<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Anak Durhaka di Banten, Bunuh Ayahnya Sendiri Usai Aniaya Ibu</title><description>Ayah dibunuh usai meminta pelaku tak menganiaya ibunya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015271/4-fakta-anak-durhaka-di-banten-bunuh-ayahnya-sendiri-usai-aniaya-ibu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015271/4-fakta-anak-durhaka-di-banten-bunuh-ayahnya-sendiri-usai-aniaya-ibu"/><item><title>4 Fakta Anak Durhaka di Banten, Bunuh Ayahnya Sendiri Usai Aniaya Ibu</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015271/4-fakta-anak-durhaka-di-banten-bunuh-ayahnya-sendiri-usai-aniaya-ibu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/05/31/340/3015271/4-fakta-anak-durhaka-di-banten-bunuh-ayahnya-sendiri-usai-aniaya-ibu</guid><pubDate>Jum'at 31 Mei 2024 08:17 WIB</pubDate><dc:creator>Farhan Muhammad Gunawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/05/30/340/3015271/4-fakta-anak-durhaka-di-banten-bunuh-ayahnya-sendiri-usai-aniaya-ibu-EiGhyXEJZq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/05/30/340/3015271/4-fakta-anak-durhaka-di-banten-bunuh-ayahnya-sendiri-usai-aniaya-ibu-EiGhyXEJZq.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yNy8xLzE4MTE0Mi81L3g4ejVqMmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang pria bernama Johari (25) tega membunuh ayah kandungnya, Rasim (55) di rumahnya di kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu 29 Mei 2024.
Bukan hanya membunuh ayah, Johari juga menganiaya ibunya karena permintaannya tak dipenuhi.
Berikut faktanya:

1.	Minta uang rokok

Sebelum membunuh Rasim, Johari sempat menganiaya ibunya sendiri yang bernama Juanah.

BACA JUGA:
 Kronologi Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu hingga Kepalanya Pecah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kejadian itu berawal ketika Johari meminta uang kepada sang ibu bernama Juanah untuk membeli rokok, namun permintaannya tak dituruti oleh ibunya lantaran uang yang ada akan dipergunakan untuk membeli ikan. Lalu Johari melempar ibunya ke tembok.

2.	Dilerai Ayahnya

Rasim yang melihat istrinya sedang dianiaya oleh sang anak Johari, langsung melerai mereka dan Johari sempat dinasihati oleh ayahnya agar berhenti menganiaya ibunya. Namun Johari tidak mengindahkan perkataan ayahnya itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Diduga Gangguan Jiwa, Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3.	Membunuh ayah

Tak terima setelah dinasehati oleh sang ayah, Johari pun langsung menghantam sang ayah dengan sebuah batu di bagian kepala saat sang ayah hendak keluar rumah sehingga tersungkur ke lantai di dalam rumah.
4.	Korban Meninggal Kehabisan Darah
Menurut Pjs (Pejabat Sementara) Kaur Indentifikasi, Satreskrim Polres Pandeglang, Bripka Bayu Kurniawan, berdasarkan hasil visum luar tubuh korban mengalami luka parah di bagian kepala.

&amp;ldquo;Lumayan parah karena tempurung tengkorak sebelah kiri pecah. Korban kita visum luar dan dalam,&amp;rdquo; kata Bayu.

&quot;Korban ini pecah di kepala karena dipukul benda tumpul yakni batu. Hingga membuat kepala pecah dan kehabisan darah,&amp;rdquo; kata Kapolsek Pulosari, Iptu Aap Ahmad Sapei.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wNS8yNy8xLzE4MTE0Mi81L3g4ejVqMmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang pria bernama Johari (25) tega membunuh ayah kandungnya, Rasim (55) di rumahnya di kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu 29 Mei 2024.
Bukan hanya membunuh ayah, Johari juga menganiaya ibunya karena permintaannya tak dipenuhi.
Berikut faktanya:

1.	Minta uang rokok

Sebelum membunuh Rasim, Johari sempat menganiaya ibunya sendiri yang bernama Juanah.

BACA JUGA:
 Kronologi Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu hingga Kepalanya Pecah&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kejadian itu berawal ketika Johari meminta uang kepada sang ibu bernama Juanah untuk membeli rokok, namun permintaannya tak dituruti oleh ibunya lantaran uang yang ada akan dipergunakan untuk membeli ikan. Lalu Johari melempar ibunya ke tembok.

2.	Dilerai Ayahnya

Rasim yang melihat istrinya sedang dianiaya oleh sang anak Johari, langsung melerai mereka dan Johari sempat dinasihati oleh ayahnya agar berhenti menganiaya ibunya. Namun Johari tidak mengindahkan perkataan ayahnya itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Diduga Gangguan Jiwa, Anak di Pandeglang Bunuh Ayahnya Pakai Batu&amp;nbsp; &amp;nbsp;

3.	Membunuh ayah

Tak terima setelah dinasehati oleh sang ayah, Johari pun langsung menghantam sang ayah dengan sebuah batu di bagian kepala saat sang ayah hendak keluar rumah sehingga tersungkur ke lantai di dalam rumah.
4.	Korban Meninggal Kehabisan Darah
Menurut Pjs (Pejabat Sementara) Kaur Indentifikasi, Satreskrim Polres Pandeglang, Bripka Bayu Kurniawan, berdasarkan hasil visum luar tubuh korban mengalami luka parah di bagian kepala.

&amp;ldquo;Lumayan parah karena tempurung tengkorak sebelah kiri pecah. Korban kita visum luar dan dalam,&amp;rdquo; kata Bayu.

&quot;Korban ini pecah di kepala karena dipukul benda tumpul yakni batu. Hingga membuat kepala pecah dan kehabisan darah,&amp;rdquo; kata Kapolsek Pulosari, Iptu Aap Ahmad Sapei.
</content:encoded></item></channel></rss>
