<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daki Gunung Gede Pangrango, Pendaki Ini Tewas di Dalam Toilet</title><description>Menurutnya, korban pergi mendaki bersama tiga orang temannya pada Senin 27 Mei 2024 pagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/30/338/3014902/daki-gunung-gede-pangrango-pendaki-ini-tewas-di-dalam-toilet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/30/338/3014902/daki-gunung-gede-pangrango-pendaki-ini-tewas-di-dalam-toilet"/><item><title>Daki Gunung Gede Pangrango, Pendaki Ini Tewas di Dalam Toilet</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/30/338/3014902/daki-gunung-gede-pangrango-pendaki-ini-tewas-di-dalam-toilet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/30/338/3014902/daki-gunung-gede-pangrango-pendaki-ini-tewas-di-dalam-toilet</guid><pubDate>Kamis 30 Mei 2024 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Susan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/29/338/3014902/daki-gunung-gede-pangrango-pendaki-ini-tewas-di-dalam-toilet-LsILjpfeS6.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/29/338/3014902/daki-gunung-gede-pangrango-pendaki-ini-tewas-di-dalam-toilet-LsILjpfeS6.jpg</image><title></title></images><description>CIANJUR - Seorang pendaki bernama Henry Tjoa (59) asal Jakarta Timur ditemukan meninggal dunia usai mendaki di Gunung Gede, Via Putri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Selasa (28/5/2024). Diduga, korban mengalami sakit.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Sapto Aji Prabowo mengatakan, pria tersebut ditemukan meninggal di dalam toilet dekat pintu keluar via Putri.

&quot;Jadi yang bersangkutan sudah turun di pos keluar dengan rombongannya. Jadi beliau ke toilet di tungguin teman-temannya gak keluar setelah di tengok ke dalam sudah tergeletak dan setelah dicek tidak ada denyut nadinya,&quot; tuturnya saat di hubungi, Selasa (28/5).

Menurutnya, korban pergi mendaki bersama tiga orang temannya pada Senin 27 Mei 2024 pagi. Dan mereka kembali pada Selasa 28 Mei 2024 sore hari.


BACA JUGA:
Ken Ken Wiro Sableng Menyendiri di Gunung Gede Usai Pensiun di Dunia Akting


&quot;Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polsek Pacet untuk penanganan lebih lanjut, dan korban sudah dievakuasi ke RSUD Cimacan untuk dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian,&quot; jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pacet Ipda Deni Gustiwa mengungkapkan, saat ini jenazah sudah berada di RSUD Cimacan untuk dilakukan pemeriksaan.
&quot;Dari hasil pemeriksaan, pada tubuh jenazah memang tidak ditemukan adanya luka akibat tindak pidana. Kita masih menunggu hasil visum,&quot; jelasnya.



Saat ini, lanjut Deni, keluarga korban tengah dalam perjalanan menuju RSUD Cimacan.



&quot;Kita juga menunggu pihak keluarga, apakah akan dilakukan autopsi atau tidak. Karena, harus ada persetujuan dari pihak keluarga korban,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>CIANJUR - Seorang pendaki bernama Henry Tjoa (59) asal Jakarta Timur ditemukan meninggal dunia usai mendaki di Gunung Gede, Via Putri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Selasa (28/5/2024). Diduga, korban mengalami sakit.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Sapto Aji Prabowo mengatakan, pria tersebut ditemukan meninggal di dalam toilet dekat pintu keluar via Putri.

&quot;Jadi yang bersangkutan sudah turun di pos keluar dengan rombongannya. Jadi beliau ke toilet di tungguin teman-temannya gak keluar setelah di tengok ke dalam sudah tergeletak dan setelah dicek tidak ada denyut nadinya,&quot; tuturnya saat di hubungi, Selasa (28/5).

Menurutnya, korban pergi mendaki bersama tiga orang temannya pada Senin 27 Mei 2024 pagi. Dan mereka kembali pada Selasa 28 Mei 2024 sore hari.


BACA JUGA:
Ken Ken Wiro Sableng Menyendiri di Gunung Gede Usai Pensiun di Dunia Akting


&quot;Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polsek Pacet untuk penanganan lebih lanjut, dan korban sudah dievakuasi ke RSUD Cimacan untuk dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian,&quot; jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pacet Ipda Deni Gustiwa mengungkapkan, saat ini jenazah sudah berada di RSUD Cimacan untuk dilakukan pemeriksaan.
&quot;Dari hasil pemeriksaan, pada tubuh jenazah memang tidak ditemukan adanya luka akibat tindak pidana. Kita masih menunggu hasil visum,&quot; jelasnya.



Saat ini, lanjut Deni, keluarga korban tengah dalam perjalanan menuju RSUD Cimacan.



&quot;Kita juga menunggu pihak keluarga, apakah akan dilakukan autopsi atau tidak. Karena, harus ada persetujuan dari pihak keluarga korban,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
