejabat sebagai Ketua PW LP Maarif NU Jatim, mulai memancing dengan cerita-cerita.


BACA JUGA:
Kasus Korupsi Helikopter, KPK Sita 13 Bidang Tanah Irfan Kurnia Saleh&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Ia menceritakan kisah mengenai &quot;pujian&quot; sebelum Shalat Subuh yang biasanya dibaca di langgar-nya KH. Imron Hamzah, Rais Syuriah PWNU Jatim era 1990-an, yang khas dan unik.

Kalau biasanya di langgar atau masjid orang NU sebelum subuh dibacakan pujian &quot;La Ilaha Illa Anta, Ya Hayyu Ya Qoyyum&quot;, tapi di langgar-nya Kiai Imron Hamzah pujiannya malah berbunyi, &quot;La Ilaha Illa Ente, Ya Hayyu Ya Qoyyum&quot;.


BACA JUGA:
Buka Ijtima Ulama, Wapres: Bagian dari Tanggung Jawab Menjaga Negara


Mendengar kisah dari Pak Syairozi, kedua tokoh NU itu langsung tergelak.

&quot;Wah, ternyata di sana warga NU sangat akrab dengan Tuhan. Buktinya, Tuhan saja dipanggil Ente!&quot; celetuk Gus Dur.

Pancingan berhasil, suasana kembali cair.</description><content:encoded>SUATU ketika, pertemuan antara KH Aburrahman Wahid alias Gus Dur dan dengan Kiai Hasyim Muzadi berlangsung kaku.

Dilansir dari nu.or.id, hal seperti itu tak pernah terjadi sebelum-sebelumnya.

Untuk menyegarkan suasana, Syairozi yang saat itu mejabat sebagai Ketua PW LP Maarif NU Jatim, mulai memancing dengan cerita-cerita.


BACA JUGA:
Kasus Korupsi Helikopter, KPK Sita 13 Bidang Tanah Irfan Kurnia Saleh&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Ia menceritakan kisah mengenai &quot;pujian&quot; sebelum Shalat Subuh yang biasanya dibaca di langgar-nya KH. Imron Hamzah, Rais Syuriah PWNU Jatim era 1990-an, yang khas dan unik.

Kalau biasanya di langgar atau masjid orang NU sebelum subuh dibacakan pujian &quot;La Ilaha Illa Anta, Ya Hayyu Ya Qoyyum&quot;, tapi di langgar-nya Kiai Imron Hamzah pujiannya malah berbunyi, &quot;La Ilaha Illa Ente, Ya Hayyu Ya Qoyyum&quot;.


BACA JUGA:
Buka Ijtima Ulama, Wapres: Bagian dari Tanggung Jawab Menjaga Negara


Mendengar kisah dari Pak Syairozi, kedua tokoh NU itu langsung tergelak.

&quot;Wah, ternyata di sana warga NU sangat akrab dengan Tuhan. Buktinya, Tuhan saja dipanggil Ente!&quot; celetuk Gus Dur.

Pancingan berhasil, suasana kembali cair.</content:encoded></item></channel></rss>
